SUKABUMIUPDATE.com - Menabung merupakan kebiasaan baik yang sebaiknya diperkenalkan sejak anak masih kecil. Pada usia 1–5 tahun, anak memang belum sepenuhnya memahami nilai uang, tetapi sudah mampu mengenali konsep sederhana tentang memiliki, menyimpan, dan menunggu.
Dengan pendekatan yang menyenangkan dan tidak kaku, orang tua dapat menanamkan kebiasaan menabung sebagai bekal anak dalam mengelola keuangan di masa depan.
Anak yang terbiasa menabung sejak dini akan lebih mudah memahami pentingnya mengatur uang, memiliki tujuan, serta belajar bersabar. Berikut beberapa cara yang bisa dilakukan orang tua untuk mengajarkan anak menabung secara sederhana dan efektif.
Cara Seru Mengajarkan Anak Menabung Sejak Dini
1. Kenalkan konsep menabung secara sederhana
Langkah awal adalah memperkenalkan apa itu uang dan fungsinya. Jelaskan pada anak bahwa uang digunakan untuk membeli sesuatu yang diinginkan.
Baca Juga: 6 Manfaat Rebung bagi Kesehatan, Lengkap dengan Kandungan Gizi dan Efek Sampingnya
Gunakan contoh sehari-hari agar anak mudah memahami, misalnya membeli es krim atau mainan. Setelah itu, jelaskan bahwa menabung berarti menyimpan uang sedikit demi sedikit sampai jumlahnya cukup untuk membeli barang yang diinginkan.
2. Latihan menabung sambil bermain
Anak usia dini belajar paling baik melalui permainan. Orang tua bisa mengajak anak bermain peran sebagai penjual dan pembeli menggunakan uang mainan.
Saat anak menerima uang kembalian, ajarkan bahwa uang tersebut bisa disimpan sebagai tabungan. Dengan cara ini, anak belajar menabung tanpa merasa sedang diajari.
3. Gunakan celengan yang menarik
Celengan dengan bentuk lucu atau karakter favorit anak dapat meningkatkan minat menabung. Pilih celengan yang tidak mudah dibuka agar anak tidak tergoda mengambil uang sebelum waktunya. Jadikan aktivitas memasukkan uang ke celengan sebagai rutinitas yang menyenangkan.
4. Ajak anak ikut ke bank
Mengajak anak melihat langsung kegiatan menabung di bank bisa menjadi pengalaman berharga. Anak cenderung meniru kebiasaan orang tuanya, sehingga melihat orang tua menyimpan uang akan mendorong anak melakukan hal yang sama.
Cara ini membantu anak memahami bahwa menabung adalah kebiasaan yang dilakukan orang dewasa.
Baca Juga: 10 Cara Efektif Menumbuhkan Karakter Kepemimpinan Anak Usia Dini
5. Jangan langsung menuruti semua keinginan anak
Jika anak ingin membeli sesuatu, biasakan untuk tidak langsung memberikannya. Ajak anak menabung terlebih dahulu atau melakukan usaha kecil, seperti membantu pekerjaan rumah sederhana. Dengan begitu, anak belajar bahwa untuk mendapatkan sesuatu diperlukan usaha dan kesabaran.
6. Ajarkan berbagi dan beramal
Menabung tidak hanya tentang memenuhi keinginan pribadi. Orang tua juga bisa mengajarkan anak untuk menyisihkan sebagian uang tabungannya untuk berbagi. Jelaskan bahwa uang yang disimpan juga bisa digunakan untuk membantu orang lain yang membutuhkan.
7. Beri hadiah sebagai penyemangat
Agar anak tidak mudah bosan, orang tua dapat memberikan hadiah kecil ketika tabungan mencapai target tertentu. Hadiah ini berfungsi sebagai motivasi, bukan tujuan utama. Dengan cara ini, anak tetap semangat menabung hingga keinginannya tercapai.
Baca Juga: Kenali 5 Penyebab Keterlambatan Berjalan pada Anak dan Cara Melatihnya di Rumah
Mengajarkan anak menabung sejak dini membantu membentuk kebiasaan positif dalam mengelola keuangan. Dengan pendekatan yang menyenangkan, konsisten, dan penuh kesabaran, anak dapat belajar menabung tanpa merasa terpaksa. Kebiasaan ini akan menjadi bekal berharga bagi anak di masa depan.
Sumber: familyeducation.com





