TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
bankbjb

Diduga Jadi Penyebab Kematian Puluhan Anak, India Akan Selidiki Sirop Obat Batuk

Jumat 7 Okt 2022, 16:30 WIB
Diduga Jadi Penyebab Kematian Puluhan Anak, India Akan Selidiki Sirop Obat Batuk

SUKABUMIUPDATE.com - Pemerintah India memberikan perintah untuk menyelidiki empat sirop obat batuk anak setelah WHO (Organisasi Kesehatan Dunia) mengaitkannya dengan kematian 66 anak di Gambia.

Melansir dari Suara.com, sebelumnya WHO mengatakan anak-anak itu meninggal akibat cedera ginjal dan bahwa organisasi itu menemukan tingkat racun melebihi ambang batas dalam sirop yang diproduksi oleh Maiden Pharmaceuticals.

Baca Juga :

WHO juga menyarankan regulator menghentikan penjualan produk.

photo(Ilustrasi) Sirop Obat Batuk - (iStock)</span

Menurut BBC, berdasarkan pernyataan yang dirilis pemerintah India, regulator obat nasional India memulai investigasi setelah WHO menghubungi mereka pada 29 September.

Regulator juga telah meminta WHO untuk membagikan laporannya yang menjelaskan "hubungan sebab akibat antara kematian yang dilaporkan dan produk medis yang bersangkutan," tambah pernyataan itu.

Temuan WHO, yang diumumkan oleh Direktur Jenderal Tedros Adhanom Ghebreyesus pada hari Rabu, 5 Oktober 2022, muncul setelah sampel dari keempat sirop obat batuk diuji. Obat-obat tersebut adalah Promethazine Oral Solution, Kofexmalin Baby Cough Syrup, Makoff Baby Cough Syrup, dan Magrip N Cold Syrup.

Organisasi kesehatan itu mengatakan analisis laboratorium mengonfirmasi bahwa sirop-sirop yang diuji mengandung dietilen glikol dan etilen glikol dalam jumlah yang melewati ambang batas. Kedua senyawa ini beracun bagi manusia dan dapat berakibat fatal bila dikonsumsi.

WHO menyebut sejauh ini, produk-produk tersebut ditemukan beredar di Gambia tetapi mungkin telah didistribusikan ke negara lain melalui jalur tidak resmi.


Halaman :
BERITA TERPOPULER
Berita Terkini