TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
bankbjb

Mengenal Wayang Sukuraga, Icon Seni Budaya dan Ekraf Kota Sukabumi

Penulis
Selasa 15 Mar 2022, 10:47 WIB

Mungkin tidak banyak orang tahu bahwa Kota Sukabumi memiliki wayang khas bernama Sukuraga. Ini adalah inovasi dari seorang budayawan serta pekerja seni Kota Sukabumi bernama Effendi. 

Sukuraga diciptakan pria yang akrab disapa Fendi ini pada kisaran tahun 1999, memadupadankan seni rupa,music, teater, serta sastra bercita rasa khas. Nama Sukuraga diambil dari kata “suku” yang berarti bagian atau anggota dan “raga”yang berarti tubuh. 

Wayang sukuraga adalah wayang anggota tubuh yang para tokoh dan namanya diambil dari bagian anggota tubuh. Seperti para tokohnya Ma Ata, Pak Anon, mul lut, mul longo, ceu pil, Pak ngambung, vagi, pina, kang jud. 

Nama-nama tokoh tersebut pun tidak semata-mata hanya nama saja, menurut sang dalang manusia diciptakan oleh sang pencipta begitu sempurna. Selain otak untuk berpikir juga diberi beberapa anggota tubuh untuk melakukan aktivitasnya.

Para anggota tubuh diberi tugas masing-masing oleh Allah SWT menciptakan nya dengan sangat sempurna agar manusia menyatu dengan alam. Dimana dalam tubuh manusia diletakkan beberapa unsur alam seperti : tanah,air, api, dan udara.

Manusia juga diciptakan berpasangan, begitu pun dengan anggota tubuh. Ada otak kanan dan otak kiri, mata kiri dan mata kanan, tangan kanan dan tangan kiri, kaki kanan dan kaki kiri.

Posisi dan letak anggota tubuh pun disesuaikan dengan tugas dan amanah yang dikehendaki Nya. Didunia semua anggota tubuh laksana prajurit yang tunduk pada satu komando. 

Namun pada akhirnya mereka akan menjadi saksi atas segala perbuatan manusia selama di dunia. Begitulah dia mengatakan filosofi dari nama-nama wayang yang dia buat.

Kesenian sukuraga terlahir dari proses perkembangan lukisan-lukisan inovasi karya Fendi sejak tahun 1955. Lukisan sukuraga bertema “peran-peran” pertama kali dipamerkan di Galeri Seni Lukis dan Seni Reka Institut Teknologi Mara, di Shah Alam Malaysia. 

Sejak November 2001, seluruh karya seni sukuraga bernaung yayasan karya cipta Sukuraga. Uayasan ini dibentuk sebagai upaya memberi payung hukum atas karya- karya penciptaan yang berkaitan erat dengan kesenian sukuraga. 


Editor
Halaman :
BERITA TERPOPULER
Berita Terkini
x