9 Kebiasaan yang Membuat Seseorang Terserang Penyakit Asam Urat dan Cara Mencegahnya

Kamis 23 Mei 2024, 18:00 WIB
Ilustrasi. Serangan Asam Urat Kambuh. Ketahui Apa Saja Kebiasaan yang Membuat Seseorang Terserang Penyakit Asam Urat. Sumber: Freepik/jcomp

Ilustrasi. Serangan Asam Urat Kambuh. Ketahui Apa Saja Kebiasaan yang Membuat Seseorang Terserang Penyakit Asam Urat. Sumber: Freepik/jcomp

SUKABUMIUPDATE.com - Penyakit asam urat, atau gout, adalah bentuk artritis yang terjadi ketika kadar asam urat dalam darah terlalu tinggi, menyebabkan kristal urat menumpuk di sendi dan menyebabkan peradangan serta nyeri.

Ada beberapa kebiasaan dan faktor gaya hidup yang dapat meningkatkan risiko seseorang terkena penyakit asam urat. Merangkum dari berbagai sumber, berikut beberapa diantaranya:

Kebiasaan yang Membuat Seseorang Terserang Penyakit Asam Urat

1. Diet Tinggi Purin

Makanan Berprotein Tinggi: Mengonsumsi terlalu banyak daging merah, jeroan (seperti hati dan ginjal), serta makanan laut seperti udang, kerang, dan ikan teri yang tinggi purin dapat meningkatkan kadar asam urat.
Alkohol: Minum alkohol, terutama bir dan minuman keras, dapat meningkatkan produksi asam urat dan mengurangi ekskresinya oleh ginjal.
Minuman Manis dan Gula Fruktosa: Konsumsi berlebihan minuman manis yang mengandung fruktosa, seperti soda dan jus buah manis, dapat meningkatkan kadar asam urat.

2. Gaya Hidup Sedentari

Kurang Aktivitas Fisik: Gaya hidup yang kurang aktif dapat berkontribusi pada kenaikan berat badan, yang meningkatkan risiko asam urat. Aktivitas fisik yang teratur membantu mengontrol berat badan dan menurunkan kadar asam urat.

3. Obesitas dan Berat Badan Berlebih

Kegemukan: Obesitas meningkatkan produksi asam urat dan mengurangi kemampuannya untuk diekskresikan oleh ginjal. Lemak tubuh berlebih juga menambah tekanan pada sendi.

4. Dehidrasi

Asupan Cairan yang Kurang: Kurangnya asupan air dapat mengurangi kemampuan ginjal untuk mengeluarkan asam urat, sehingga meningkatkan kadarnya dalam darah.

5. Penggunaan Obat-obatan Tertentu

Diuretik: Beberapa diuretik (obat untuk mengeluarkan cairan dari tubuh) dapat meningkatkan kadar asam urat.
Aspirin: Dosis rendah aspirin dapat mengganggu ekskresi asam urat oleh ginjal.
Obat-obatan Lain: Beberapa obat yang digunakan untuk mengobati tekanan darah tinggi dan penyakit jantung dapat meningkatkan kadar asam urat.

6. Kebiasaan Makan Tidak Teratur

Puasa atau Diet Ekstrem: Puasa atau menjalani diet yang sangat rendah kalori dapat meningkatkan produksi asam urat karena peningkatan pemecahan purin dari jaringan tubuh.

7. Konsumsi Suplemen dan Vitamin Tertentu

Suplemen Protein: Suplemen protein, terutama yang berbasis daging, dapat meningkatkan kadar asam urat.
Vitamin B3 (Niacin): Niacin dapat meningkatkan kadar asam urat dalam darah.

8. Faktor Genetik

Riwayat Keluarga: Memiliki anggota keluarga yang menderita asam urat meningkatkan risiko terkena penyakit ini, meskipun ini bukan kebiasaan yang bisa diubah, penting untuk sadar dan mengambil tindakan pencegahan.
9. Kurangnya Perawatan Medis
Tidak Mengontrol Penyakit Kronis: Penyakit seperti hipertensi, diabetes, dan penyakit ginjal yang tidak dikelola dengan baik dapat meningkatkan risiko asam urat.
Tidak Mengonsumsi Obat yang Diresepkan: Mengabaikan atau tidak teratur dalam mengonsumsi obat yang diresepkan oleh dokter untuk mengontrol kadar asam urat.

Langkah Pencegahan Asam Urat

Untuk mencegah serangan asam urat, seseorang bisa mengadopsi kebiasaan sehat berikut:

Menerapkan Pola Makan Seimbang: Mengonsumsi makanan rendah purin seperti buah-buahan, sayuran, biji-bijian, dan produk susu rendah lemak.
Mengurangi Konsumsi Alkohol dan Minuman Manis: Batasi konsumsi alkohol dan minuman yang mengandung fruktosa.
Menjaga Berat Badan Ideal: Menurunkan berat badan dengan cara yang sehat jika kelebihan berat badan.
Berolahraga Secara Teratur: Aktivitas fisik yang teratur membantu menjaga kesehatan umum dan mengurangi kadar asam urat.
Minum Cukup Air: Tetap terhidrasi dengan baik untuk membantu ginjal mengeluarkan asam urat.
Kontrol Penyakit Kronis: Mengelola kondisi kesehatan lain yang mungkin meningkatkan risiko asam urat.

Dengan menghindari kebiasaan-kebiasaan buruk pemicu asam urat dan menjalani gaya hidup yang lebih sehat, seseorang dapat mengurangi risiko terkena penyakit asam urat dan mengendalikan gejalanya dengan lebih baik.

AYO! main games di Sukabumi Update Games
Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Simak breaking news Sukabumi dan sekitarnya langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita SukabumiUpdate.com WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaXv5ii0LKZ6hTzB9V2W. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.
Editor :
Berita Terkait
Berita Terkini
Sehat20 Juni 2024, 16:30 WIB

Konsumsi Banyak Serat, Ini 10 Cara Mencegah Lonjakan Gula Darah Setelah Makan Manis

Mengingat kadar gula yang tinggi dapat menimbulkan gejala seperti haus, kelelahan, dan sering pergi ke toilet.
Ilustrasi. Cara Mencegah Lonjakan Gula Darah Setelah Makan Manis (Sumber : Freepik/@freepik)
Sukabumi Memilih20 Juni 2024, 16:21 WIB

Kabar Artis Asal Sukabumi di Bursa Pilkada 2024, Ada Omesh, Bobby, hingga Faank

Beberapa public figure atau artis kelahiran Sukabumi menjadi sorotan seiring dengan semakin dekatnya pembukaan pendaftaran Pilkada serentak tahun 2024 di Kota dan Kabupaten Sukabumi.
Artis asal Sukabumi maju Pilkada Sukabumi, Bobby Maulana, Ananda Omesh, dan Faank alias Farhan Zainal Muttaqin | Foto : Istimewa
Sehat20 Juni 2024, 16:15 WIB

3 Penyebab Penderita Diabetes Sering Buang Air Kecil di Malam Hari, Ini Alasannya

penderita diabetes sering mengalami meningkatnya frekuensi buang air kecil alias kencing di malam hari. Berikut sebab yang memicu hal demikian terjadi
Ilustrasi Beberapa penyebab kenapa penderita diabetes kerap buang air kecil pada saat malam hari (Sumber : Pexels.com/@cottonbro studio)
Sukabumi20 Juni 2024, 16:14 WIB

Perlu Uji Endotoksin, Hasil Audit KIPI Bayi di Sukabumi Meninggal Setelah Imunisasi

Kusmana menyatakan pihak keluarga ingin kepastian terkait penyebab kematian.
(Foto Ilustrasi) Pj Wali Kota Sukabumi Kusmana Hartadji mengikuti Zoom meeting dengan Komite Nasional KIPI pada Kamis (20/6/2024), membahas kasus bayi meninggal setelah imunisasi. | Foto: Pixabay
Nasional20 Juni 2024, 16:11 WIB

Dari Gunung Putri ke Villa di Sukaraja Sukabumi, Sindikat Uang Palsu Miliaran Rupiah

tersangka YS atau yang akrab disapa Ustad yang diketahui berasal dari Sukabumi berperan mencari lokasi baru yaitu sebuah bangunan villa di Kecamatan Sukaraja Kabupaten Sukabumi.
Pada akhir tahun 2023, Polisi menemukan lembaran uang palsu yang tersimpan dalam peti kayu di salah satu vila di Cibunar, Desa Gedepangrango, Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi. | Foto: SU/Asep Awaludin
Science20 Juni 2024, 16:00 WIB

9 Fakta Menarik Titik Balik Matahari Juni, Lingkaran Arktik memiliki Siang Hari 24 Jam

Pada titik balik matahari Juni, belahan bumi utara mengalami siang hari terpanjang dan malam terpendek.
Ilustrasi - Pada titik balik matahari Juni, belahan bumi utara mengalami siang hari terpanjang dan malam terpendek. (Sumber : Freepik.com/@bearfotos).
Sukabumi20 Juni 2024, 15:49 WIB

Pria Ini Ditangkap karena Nekat Tabrak Mobil Istrinya di Cibeureum Sukabumi

Polisi mengamankan tiga mobil dan beberapa senjata tajam.
Mobil yang terlibat kejadian di Kecamatan Cibeureum, Kota Sukabumi, Selasa, 18 Juni 2024. | Foto: Instagram/@polres_sukabumikota
Sehat20 Juni 2024, 15:45 WIB

Inilah 4 Penyebab dan Cara Mengatasi Nyeri Asam Urat Saat Tidur Malam Hari

Saat tidur malam hari, kebanyakan penderita asam urat akan merasakan nyeri asam urat kambuh dan menyiksa sehingga mengganggu jam istirahat mereka.
Ilustrasi Ketahui penyebab dan cara mengatasi nyeri asam urat kambuh saat tidur malam hari (Sumber : Freepik.com/@krakenimages.com)
Food & Travel20 Juni 2024, 15:30 WIB

Awas! 6 Makanan Ini Bisa Menyebabkan Kadar Gula Darah Melonjak Tinggi

Kedelai tanpa pemanis cenderung paling kecil kemungkinannya untuk meningkatkan gula darah, karena kadar gula yang lebih rendah dan kadar protein yang lebih tin
Ilustrasi. Awas Makanan Ini Bisa Menyebabkan Kadar Gula Darah Melonjak Tinggi! (Sumber : Pixabay/Stanias)
Sukabumi20 Juni 2024, 15:23 WIB

Korban Tawuran Pelajar? Remaja Kena Sabetan Celurit di Pabuaran Sukabumi

Korban yang saat ini dirawat di Puskesmas Pabuaran adalah satu orang.
Luka pada kepala remaja yang saat ini ditangani di Puskesmas Pabuaran, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Sukabumi. | Foto: Istimewa