Jangan Salah Pilih! Bahan Pakaian Ini Bisa Bikin Bau Badan Makin Menyengat

Sukabumiupdate.com
Rabu 19 Agu 2026, 12:00 WIB
Jangan Salah Pilih! Bahan Pakaian Ini Bisa Bikin Bau Badan Makin Menyengat

Ilustrasi bau badan. | (Sumber : Freepik.com)

SUKABUMIUPDATE.com - Cuaca panas membuat tubuh lebih mudah berkeringat. Kondisi ini dapat membuat bau badan lebih mudah muncul, terutama ketika keringat dan kelembaban terperangkap di pakaian.

Selain menjaga kebersihan tubuh, pemilihan bahan pakaian juga penting. Beberapa jenis kain dapat lebih mudah menahan senyawa penyebab bau dibandingkan bahan lainnya. Lalu, bahan pakaian apa saja yang perlu diperhatikan saat cuaca panas?

1. Polyester

Polyester merupakan bahan sintetis yang banyak digunakan pada pakaian sehari-hari dan pakaian olahraga. Bahan ini cenderung memiliki interaksi yang berbeda dengan keringat dan minyak kulit dibandingkan serat alami.

Pakaian polyester yang digunakan setelah aktivitas fisik dapat menghasilkan bau yang lebih kuat dibandingkan pakaian berbahan katun. Karena itu, polyester bisa menjadi bahan yang perlu diperhatikan jika seseorang mudah berkeringat dan mengalami masalah bau badan.

Baca Juga: Biang Keringat di Musim Panas, Kenali Penyebab dan Cara Mencegahnya

2. Nilon atau Polyamide

Nilon atau polyamide juga termasuk bahan sintetis yang sering digunakan dalam pakaian. Bahan ini dapat ditemukan pada berbagai jenis pakaian, termasuk pakaian olahraga.

Ketika digunakan dalam kondisi panas dan banyak berkeringat, kain sintetis seperti polyamide dapat menjadi tempat menempelnya keringat dan mikroorganisme. Kondisi tersebut dapat berkontribusi terhadap munculnya bau tidak sedap pada pakaian.

3. Acrylic

Acrylic merupakan serat sintetis yang sering digunakan untuk pakaian karena sifatnya yang ringan dan mampu mempertahankan bentuk. Namun, bahan ini tidak selalu menjadi pilihan ideal ketika cuaca panas, terutama jika pakaian membuat tubuh terasa gerah.

Ketika panas dan keringat terperangkap di antara kulit dan kain, kondisi lembap dapat membuat pakaian terasa kurang nyaman dan berpotensi memperkuat bau yang tertinggal pada kain.

Baca Juga: Jamal Musiala Pingsan Lagi, Hanya 4 Menit Setelah Masuk Lapangan Bersama Bayern Munchen

4. Spandex atau Elastane

Spandex atau elastane biasanya digunakan sebagai campuran dengan bahan lain agar pakaian menjadi lebih elastis. Bahan ini banyak ditemukan pada pakaian olahraga, legging, dan pakaian yang membutuhkan fleksibilitas.

Karena pakaian yang mengandung spandex umumnya lebih melekat pada tubuh, keringat dapat lebih lama bersentuhan dengan kain dan kulit. Jika pakaian tidak segera dicuci setelah digunakan, bau dapat lebih mudah tertinggal.

Namun, bukan berarti spandex harus dihindari sepenuhnya. Untuk olahraga, bahan elastis dapat memberikan kenyamanan dan keleluasaan bergerak. Yang penting adalah memilih pakaian dengan komposisi yang sesuai dan menjaga kebersihannya.

Tidak berarti semua pakaian berbahan sintetis pasti menyebabkan bau badan. Karakteristik kain, komposisi bahan, jenis aktivitas, jumlah keringat, serta cara mencuci pakaian semuanya dapat mempengaruhi bau yang muncul.

Saat cuaca panas, pilih bahan pakaian yang terasa nyaman dan sesuai dengan aktivitas. Jika mudah berkeringat, perhatikan bagaimana kain terasa ketika lembab dan jangan biarkan pakaian yang sudah basah oleh keringat digunakan terlalu lama.

Dengan memilih bahan pakaian secara lebih cermat, tubuh dapat terasa lebih nyaman dan risiko munculnya bau tidak sedap dari pakaian dapat diminimalkan.

Baca Juga: Thailand Lolos Dramatis ke Final Piala AFF 2026, Singkirkan Singapura dengan Agregat 4-3

Sumber: Berbagai Sumber 

Berita Terkait
Berita Terkini