SUKABUMIUPDATE.com - Bahasa Sunda memiliki kekayaan kata yang digunakan untuk berkomunikasi masyarakat Sunda.
Namun, seiring perkembangan zaman dan semakin seringnya penggunaan bahasa Indonesia dalam kehidupan sehari-hari, sejumlah kekecapan Sunda perlahan mulai ditinggalkan.
Beberapa di antaranya bahkan mungkin terdengar asing bagi masyarakat Sunda masa kini.
Baca Juga: Mengenal Kesenian Beluk Sunda, Seni Vokal dengan Suara Melengking yang Mulai Langka
Baca Juga: Mengenal 52 Istilah saat Musim Kemarau dalam Bahasa Sunda, Ada Halodo, Cinyusu hingga Hanaang
Karena itu, mengenal kembali kekecapan Sunda bukan hanya soal mempelajari kosakata lama, tetapi juga menjadi salah satu cara untuk menjaga warisan bahasa dan budaya dari para karuhun Sunda agar tidak hilang ditelan zaman.
Berikut ini contoh kecap Bahasa Sunda yang saat ini sudah jarang digunakan.
- Dariya: Serius.
- Balabah: Baik hati atau suka memberi.
- Balaka: Jujur atau berterus terang.
- Bejagan: Jaga malam atau ronda.
- Ujug-ujug: Tiba-tiba atau sekonyong-konyong.
- Sasadu: Meminta izin atau minta maaf sebelum melakukan sesuatu.
- Sudi: Mau atau berkenan (kadang berkonotasi enggan).
- Manohara: Cantik, indah, dan sangat menarik hati.
- Buligir: Telanjang atau tidak memakai baju sama sekali.
- Bulistir: Gundul atau tanah gersang yang tidak ada pohonnya.
- Bukbak: Menebangi pohon di hutan untuk membuka lahan baru.
- Bulubus: Masuk ke suatu tempat secara diam-diam atau perlahan.
- Dinangna-néngné: Sangat dipelihara, disayangi, atau dimanjakan.
- Teu éléh géléng: Tidak mau kalah; tetap melawan atau menunjukkan kemampuan.
- Paéh pikir: Tidak punya kemauan atau keinginan untuk melakukan sesuatu.
- Ngeupeul: Pelit atau kikir.
- Awal ahir: Kelak, suatu saat di kemudian hari.
- Kadongdora: Percuma atau sia-sia.
- Pamohalan: Mustahil atau tidak masuk akal.
- Kamarasan: Kesenangan lahir batin.
- Saniskara: Segala Macam.
- Kalan-kalan: Sewaktu-waktu.
- Itikurih: Giat bekerja atau sedikit demi sedikit.
- Rumegag: Ragu-ragu
- Toweksa: Penuh perhatian.
- Caletreh: Agak Kotor
- Degig: Sombong atau angkuh.
- Culika: Dengki atau curang.
- Tumorojog: Datang tiba-tiba.
- Deleka: Jahil, usil atau mencelakai orang lain.
Itulah beberapa contoh kecap Bahasa Sunda yang saat ini sudah jarang digunakan.















