SUKABUMIUPDATE.com - Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Balai Pengembangan Mekanisasi Pertanian (BP Mektan) Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (Distanhorti) Provinsi Jawa Barat mengikuti Rapat Pimpinan (Rapim) yang dihadiri seluruh jajaran eselon III, eselon IV, serta koordinator fungsional lingkup Distanhorti Jabar di UPTD Balai Benih Kentang, Bandung, Senin (29/6/2026).
Rapat yang dipimpin Kepala Distanhorti Jawa Barat, Dadan Hidayat, tersebut digelar dalam rangka penguatan sumber daya manusia (SDM) dan peningkatan kualitas pelayanan UPTD Balai di lingkungan Distanhorti Jabar.
Dalam rapat tersebut, dibahas roadmap pengembangan UPTD yang mencakup sejumlah strategi penguatan sektor pertanian, mulai dari penerapan pertanian presisi, penguatan SDM, digitalisasi layanan UPTD, pengembangan rekayasa hayati, hingga pencapaian target-target kinerja organisasi.
Selain itu, dipaparkan pula berbagai indikator keberhasilan pembangunan pertanian, di antaranya peningkatan produktivitas per hektare, nilai tambah produk pertanian, jumlah inovasi yang diterapkan, jumlah petani binaan, tingkat kepuasan layanan publik, hingga nilai indeks reformasi birokrasi di lingkungan UPTD.
Baca Juga: Ancaman bagi Integritas dan Kinerja, BP Mektan Jabar Ingatkan ASN Jauhi Judi Online
Sekretaris Distanhorti Jabar, Yanti Hidyatun, turut menyampaikan materi mengenai profil dinas, kondisi demografi, sosialisasi larangan aktivitas perjudian bagi aparatur sipil negara (ASN), serta evaluasi kinerja kelembagaan di lingkungan Distanhorti Jawa Barat.
Kepala Distanhorti Jabar, Dadan Hidayat, menegaskan bahwa UPTD harus bertransformasi menjadi pusat inovasi dan pembelajaran yang mampu mendorong kemajuan sektor pertanian di Jawa Barat.
"UPTD bukan hanya pusat pelayanan, tetapi menjadi pusat inovasi, pembelajaran, dan transformasi pertanian Jawa Barat menuju pertanian modern, berkelanjutan, berdaya saing global, serta mampu meningkatkan produksi tanaman pangan dan hortikultura untuk mewujudkan pertanian yang sejahtera," ujar Dadan.
Suasana rapat pimpinan Distanhorti Jabar yang dihadiri UPTD BP Mektan, Senin (29/6/2026). | Foto: IG Distanhorti Jabar
Menindaklanjuti arahan tersebut, Kepala UPTD BP Mektan Anggi Jingga melalui Ketua Tim Pengembangan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan), Tatang Sulaiman, mengatakan pihaknya telah menyiapkan arah pengembangan balai yang lebih luas dan strategis ke depan.
Menurut Tatang, BP Mektan tidak hanya akan berperan sebagai unit pelaksana teknis daerah, tetapi juga menjadi pusat layanan Alsintan yang terintegrasi.
"Ke depan, UPTD Balai Pengembangan Mekanisasi Pertanian bukan hanya menjadi unit pelaksana teknis daerah, tetapi juga pusat pelayanan alat dan mesin pertanian mulai dari pengujian, pusat adopsi inovasi, hingga menjadi sarana pembelajaran bagi masyarakat dan petani," kata Tatang.
Ia menambahkan, transformasi tersebut merupakan bagian dari upaya mendukung modernisasi pertanian Jawa Barat agar semakin efisien, produktif, dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.
"Tujuannya adalah mendukung transformasi pertanian Jawa Barat menuju pertanian modern, berkelanjutan, dan berdaya saing global," ujarnya.
Melalui rapat pimpinan tersebut, Distanhorti Jabar berharap seluruh UPTD semakin solid dalam meningkatkan kapasitas kelembagaan, mendorong inovasi, serta memperkuat kinerja pelayanan untuk mewujudkan sektor pertanian Jawa Barat yang maju, mandiri, dan berkelanjutan. (adv)





