9 Kebiasaan yang Membuat Anak Tumbuh Tinggi, Orang Tua Harus Mengarahkan!

Rabu 03 April 2024, 10:00 WIB
Ilustrasi - Mempraktikkan kebiasaan-kebiasaan ini secara konsisten dapat membantu anak tumbuh menjadi lebih tinggi dan sehat secara keseluruhan. (Sumber : pexels.com/@Kampus Production).

Ilustrasi - Mempraktikkan kebiasaan-kebiasaan ini secara konsisten dapat membantu anak tumbuh menjadi lebih tinggi dan sehat secara keseluruhan. (Sumber : pexels.com/@Kampus Production).

SUKABUMIUPDATE.com - Anak tumbuh tinggi adalah fase di mana anak mengalami peningkatan tinggi badan secara signifikan. Ini biasanya terjadi pada masa kanak-kanak dan remaja, dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti genetik, nutrisi, olahraga, dan hormon pertumbuhan.

Anak yang tumbuh tinggi cenderung memiliki pertumbuhan tulang yang baik, termasuk panjang tulang kaki dan tulang belakang. Mereka juga mungkin memiliki postur tubuh yang lebih tinggi dan terlihat lebih proporsional dibandingkan dengan anak-anak sebaya mereka.

Meskipun tinggi badan seseorang dipengaruhi oleh faktor genetik, nutrisi, aktivitas fisik, dan pola tidur. Namun, ada beberapa kebiasaan yang dapat membantu anak tumbuh menjadi lebih tinggi. Berikut adalah 9 kebiasaan yang dapat membantu anak tumbuh tinggi:

Baca Juga: Bunda Harus Tahu dan Mengarahkan, Ini 8 Cara Cepat Agar Anak Tumbuh Tinggi

1. Aktivitas Peregangan

Melakukan peregangan secara rutin dapat membantu meningkatkan fleksibilitas dan jangkauan gerak anak, serta merangsang pertumbuhan tulang dan otot. Ajak anak Anda melakukan peregangan selama 10-15 menit setiap hari, seperti peregangan kaki, tangan, dan pinggang.

2. Makan Makanan Bergizi

Pastikan anak Anda mendapatkan asupan nutrisi yang cukup dan seimbang untuk mendukung pertumbuhannya. Berikan anak Anda makanan yang kaya akan protein, kalsium, vitamin D, dan zinc, seperti daging, ikan, telur, susu, yogurt, keju, sayuran hijau, dan kacang-kacangan.

3. Latihan Lompat Tali

Lompat tali merupakan aktivitas yang menyenangkan dan efektif untuk membantu anak tumbuh tinggi. Aktivitas ini dapat meningkatkan kekuatan otot kaki dan membantu merangsang pertumbuhan tulang. Ajak anak Anda lompat tali selama 15-20 menit setiap hari.

Baca Juga: Perubahan Mood yang Ekstrim, 7 Ciri Anak Stres Karena Selalu Dimarahi Orang Tuanya

4. Tidur yang Cukup

Tidur yang cukup sangat penting untuk pertumbuhan anak. Saat tidur, tubuh anak memproduksi hormon pertumbuhan yang membantu pertumbuhan tulang dan otot. Pastikan anak Anda tidur 8-10 jam setiap malam.

5. Selalu Menjaga Postur Tubuh Saat Duduk

Postur tubuh yang baik saat duduk dapat membantu menjaga kesehatan tulang belakang dan mencegah anak membungkuk. Ajarkan anak Anda untuk duduk dengan tegak, bahu ke belakang, dan kaki menapak di lantai.

6. Berenang

Berenang merupakan olahraga yang ideal untuk anak karena melatih seluruh otot tubuh dan tidak membebani sendi. Berenang dapat membantu meningkatkan tinggi badan anak dengan merangsang pertumbuhan tulang dan otot. Ajak anak Anda berenang 2-3 kali seminggu.

Baca Juga: 10 Tanda Anak Tumbuh Menjadi Pribadi Ekstrovert, Yuk Pahami Bund

7. Jogging

Jogging merupakan aktivitas fisik yang bermanfaat untuk meningkatkan stamina dan kekuatan otot anak. Jogging juga dapat membantu merangsang pertumbuhan tulang. Ajak anak Anda jogging selama 15-20 menit setiap hari.

8. Minum Susu

Susu kaya akan kalsium dan vitamin D yang penting untuk pertumbuhan tulang. Berikan anak Anda 2-3 gelas susu setiap hari untuk membantu memenuhi kebutuhan kalsiumnya.

9. Aktivitas di Luar Rumah

Aktivitas di luar rumah dapat membantu anak mendapatkan asupan vitamin D dari sinar matahari. Vitamin D penting untuk pertumbuhan tulang dan membantu tubuh menyerap kalsium. Ajak anak Anda bermain di luar rumah selama 1-2 jam setiap hari.

 

Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Life20 April 2024, 07:00 WIB

10 Ciri Orang yang Mengalami Gangguan Kesehatan Mental, Apakah Kamu Salah Satunya?

Orang yang mengalami gangguan kesehatan mental dapat menunjukkan berbagai ciri-ciri, baik secara emosional, perilaku, maupun pikiran.
Ilustrasi - Orang yang mengalami gangguan kesehatan mental dapat menunjukkan berbagai ciri-ciri, baik secara emosional, perilaku, maupun pikiran. (Sumber : Freepik.com)
Food & Travel20 April 2024, 06:00 WIB

Cara Membuat Rebusan Asam Jawa untuk Menurunkan Gula Darah, Ini 8 Langkahnya!

Begini Cara Membuat Rebusan Asem Jawa untuk Menurunkan Gula Darah, Ikuti 8 Langkahnya Yuk!
Asam Jawa. Cara Membuat Rebusan Asem Jawa untuk Menurunkan Gula Darah, Ini 8 Langkahnya! (Sumber : Freepik/jcomp)
Science20 April 2024, 05:00 WIB

Prakiraan Cuaca Jawa Barat 20 April 2024, Cek Dulu Sebelum Berakhir Pekan!

Prakiraan cuaca hari ini Sabtu 20 April 2024, Sukabumi dan sekitarnya.
Ilustrasi - Prakiraan cuaca hari ini Sabtu 20 April 2024, Sukabumi dan sekitarnya. (Sumber : Freepik)
Sukabumi20 April 2024, 00:14 WIB

Usai Lebaran, Pasien Membludak di RSUD Palabuhanratu Sukabumi

Humas RSUD Palabuhanratu Sukabumi sebut pasien yang datang rata-rata mengeluhkan penyakit demam, pencernaan, metabolik, serta penyakit dalam.
Kondisi di sekitar IGD RSUD Palabuhanratu Sukabumi, Jumat (19/4/2024). (Sumber : SU/Ilyas)
Sukabumi Memilih19 April 2024, 23:48 WIB

Yudi Suryadikrama Respon Perundingan Kebonpedes Soal Dukungan Maju Pilkada Sukabumi

Ketua DPC PDIP Kabupaten Sukabumi, Yudi Suryadikrama merespon pernyataan sejumlah kader partai yang memintanya untuk maju dalam kontestasi Pilkada Sukabumi 2024.
Yudi Suryadikrama Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sukabumi | Foto : Ibnu Sanubari
Keuangan19 April 2024, 23:24 WIB

Upaya Bapenda Sukabumi Mudahkan Layanan Perpajakan Bagi Wajib Pajak di Desa

Kepala Bapenda Kabupaten Sukabumi Herdy Somantri mengatakan inovasi tersebut menekankan pentingnya integrasi sistem administrasi pajak daerah dari tingkat desa hingga kabupaten.
Kepala Bapenda Kabupaten Sukabumi Herdy Somantri. | Foto: SU/Ilyas (Sumber : SU/Ilyas)
DPRD Kab. Sukabumi19 April 2024, 22:01 WIB

DPRD Minta Bakesbangpol Usut Penyebab Meninggalnya Peserta Seleksi Paskibraka Sukabumi

Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi Hera Iskandar turut berbelasungkawa atas meninggalnya Kayla Nur Syifa saat mengikuti seleksi Paskibraka.
Jenazah siswi SMAN Negeri 1 Cisaat saat akan diberangkatkan dari RSUD Palabuhanratu menuju rumah duka di Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi, Jumat (19/4/2024). | Foto: SU/Ilyas Supendi
Opini19 April 2024, 21:44 WIB

Menjadi Lelaki Berkualitas: Inspirasi dari Kartini

Sosok Kartini, seorang pejuang kesetaraan gender dari Indonesia pada abad ke-19, memberikan pandangan yang menarik dan relevan, bukan saja bagi perempuan, bahkan bagi kaum laki-laki masa kini.
Dr. Ari Riswanto, M.Pd., MM / Dosen Universitas Linggabuana PGRI Sukabumi/Pengurus DPW Forum shilaturahmi Doktor Indonesia | Foto : Sukabumi Update
Sukabumi19 April 2024, 21:08 WIB

Dinsos Sukabumi Salurkan Program Makan Untuk Lansia Di Tegalbuleud Sukabumi

Dinas Sosial Kabupaten Sukabumi, bantu salurkan program bantuan makanan bagi lanjut usia (Lansia), yang merupakan program Kemensos RI.
Program makan bagi lansia di Tegalbuleud Sukabumi | Foto : Ragil Gilang
Sukabumi19 April 2024, 21:04 WIB

Kronologi dan Dugaan Penyebab Meninggalnya Siswi Sukabumi saat Ikut Tes Seleksi Paskibraka

Berikut kronologi dugaan penyebab meninggalnya Kayla Nur Syifa Siswi Sukabumi peserta seleksi Paskibraka.
Suasana rumah duka Kayla Nur Syifa di Desa Cibentang, Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi, Jumat (19/4/2024). | Foto: SU/Asep Awaludin