Kenalkan SERGAP ke Petani Cisaat, Komitmen DBA Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Sukabumiupdate.com
Selasa 12 Mei 2026, 23:41 WIB
Kenalkan SERGAP ke Petani Cisaat, Komitmen DBA Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Sosialisasi Program SERGAP Doa Bangsa Agribisnis di Cisaat, Kabupaten Sukabumi | Foto : dok.DBA

SUKABUMIUPDATE.com – Doa Bangsa Agribisnis (DBA) terus memperkuat komitmennya dalam mendukung pengembangan sektor pertanian melalui kegiatan sosialisasi kemitraan pertanian yang digelar di Aula BPP Cisaat pada 12 Mei 2026.

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua BPP Cisaat, perwakilan CWS penyuluh pertanian, Kepala UPTD, kelompok tani (poktan), gabungan kelompok tani (gapoktan), serta petani dari wilayah Kecamatan Cisaat.

Suasana kegiatan berlangsung antusias. Para petani aktif berdiskusi dengan Tim Kemitraan DBA terkait peluang kerja sama pertanian berkelanjutan yang ditawarkan perusahaan. Tingginya partisipasi peserta menunjukkan besarnya harapan petani terhadap hadirnya sistem kemitraan yang dapat memberikan kepastian budidaya hingga pemasaran hasil panen.

Dalam sosialisasi tersebut, Tim Kemitraan DBA memperkenalkan program SERGAP (Serap Gabah) sebagai salah satu program strategis perusahaan untuk mendukung penyerapan hasil panen petani secara berkelanjutan.

Program tersebut diharapkan mampu membantu menjaga stabilitas pemasaran hasil pertanian sekaligus memberikan kepastian pasar bagi kelompok tani dan gapoktan yang bermitra.

Selain SERGAP, DBA juga memaparkan rencana dukungan kemitraan budidaya untuk musim tanam berikutnya. Melalui skema itu, DBA akan memberikan pendampingan mulai dari proses tanam hingga masa panen.

Baca Juga: DBA Perkuat Stabilitas Harga Petani melalui Skema Sergap dan Kemitraan Padi di Ciracap

Dukungan yang disiapkan meliputi bantuan benih, pupuk phospat, pendampingan teknis budidaya, hingga jaminan penyerapan hasil panen petani.

Tak hanya berfokus sebagai offtaker, DBA juga menawarkan kemitraan padi konsumsi dan penangkaran benih padi sebagai bagian dari upaya pengembangan pertanian berkelanjutan.

Program tersebut dinilai menjadi langkah nyata untuk meningkatkan kualitas produksi pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan melalui kolaborasi bersama petani.

Antusiasme peserta terlihat selama kegiatan berlangsung. Sejumlah kelompok tani memberikan respons positif terhadap berbagai program yang dipaparkan, terutama terkait peluang kerja sama jangka panjang dan kepastian pasar hasil panen.

Tim Kemitraan DBA juga menjelaskan secara rinci skema kemitraan yang akan dijalankan, mulai dari alur budidaya, mekanisme kerja sama, hingga proses pelaksanaan program setelah tercapainya kesepakatan bersama antara kelompok tani dan DBA.

Direktur Utama DBA yang juga menjabat sebagai HKTI Kabupaten Sukabumi, Hikmat Taufik, menegaskan bahwa kemitraan pertanian perlu dibangun dengan prinsip keberlanjutan dan keberpihakan kepada petani.

Menurutnya, sektor pertanian tidak hanya berbicara mengenai hasil panen, tetapi juga bagaimana menciptakan ekosistem yang mampu memberikan kepastian budidaya, pendampingan, hingga kepastian pasar.

“Petani adalah fondasi utama ketahanan pangan bangsa. Melalui kemitraan SERGAP, padi konsumsi, dan penangkaran benih padi, kami ingin membangun sistem pertanian yang saling menguatkan antara petani, penyuluh, dan dunia usaha,” ujar Hikmat Taufik dalam keterangan persnya.

Baca Juga: DBA Launching Benih Padi Unggul, Inovasi untuk Pertanian Indonesia Lebih Produktif

Ia menambahkan, swasembada pangan nasional hanya dapat diwujudkan apabila seluruh pihak bergerak bersama untuk meningkatkan kesejahteraan petani dan memperkuat kemandirian pangan Indonesia.

Melalui kegiatan sosialisasi tersebut, DBA berharap kolaborasi bersama petani dan pemangku kepentingan pertanian dapat terus diperluas guna meningkatkan produktivitas, memperkuat ketahanan pangan, dan menciptakan sistem pertanian modern yang berkelanjutan.

Sumber: Pers Rilis

Berita Terkait
Berita Terkini