8 Cara Membesarkan Anak Agar Memiliki Hati yang Baik, Yuk Bunda Terapkan

Rabu 15 Mei 2024, 15:15 WIB
gambaran membesarkan anak yang baik hati (Sumber : Freepik.com)

gambaran membesarkan anak yang baik hati (Sumber : Freepik.com)

SUKABUMIUPDATE.com - “Anak-anak akan tetap menjadi anak-anak” itulah sebuah ungkapan dari orang dewasa ketika melihat anak kecil bersikap tidak bertanggung jawab, nakal, atau merajuk demi mendapatkan mainan.

Sebenarnya, anak-anak akan menjadi seperti apa yang kita besarkan bilang orang tua sering memperhatikan kebahagiaan sang anak dimulai dari pendidikan, kesehatan, hingga karir. Sayangnya kebanyakan ayah dan ibu lebih terpaku pada prestasi akademis buah hati, sehingga mereka cenderung mengabaikan aspek emosional dalam perkembangannya.

Kebanyakan orang tua tidak menggambarkan 'kualitas kebaikan' dengan cara yang positif. Mereka membuatnya tampak tidak perlu, dan pada akhirnya membuat anak merasa bahwa kebaikan tidak ada artinya selain 'maaf', 'tolong', dan 'terima kasih'.

Baca Juga: 7 Tanda Kolesterol Tinggi Pada Wanita Usia 50-an, Bisa Dirasakan di Bagian Kaki

Anda mungkin berpikir bahwa kebaikan bukanlah kualitas yang bermanfaat, namun banyak orang berpendapat berbeda. Faktanya, memiliki hati baik adalah jalan pasti menuju kebahagiaan lebih besar.

Jadi, jika orang tua sedang mencari cara untuk membesarkan anak hati yang baik, berikut beberapa tipsnya dirangkum dari laman parenting.firstcry.com:

1. Jadilah Teladan Kebaikan

Orang tua adalah guru pertama untuk anak. Karena dia berada pada usia dimana secara otomatis akan mencerminkan tindakan dan perilaku yang diperlihatkan oleh ibu serta ayahnya.

Hal-hal yang dikatakan atau dilakukan disekitar sang anak harus mencerminkan nilai-nilai yang ingin ditanamkan. Jika ingin membesarkan si kecil dengan sifat baik hati dan ramah, orang tua harus mewujudkannya melalui kata-kata dan tindakan.

Baca Juga: 8 Ikan Laut Rendah Purin yang Aman Dikonsumsi Penderita Asam Urat

2. Fokus untuk Mengakui Kesalahan

Jika ingin anak belajar dari kedua orang tuanya, maka kalian harus bersikap adil bahkan di saat-saat sulit. Argumen itu wajar karena mereka adalah bagian dari rumah tangga yang sehat.

Tapi yang penting di sini adalah bagaimana Anda berbaikan setelah pertengkaran konyol itu. Anak-anak akan belajar banyak ketika mereka masih kecil dan jika melihat orang tuanya mengakui kesalahan lalu menebus kesalahan kepada pasangan, maka sistem buah hati akan beradaptasi untuk mengambil jalan terbaik juga.

Selain itu, orang tua juga harus mendorong anak-anak untuk mengaku setiap kali dia melakukan kesalahan. Karena pada akhirnya hal itu akan membantu mereka tetap rendah hati.

3. Bersikaplah Spesifik Dalam Memuji

Pujilah anak-anak hanya ketika Anda benar-benar terkesan dengan sesuatu yang dilakukan atau dikatakannya. Seperti diketahui kita sering mengapresiasi anak untuk membuat mereka merasa senang, tapi dalam prosesnya orang tua tidak boleh terlalu berlebihan memberikan pujian karena bisa menghilangkan esensinya.

Baca Juga: Alami Kolesterol Tinggi? Lakukan 5 Cara Ini Agar Bisa Turun Secara Alami

4. Bicarakan Tentang Empati

Simpati datang dengan mudah dan Anda tidak perlu 'mengajari' anak-anak bagaimana bersimpati kepada seseorang. Namun empati adalah hal yang harus orang tua fokuskan. pada buah hati.

Itulah perbedaan mendasar antara mengasihani seseorang dan menghormati situasi seseorang saat ini. Ajari anak bagaimana berempati, lalu ajukan pertanyaan yang akan membantu membangun empati dia terhadap orang yang dianiaya.

5. Jadikan Kebaikan Seperti 'Pahlawan'.

Setiap anak mempunyai pahlawan dalam karakter fiksi yang dihormati. Nah, katakan padanya bahwa dia juga bisa menjadi salah satunya, tapi tanpa kekuatan super atau tidak menyemburkan api atau melawan orang jahat, melainkan bisa menjadi pahlawan dengan yang baik hati dan penyayang.

Pastikan Anda memberinya cukup contoh orang yang baik hati dan sering membantu orang lain. Dorong juga untuk menghormati orang-orang seperti itu dan mengikuti jejak mereka.

6. Mengadopsi Hewan Peliharaan

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa mengadopsi hewan peliharaan membuat anak menjadi baik hati dan berempati. Merawat hewan peliharaan juga akan membuat si kecil berempati serta memberikan rasa tanggung jawab.

Baca Juga: Rahasia Sukses Bebas dari Serangan Asam Urat, 5 Langkah Ini Cegah Kembali Kambuh

7. Memiliki Sikap Positif

Terkadang orang tua begitu sibuk melihat gambaran yang lebih besar dalam membesarkan anak, sehingga kita tidak menyadari bahwa hal positif, kebahagiaan, dan kebaikan saling berkaitan erat.

Jika ingin anak selalu bersyukur, memiliki sifat baik hati, hingga ramah, orang tua harus mewujudkannya dalam tindakan sehari-hari. Karena menerima hal positif hanyalah langkah pertama.

8. Lebih Sering Berdoa

Berdoa akan membuat anak menjadi rendah hati. Dia akan menyadari bahwa ada kekuatan di luar sana yang jauh lebih besar dari yang dibayangkan.

Dengan berdoa akan membantu sang anak percaya bahwa akan ada namanya akhir yang bahagia. Itu akan membuatnya untuk bersyukur dan pada akhirnya memunculkan kebaikan di hatinya.

Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Sukabumi Memilih31 Mei 2024, 00:01 WIB

KPU Pastikan Gunakan Kembali Sirekap untuk Pilkada 2024

KPU sedang menyusun daftar perbaikan untuk fitur di Sirekap agar bisa digunakan kembali pada Pilkada 2024.
Aplikasi sirekap Pemilu dipakai kembali KPU di Pilkada 2024. (Sumber : Istimewa)
Sukabumi30 Mei 2024, 23:25 WIB

3 Kampus di Sukabumi Raih Peringkat Perguruan Tinggi Terpopuler Versi UniRank

UniRank merilis sebanyak 596 Perguruan Tinggi yang memenuhi kriteria seleksi. Dari sejumlah tersebut, tiga diantaranya Perguruan Tinggi yang ada di Sukabumi.
Kampus Universitas Nusa Putra Sukabumi | Foto : Istimewa
Sukabumi30 Mei 2024, 23:20 WIB

Nabung Rp30 Ribu Selama 10 Tahun, Tukang Batu Asal Sukabumi Wujudkan Mimpi Naik Haji

Cerita Abad, tukang batu asal Surade Sukabumi sisihkan penghasilan selama 10 tahun agar bisa mewujudkan mimpinya naik haji.
Kisah tukang batu asal Surade Sukabumi bernama Abad (66 tahun). Menanti hingga 10 tahun untuk bisa mewujudkan mimpinya naik haji. (Sumber : Istimewa)
Sukabumi30 Mei 2024, 22:46 WIB

Replika Gigi Megalodon Surade Sukabumi Hilang dan Patah

Replika ini dibuat sesuai dengan apa yang ditemukan oleh masyarakat Desa Gunung Sungging, bahkan giginya disesuaikan dengan jumlah yang ditemukan, yakni sebanyak 242 buah berjejer pada rahang atas dan bawah.
Replika fosil rahang Megalodon, giginya hilang dan patah | Foto : Ragil Gilang
Sukabumi30 Mei 2024, 22:30 WIB

Rawan Kecelakaan, PU Pasang Rambu Peringatan di Jalan Amblas Simpenan Sukabumi

Dinas PU Kabupaten Sukabumi melalui UPTD PU Wilayah IV Palabuhanratu memasang sejumlah rambu peringatan di jalan amblas yang berada di Simpenan Sukabumi.
Dinas PU Kabupaten Sukabumi pasang rambu peringatan di ruas jalan amblas di Simpenan. (Sumber : Istimewa)
Jawa Barat30 Mei 2024, 22:02 WIB

Kisah Adu Kesaktian Mbah Karang Bolong Melawan Jawara Jongos VOC di Pesisir Sukabumi

Pantai Karang Bolong yang berada diperbatasan Desa Cidahu Kecamatan Cibitung dan Desa Sukatani Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi menjadi saksi pertempuran sengit antara pasukan Belanda dengan keturunan kerajaan Cirebon.
Ilustrasi pertempuran antara Rd.Mas Martanagara alias Mbah Partadilaga atau Mbah Karang Bolong dengan Mbah Brojonoto terjadi dipesisir Pantai Karang Bolong | Foto : Dok Okezone dari Antara
Sukabumi30 Mei 2024, 21:23 WIB

Bahagianya Mak Paraji Warga Surade Sukabumi, Motor Kembali Usai Digondol Maling

Mak Paraji Dede Sumiati kehilangan motor saat tengah diparkirkan di dalam rumah, pada 29 April 2024 lalu. Saat terbangun pada waktu Subuh, motornya sudah hilang digondol maling.
Dede Sumiati (55 tahun) yang berprofesi sebagai Paraji saat mengambil motornya di Mapolres Sukabumi | Foto : Ilyas Supendi
Sukabumi30 Mei 2024, 21:06 WIB

Sembunyikan Sabu di Bungkus Jajanan dan Sedotan, Pria asal Wardoy Sukabumi Ditangkap

Polisi menangkap pengedar narkotika di Wardoy Sukabumi. Sembunyikan sabu di bungkus jajanan dan sedotan.
Barang bukti sabu seberat 10.28 gram yang diamankan polisi dari pria asal Wardoy Sukabumi. (Sumber : Istimewa)
Sukabumi30 Mei 2024, 20:45 WIB

Merasa Kehilangan Motor? Silakan Cek di Mapolres Sukabumi, Berikut Ini Jenisnya

Polres Sukabumi berhasil mengamankan sebanyak 21 unit sepeda motor berbagai merek yang merupakan hasil dari tindak pencurian kendaraan bermotor (Curanmor).
Motor hasil curian diamankan di Mapolres Sukabumi di Palabuhanratu | Foto : Ilyas Supendi
Sukabumi30 Mei 2024, 20:35 WIB

Bertemakan Kearifan Lokal, SDN Cimanggah I Sukabumi Asah Kreativitas Murid Lewat Gelar Karya P5

Murid SDN Cimanggah I Sukabumi gelar karya P5, bentuk implementasi kurikulum merdeka dan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila.
Gelar Karya P5 di SDN Cimanggah I Kota Sukabumi. (Sumber : Website Pemkot Sukabumi)