BP Mektan Jabar Dorong Kompetensi Operator Alsintan untuk Dukung Swasembada Pangan & Perluas Lapangan Kerja

Sukabumiupdate.com
Jumat 31 Jul 2026, 09:51 WIB
BP Mektan Jabar Dorong Kompetensi Operator Alsintan untuk Dukung Swasembada Pangan & Perluas Lapangan Kerja

BP Mektan Jabar saat memberikan pelatihan kepada operator alsintan berupa simulasi penggunaan combine harvester bantuan Kementerian Pertanian di Kabupaten Bekasi. (Sumber Foto: Dok. BP Mektan Jabar)

SUKABUMIUPDATE.com – UPTD Balai Pengembangan Mekanisasi Pertanian (BP Mektan) Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Jawa Barat terus mendorong peningkatan kompetensi masyarakat melalui pelatihan perawatan dan pengoperasian alat dan mesin pertanian (alsintan) sebagai upaya mendukung program swasembada pangan nasional sekaligus membuka peluang kerja baru di sektor pertanian.

Program yang difokuskan di sejumlah wilayah Jawa Barat, termasuk Kabupaten Cianjur, tersebut menjadi salah satu strategi menjawab tantangan berkurangnya jumlah tenaga kerja pertanian akibat minimnya regenerasi buruh tani.

Fenomena generasi muda yang lebih memilih bekerja di sektor industri, menjadi aparatur sipil negara (ASN), maupun merantau ke luar negeri membuat sektor pertanian semakin kekurangan tenaga kerja. Kondisi tersebut berpotensi mengganggu keberlanjutan produksi pertanian sekaligus mempersempit ketersediaan sumber daya manusia yang kompeten di bidang pertanian.

Sebagai langkah konkret, UPTD BP Mektan rutin menyelenggarakan sosialisasi dan pelatihan perawatan serta pengoperasian alat dan mesin pertanian kepada masyarakat. Melalui program tersebut, peserta didorong memiliki keterampilan sebagai operator alsintan profesional yang mampu meningkatkan produktivitas usaha tani sekaligus memperoleh peluang penghasilan yang lebih baik.

Baca Juga: BP Mektan Jabar Tuntaskan Dokumen Mutu & Digitalisasi Arsip, Fondasi Menuju Lab Uji Alsintan Terakreditasi Kian Kuat

Kepala UPTD BP Mektan Jabar Anggi Jingga mengatakan penguatan kompetensi sumber daya manusia menjadi salah satu kunci menghadapi tantangan sektor pertanian saat ini.

“UPTD Balai Pengembangan Mekanisasi Pertanian menghadirkan solusi untuk swasembada pangan nasional dan krisis lapangan pekerjaan dengan mendorong dan melatih kompetensi melalui pelatihan perawatan dan pengoperasian alat mesin pertanian. Langkah ini merupakan bentuk penyelarasan dengan program nasional Bapak Presiden Prabowo Subianto mengenai swasembada pangan dan perluasan lapangan pekerjaan,” ujar Anggi Jingga, Rabu (30/7/2026).

Menurutnya, mekanisasi pertanian tidak hanya berfungsi meningkatkan efisiensi dan produktivitas usaha tani, tetapi juga menciptakan profesi baru yang memiliki prospek menjanjikan, salah satunya operator alat dan mesin pertanian yang membutuhkan keterampilan teknis serta kompetensi khusus.

Dengan semakin banyak masyarakat yang menguasai teknologi pertanian modern, kebutuhan tenaga kerja terampil di sektor pertanian dapat terpenuhi sehingga mampu mendukung peningkatan produksi pangan dan memperkuat ketahanan pangan nasional.

Anggi menambahkan, pelatihan mekanisasi pertanian juga menjadi salah satu cara untuk menarik minat generasi muda agar kembali melihat sektor pertanian sebagai bidang usaha yang modern, produktif, dan memiliki nilai ekonomi yang menjanjikan.

Melalui pelatihan yang berkelanjutan, UPTD BP Mektan Jabar berkomitmen mencetak sumber daya manusia yang kompeten di bidang mekanisasi pertanian. Upaya tersebut diharapkan mampu mempercepat modernisasi sektor pertanian, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memperluas lapangan kerja, serta mendukung terwujudnya swasembada pangan nasional secara berkelanjutan. (adv)

Ditulis Oleh: Riki Saripudin, Staf Humas UPTD BP Mektan Jabar

Berita Terkait
Berita Terkini