Bunda Harus Tahu! Ini 10 Hal yang Bisa Mengganggu Pertumbuhan Anak

Kamis 04 April 2024, 16:00 WIB
Ilustrasi - Bunda Harus Tahu! Ini 10 Hal yang Bisa Mengganggu Pertumbuhan Anak (Sumber : Freepik/@pressfoto)

Ilustrasi - Bunda Harus Tahu! Ini 10 Hal yang Bisa Mengganggu Pertumbuhan Anak (Sumber : Freepik/@pressfoto)

SUKABUMIUPDATE.com - Masa anak-anak merupakan dimana manusia tengah bertumbuh dan berkembang baik fisik maupun jiwa seseorang.

Namun, di masa perkembangan ini ada beberapa hal yang bisa menjadi faktor yang menyebabkan pertumbuhan anak terganggu.

Kebiasaan anak yang dapat mengganggu pertumbuhan mereka sendiri bisa bermacam-macam, berikut adalah beberapa di antaranya yang harus diketahui oleh orang tua.

1. Kurang Tidur

Anak-anak memerlukan jumlah tidur yang cukup untuk pertumbuhan dan perkembangan yang optimal. Kurang tidur dapat mengganggu produksi hormon pertumbuhan dan menghambat pertumbuhan.

Baca Juga: 3 Komponen Utama Pendekatan Pola Asuh yang Lembut Agar Anak Mandiri, Yuk Terapkan!

2. Kurang Gizi

Asupan gizi yang tidak mencukupi, termasuk kekurangan protein, vitamin, dan mineral penting, dapat menghambat pertumbuhan dan perkembangan anak.

3. Kurang Aktivitas Fisik

Aktivitas fisik yang tidak mencukupi dapat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan tulang serta otot anak-anak.

4. Kebiasaan Makan yang Buruk

Pola makan yang tidak sehat, seperti mengonsumsi makanan cepat saji atau makanan tinggi gula dan lemak, dapat mengganggu pertumbuhan dan kesehatan anak.

Baca Juga: 9 Kebiasaan yang Membuat Anak Tumbuh Tinggi, Orang Tua Harus Mengarahkan!

5. Kebiasaan Duduk yang Buruk

Anak-anak yang sering duduk dalam posisi yang buruk atau tidak ergonomis, misalnya terlalu sering membungkuk saat menggunakan gadget, dapat mengalami masalah tulang belakang yang dapat mengganggu pertumbuhan.

6. Stres

Stres yang berkepanjangan pada anak-anak dapat mengganggu produksi hormon pertumbuhan dan mempengaruhi pertumbuhan mereka.

7. Kebiasaan Merokok Pasif

Paparan asap rokok dari lingkungan sekitar dapat mengganggu pertumbuhan dan perkembangan anak-anak.

Baca Juga: Bukan Hanya Makanan Pedas, Ini 4 Penyebab Sakit Maag Pada Anak

8. Kebiasaan Mengonsumsi Alkohol atau Obat-obatan Terlarang

Konsumsi alkohol atau obat-obatan terlarang pada usia anak-anak dapat mengganggu pertumbuhan dan perkembangan mereka.

9. Gangguan Kesehatan Mental

Gangguan kesehatan mental seperti depresi atau kecemasan juga dapat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak-anak.

10. Kurangnya Pengawasan Orang Tua

Kurangnya pengawasan orang tua terhadap kebiasaan dan aktivitas anak-anak juga dapat menyebabkan gangguan dalam pertumbuhan mereka.

Baca Juga: Wajib Diterapkan di Rumah, Ini 5 Jenis Aturan yang Dibutuhkan Anak

Penting bagi orang tua dan pengasuh untuk memperhatikan kebiasaan anak-anak mereka dan memastikan mereka mendapatkan lingkungan yang mendukung pertumbuhan dan perkembangan yang sehat.

Jika ada kekhawatiran tentang pertumbuhan anak, penting untuk berkonsultasi dengan dokter atau ahli kesehatan anak untuk evaluasi lebih lanjut dan saran yang sesuai.

Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Editor :
Berita Terkait
Berita Terkini
Sehat20 April 2024, 08:00 WIB

Bisa Menurunkan Gula Darah, 5 Manfaat Kencana Ungu untuk Kesehatan

Selain sebagai tanaman hias, beberapa spesies kencana ungu juga memiliki nilai pengobatan tradisional dalam beberapa budaya.
Ilustrasi. Cek Diabetes. Gaya Hidup Sehat untuk Mencegah Gula Darah Naik (Sumber : Pexels/PhotoMixCompany)
Life20 April 2024, 07:00 WIB

10 Ciri Orang yang Mengalami Gangguan Kesehatan Mental, Apakah Kamu Salah Satunya?

Orang yang mengalami gangguan kesehatan mental dapat menunjukkan berbagai ciri-ciri, baik secara emosional, perilaku, maupun pikiran.
Ilustrasi - Orang yang mengalami gangguan kesehatan mental dapat menunjukkan berbagai ciri-ciri, baik secara emosional, perilaku, maupun pikiran. (Sumber : Freepik.com)
Food & Travel20 April 2024, 06:00 WIB

Cara Membuat Rebusan Asam Jawa untuk Menurunkan Gula Darah, Ini 8 Langkahnya!

Begini Cara Membuat Rebusan Asem Jawa untuk Menurunkan Gula Darah, Ikuti 8 Langkahnya Yuk!
Asam Jawa. Cara Membuat Rebusan Asem Jawa untuk Menurunkan Gula Darah, Ini 8 Langkahnya! (Sumber : Freepik/jcomp)
Science20 April 2024, 05:00 WIB

Prakiraan Cuaca Jawa Barat 20 April 2024, Cek Dulu Sebelum Berakhir Pekan!

Prakiraan cuaca hari ini Sabtu 20 April 2024, Sukabumi dan sekitarnya.
Ilustrasi - Prakiraan cuaca hari ini Sabtu 20 April 2024, Sukabumi dan sekitarnya. (Sumber : Freepik)
Sukabumi20 April 2024, 00:14 WIB

Usai Lebaran, Pasien Membludak di RSUD Palabuhanratu Sukabumi

Humas RSUD Palabuhanratu Sukabumi sebut pasien yang datang rata-rata mengeluhkan penyakit demam, pencernaan, metabolik, serta penyakit dalam.
Kondisi di sekitar IGD RSUD Palabuhanratu Sukabumi, Jumat (19/4/2024). (Sumber : SU/Ilyas)
Sukabumi Memilih19 April 2024, 23:48 WIB

Yudi Suryadikrama Respon Perundingan Kebonpedes Soal Dukungan Maju Pilkada Sukabumi

Ketua DPC PDIP Kabupaten Sukabumi, Yudi Suryadikrama merespon pernyataan sejumlah kader partai yang memintanya untuk maju dalam kontestasi Pilkada Sukabumi 2024.
Yudi Suryadikrama Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sukabumi | Foto : Ibnu Sanubari
Keuangan19 April 2024, 23:24 WIB

Upaya Bapenda Sukabumi Mudahkan Layanan Perpajakan Bagi Wajib Pajak di Desa

Kepala Bapenda Kabupaten Sukabumi Herdy Somantri mengatakan inovasi tersebut menekankan pentingnya integrasi sistem administrasi pajak daerah dari tingkat desa hingga kabupaten.
Kepala Bapenda Kabupaten Sukabumi Herdy Somantri. | Foto: SU/Ilyas (Sumber : SU/Ilyas)
DPRD Kab. Sukabumi19 April 2024, 22:01 WIB

DPRD Minta Bakesbangpol Usut Penyebab Meninggalnya Peserta Seleksi Paskibraka Sukabumi

Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi Hera Iskandar turut berbelasungkawa atas meninggalnya Kayla Nur Syifa saat mengikuti seleksi Paskibraka.
Jenazah siswi SMAN Negeri 1 Cisaat saat akan diberangkatkan dari RSUD Palabuhanratu menuju rumah duka di Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi, Jumat (19/4/2024). | Foto: SU/Ilyas Supendi
Opini19 April 2024, 21:44 WIB

Menjadi Lelaki Berkualitas: Inspirasi dari Kartini

Sosok Kartini, seorang pejuang kesetaraan gender dari Indonesia pada abad ke-19, memberikan pandangan yang menarik dan relevan, bukan saja bagi perempuan, bahkan bagi kaum laki-laki masa kini.
Dr. Ari Riswanto, M.Pd., MM / Dosen Universitas Linggabuana PGRI Sukabumi/Pengurus DPW Forum shilaturahmi Doktor Indonesia | Foto : Sukabumi Update
Sukabumi19 April 2024, 21:08 WIB

Dinsos Sukabumi Salurkan Program Makan Untuk Lansia Di Tegalbuleud Sukabumi

Dinas Sosial Kabupaten Sukabumi, bantu salurkan program bantuan makanan bagi lanjut usia (Lansia), yang merupakan program Kemensos RI.
Program makan bagi lansia di Tegalbuleud Sukabumi | Foto : Ragil Gilang