SUKABUMIUPDATE.com – PT Doa Bangsa Agrobisnis (DBA), melaksanakan panen demplot jagung hibrida varietas DBA01 di Purwasedar, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, pada Jumat, (3/7/2026). Hasil panen mencapai 14,8 ton bonggol dan 8,9 ton pipil kering dengan kadar air 15%.
Capaian tersebut menunjukkan tingkat produktivitas yang sangat baik, sekaligus menegaskan kemampuan adaptasi varietas DBA01 terhadap kondisi agroklimat di wilayah Ciracap. Hasil ini juga menjadi indikator kuat bahwa DBA01 memiliki kualitas genetik unggul, stabil, dan mampu memberikan hasil optimal di tingkat budidaya lapangan.
PT DBA yang juga dikenal sebagai salah satu produsen jagung hibrida pertama di Jawa Barat. Kegiatan panen ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan perusahaan dalam menghadirkan benih jagung hibrida unggul yang mampu meningkatkan produktivitas, memperkuat daya saing pertanian, serta mendukung ketahanan pangan nasional.
Baca Juga: BRIN dan Nusa Putra University Survei Pesisir Selatan Sukabumi, Siapkan Riset Produksi Garam
Kegiatan panen dihadiri oleh perwakilan Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi, DPC HKTI, BPP Kecamatan Ciracap, UPTD Dinas Pertanian Wilayah VI, Pemerintah Desa Ciracap, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Gapoktan, Poktan Mekar Mukti, PT Pupuk Kujang, mitra usaha, serta para petani setempat. Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan kuatnya sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan petani dalam pengembangan benih unggul dan peningkatan produksi jagung.
PT Doa Bangsa Agribisnis panen demplot jagung hibrida varietas DBA01 di Purwasedar, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, pada Jumat, (3/7/2026) | Foto : dok. PT DBA
Direktur Utama PT Doa Bangsa Agrobisnis (DBA) sekaligus Ketua DPC HKTI Kabupaten Sukabumi, Hikmat Taufik, menyampaikan bahwa keberhasilan ini menjadi bukti nyata komitmen perusahaan dalam menghadirkan inovasi benih unggul.
Baca Juga: Sempat Dirumorkan Gabung Persib Bandung, Osmar Loss Gantikan Jan Olde Riekerink di Dewa United ?
“Panen demplot ini membuktikan bahwa jagung hibrida varietas DBA01 memiliki performa sangat baik di lapangan dengan capaian produksi yang optimal. Selain produktivitas yang tinggi, DBA01 juga merupakan benih jagung pangan yang telah diuji oleh Direktorat Hilirisasi Hasil Tanaman Pangan (HHTP) Kementerian Pertanian, sehingga memiliki nilai strategis tidak hanya untuk kebutuhan industri pakan, tetapi juga memenuhi standar sebagai jagung pangan. Kami meyakini inovasi benih unggul melalui kolaborasi pemerintah, penyuluh, dan petani menjadi fondasi penting dalam memperkuat ketahanan pangan nasional,” ujar Hikmat Taufik.
Melalui panen demplot ini, PT Doa Bangsa Agrobisnis (DBA) terus mempertegas perannya dalam pengembangan inovasi pertanian nasional. Dengan dukungan riset, teknologi, dan kemitraan berkelanjutan, DBA berkomitmen meningkatkan produktivitas jagung sekaligus memperkuat ketahanan dan kemandirian pangan Indonesia.






