Heboh Kasus Selingkuh, Apa Saja Tanda Pernikahan Tidak Berkah? Ini Kata Buya Yahya

Kamis 22 Juni 2023, 16:00 WIB
Heboh kasus Selingkuh, Apa Saja Tanda Pernikahan Tidak Berkah? Ini Kata Buya Yahya | Foto: Istimewa

Heboh kasus Selingkuh, Apa Saja Tanda Pernikahan Tidak Berkah? Ini Kata Buya Yahya | Foto: Istimewa

SUKABUMIUPDATE.com - Tanda pernikahan tidak berkah bisa dikenali oleh setiap pasangan, baik pria maupun wanita. Ini penting guna menjaga keutuhan rumah tangga sekaligus mengantisipasi potensi keretakan hubungan. 

 

Di tengah banyaknya kabar perselingkuhan, apakah itu termasuk tanda pernikahan tidak berkah? Simak penjelasan dari Buya Yahya berikut ini, dikutip via Suara.com!

Baca Juga: 15 Topik Deep Talk dengan Pasangan Selain Cinta, Ngobrol Itu Ada Seninya!

Pernikahan yang membawa berkah tentunya akan membawa kebahagiaan kepada pasangan dan anak-anak. Tanda pernikahan tidak berkah itu ternyata bisa dilihat dan dirasakan. 

Buya Yahya melalui channel YouTube Al-Bahjah TV menjelaskan tanda pernikahan tidak berkah. Penjelasan Buya Yahya mengenai tanda pernikahan berkah menggunakan sebuah analogi yang indah.

Buya Yahya meminta audiens membayangkan ada suami dan sitri pergi bersama ke supermarket. 

Ketika Istri berbelanja dan mengambil gula satu kilo, suami berkata, tambahkan satu kilo lagi. Hal yang sama terjadi ketika berbelanja barang lain.

Selesai memilih barang, suami membayar tagihan di kasir. Sesampai di rumah, setelah sang istri merapikan barang-barang ternyata sang suami meminta istrinya untuk membungkus kelebihan barang belanjaan kemudian mengirimkannya ke rumah orang tua. 

Baca Juga: 5 Tips Agar Pernikahan Awet: Jangan Egois dan Tingkatkan Keintiman

Menurut Buya Yahya, situasi atau rasa pengertian dan perhatian suami terhadap orang tuanya akan meningkatkan rasa sayang istri kepada suami. Ini adalah tanda pernikahan penuh berkah.

Apabila yang terjadi sebaliknya, suami melarang istri untuk memberikan perhatian kepada orang tua dan atau sebaliknya istri melarang memberikan perhatian kepada orang tua setelah menikah, ini adalah tanda pernikahan tidak berkah.

Rumus pernikahan yang penuh berkah menurut Buya Yahya adalah jadikan pasangan menjadi semakin dekat dengan bapak dan ibumu. 

"Hai para Suami,jadikan istrimu semakin dekat dengan bapak dan ibunya. Wahai Istri, jadikan suamimu agar semakin hari semakin baik dengan bapak ibunya. Ini kunci, tolong menolong dalam berbakti," kata Buya Yahya, dikutip Kamis (22/6/2023).

Bahkan sang istri merupakan ahli surga ketika ia mengingatkan suami untuk berbakti kepada orang tua yang sudah meninggal. Lalu, bagaimana jika ketika kita sadar untuk berbakti kepada bapak ibu terjadi saat mereka sudah meninggal? 

Baca Juga: Mengenal Abah Anom, Ulama Sunda Sakti yang Pernah Pesantren di Sukabumi

Buya Yahya berkata, kuncinya sederhana, lakukan tiga hal ini:

  • Bawalah orang tua ke dalam doamu. Kirimkan doa kebaikan untuk mereka dalam setiap kali kita berdoa.
  • Bersedekah dengan rezeki yang kamu miliki. Niatkan sedekah tersebut untuk berbakti kepada kedua orang tua.
  • Berbaik hati kepada orang-orang yang diperhatikan orang tua kita semasa hidupnya. Misalnya, jika orang tua suka memberikan makanan kepada tetangga, teruskanlah kebaikan tersebut. 

Baca Juga: Cara Cek SPT Tahunan Bagi PNS dan Karyawan, NPWP Aktif Wajib Lapor Pajak!

Selain itu juga bersikap baiklah kepada saudara-saudara yang dulu diperhatikan oleh orang tua. Jangan berebut warisan. 

Demikian pesan Buya Yahya untuk menghindarkan kita dari tanda pernikahan tidak berkah.

Sumber : Suara.com/Mutaya Saroh

Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Editor :
Berita Terkait
Berita Terkini
Sukabumi Memilih31 Mei 2024, 00:01 WIB

KPU Pastikan Gunakan Kembali Sirekap untuk Pilkada 2024

KPU sedang menyusun daftar perbaikan untuk fitur di Sirekap agar bisa digunakan kembali pada Pilkada 2024.
Aplikasi sirekap Pemilu dipakai kembali KPU di Pilkada 2024. (Sumber : Istimewa)
Sukabumi30 Mei 2024, 23:25 WIB

3 Kampus di Sukabumi Raih Peringkat Perguruan Tinggi Terpopuler Versi UniRank

UniRank merilis sebanyak 596 Perguruan Tinggi yang memenuhi kriteria seleksi. Dari sejumlah tersebut, tiga diantaranya Perguruan Tinggi yang ada di Sukabumi.
Kampus Universitas Nusa Putra Sukabumi | Foto : Istimewa
Sukabumi30 Mei 2024, 23:20 WIB

Nabung Rp30 Ribu Selama 10 Tahun, Tukang Batu Asal Sukabumi Wujudkan Mimpi Naik Haji

Cerita Abad, tukang batu asal Surade Sukabumi sisihkan penghasilan selama 10 tahun agar bisa mewujudkan mimpinya naik haji.
Kisah tukang batu asal Surade Sukabumi bernama Abad (66 tahun). Menanti hingga 10 tahun untuk bisa mewujudkan mimpinya naik haji. (Sumber : Istimewa)
Sukabumi30 Mei 2024, 22:46 WIB

Replika Gigi Megalodon Surade Sukabumi Hilang dan Patah

Replika ini dibuat sesuai dengan apa yang ditemukan oleh masyarakat Desa Gunung Sungging, bahkan giginya disesuaikan dengan jumlah yang ditemukan, yakni sebanyak 242 buah berjejer pada rahang atas dan bawah.
Replika fosil rahang Megalodon, giginya hilang dan patah | Foto : Ragil Gilang
Sukabumi30 Mei 2024, 22:30 WIB

Rawan Kecelakaan, PU Pasang Rambu Peringatan di Jalan Amblas Simpenan Sukabumi

Dinas PU Kabupaten Sukabumi melalui UPTD PU Wilayah IV Palabuhanratu memasang sejumlah rambu peringatan di jalan amblas yang berada di Simpenan Sukabumi.
Dinas PU Kabupaten Sukabumi pasang rambu peringatan di ruas jalan amblas di Simpenan. (Sumber : Istimewa)
Jawa Barat30 Mei 2024, 22:02 WIB

Kisah Adu Kesaktian Mbah Karang Bolong Melawan Jawara Jongos VOC di Pesisir Sukabumi

Pantai Karang Bolong yang berada diperbatasan Desa Cidahu Kecamatan Cibitung dan Desa Sukatani Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi menjadi saksi pertempuran sengit antara pasukan Belanda dengan keturunan kerajaan Cirebon.
Ilustrasi pertempuran antara Rd.Mas Martanagara alias Mbah Partadilaga atau Mbah Karang Bolong dengan Mbah Brojonoto terjadi dipesisir Pantai Karang Bolong | Foto : Dok Okezone dari Antara
Sukabumi30 Mei 2024, 21:23 WIB

Bahagianya Mak Paraji Warga Surade Sukabumi, Motor Kembali Usai Digondol Maling

Mak Paraji Dede Sumiati kehilangan motor saat tengah diparkirkan di dalam rumah, pada 29 April 2024 lalu. Saat terbangun pada waktu Subuh, motornya sudah hilang digondol maling.
Dede Sumiati (55 tahun) yang berprofesi sebagai Paraji saat mengambil motornya di Mapolres Sukabumi | Foto : Ilyas Supendi
Sukabumi30 Mei 2024, 21:06 WIB

Sembunyikan Sabu di Bungkus Jajanan dan Sedotan, Pria asal Wardoy Sukabumi Ditangkap

Polisi menangkap pengedar narkotika di Wardoy Sukabumi. Sembunyikan sabu di bungkus jajanan dan sedotan.
Barang bukti sabu seberat 10.28 gram yang diamankan polisi dari pria asal Wardoy Sukabumi. (Sumber : Istimewa)
Sukabumi30 Mei 2024, 20:45 WIB

Merasa Kehilangan Motor? Silakan Cek di Mapolres Sukabumi, Berikut Ini Jenisnya

Polres Sukabumi berhasil mengamankan sebanyak 21 unit sepeda motor berbagai merek yang merupakan hasil dari tindak pencurian kendaraan bermotor (Curanmor).
Motor hasil curian diamankan di Mapolres Sukabumi di Palabuhanratu | Foto : Ilyas Supendi
Sukabumi30 Mei 2024, 20:35 WIB

Bertemakan Kearifan Lokal, SDN Cimanggah I Sukabumi Asah Kreativitas Murid Lewat Gelar Karya P5

Murid SDN Cimanggah I Sukabumi gelar karya P5, bentuk implementasi kurikulum merdeka dan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila.
Gelar Karya P5 di SDN Cimanggah I Kota Sukabumi. (Sumber : Website Pemkot Sukabumi)