DPMPTSP Sukabumi Bidik Investasi Agrobisnis dan Pariwisata untuk Dorong Ekonomi dan Serap Tenaga Kerja

Sukabumiupdate.com
Kamis 16 Jul 2026, 16:12 WIB
DPMPTSP Sukabumi Bidik Investasi Agrobisnis dan Pariwisata untuk Dorong Ekonomi dan Serap Tenaga Kerja

Kepala DPMPTSP Kabupaten Sukabumi, Dede Rukaya. (Sumber Foto: SU/Ilyas)

SUKABUMIUPDATE.com – Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) terus mengintensifkan promosi investasi dengan memprioritaskan sektor-sektor unggulan yang dinilai mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Kepala DPMPTSP Kabupaten Sukabumi, Dede Rukaya, mengatakan sektor agrobisnis yang mencakup pertanian dan perikanan, serta sektor pariwisata menjadi fokus utama dalam upaya menarik minat investor. Kedua sektor tersebut dinilai memiliki potensi besar sekaligus mampu memberikan dampak ekonomi yang luas bagi masyarakat.

"Potensi Kabupaten Sukabumi sangat besar. Karena itu, sektor agrobisnis dan pariwisata menjadi prioritas utama dalam promosi investasi kepada calon investor," ujar Dede kepada sukabumiupdate.com, Kamis (16/7/2026).

Untuk meningkatkan daya tarik investasi, DPMPTSP telah menyiapkan lima strategi utama yang akan dijalankan pada periode 2025–2029. Strategi tersebut dirancang untuk menciptakan iklim investasi yang lebih kompetitif sekaligus mempermudah proses penanaman modal di Kabupaten Sukabumi.

Baca Juga: Raperda Investasi Masuki Tahap Final, DPMPTSP Sukabumi Siapkan Kemudahan bagi Pelaku Usaha

Strategi pertama adalah memperkuat promosi investasi daerah melalui penyediaan peta potensi investasi, keikutsertaan dalam forum investasi tingkat nasional maupun internasional, penyelenggaraan business gathering, pemanfaatan media digital dan media sosial, serta penyusunan materi promosi yang informatif dan menarik.

Selain itu, DPMPTSP juga akan mengoptimalkan pemberian insentif dan kemudahan investasi melalui penyusunan regulasi yang mendukung, pengembangan kawasan industri, serta sosialisasi berbagai fasilitas yang dapat dimanfaatkan investor.

"Kami juga mendorong tersedianya Investment Project Ready to Offer (IPRO) agar proyek-proyek investasi yang telah siap dapat langsung ditawarkan kepada calon investor," jelas Dede.

Di bidang pelayanan, DPMPTSP berkomitmen memperkuat digitalisasi perizinan melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia, pembentukan tim bantuan teknis (help desk) yang responsif, edukasi kepada masyarakat dan pelaku usaha, integrasi sistem layanan, hingga peningkatan kualitas jaringan dan server.

Penguatan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan juga menjadi bagian penting dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif dan berkelanjutan di Kabupaten Sukabumi.

Dede berharap setiap investasi baru yang masuk tidak hanya meningkatkan nilai realisasi investasi daerah, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam menciptakan lapangan kerja dan menggerakkan sektor ekonomi produktif.

"Harapan kami, investasi baru mampu menciptakan lapangan kerja yang lebih luas, menggerakkan sektor-sektor ekonomi unggulan, meningkatkan daya saing daerah, serta memberikan efek berganda terhadap pertumbuhan UMKM dan kesejahteraan masyarakat," katanya.

Ia optimistis, dengan pelayanan perizinan yang semakin cepat, transparan, dan didukung sinergi seluruh pemangku kepentingan, investasi dapat menjadi salah satu motor penggerak pertumbuhan ekonomi Kabupaten Sukabumi.

"Melalui iklim investasi yang kondusif, kami yakin investasi dapat menjadi pilar utama dalam mewujudkan pertumbuhan ekonomi Kabupaten Sukabumi yang inklusif, berkelanjutan, dan berdaya saing," pungkasnya. (adv)

Berita Terkait
Berita Terkini