Distanhorti Jabar Kenalkan Pertanian Cerdas Iklim di Forum Paddy Convention 2026 Malaysia

Sukabumiupdate.com
Senin 26 Jan 2026, 23:28 WIB
Distanhorti Jabar Kenalkan Pertanian Cerdas Iklim di Forum Paddy Convention 2026 Malaysia

Distanhorti Jabar melalui Bidang Penyuluhan saat memberikan materi kepada para peserta Paddy Convention 2026 Malaysia secara daring. (Sumber Foto: IG Distanhorti Jabar)

SUKABUMIUPDATE.com - Pemerintah Provinsi Jawa Barat kembali menunjukkan eksistensinya di level internasional. Mewakili Pemerintah Indonesia, Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Jawa Barat (Distanhorti Jabar) hadir sebagai narasumber dalam forum Paddy Convention 2026 yang diselenggarakan oleh Muda Agricultural Development Authority (MADA), Malaysia, Senin (26/1/2026).

Kepala Bidang Penyuluhan Distanhorti Jabar, Rahmat Hidayat, memaparkan materi bertajuk “Kebijakan dan Praktik Pertanian Ramah Lingkungan dan Berketahanan Iklim di Jawa Barat, Indonesia” secara daring kepada sekitar 300 peserta di Alor Setar, Kedah, Malaysia.

Dalam pemaparannya, Rahmat menekankan bahwa perubahan iklim yang tidak menentu menjadi tantangan nyata bagi ketahanan pangan regional. Sebagai solusi, Jawa Barat telah konsisten menerapkan konsep Climate-Smart Agriculture (CSA) atau pertanian cerdas iklim selama beberapa tahun terakhir.

Baca Juga: Refleksi Longsor Cisarua, Distanhorti Jabar Dorong Penerapan Agroforestry & Konservasi Lahan

Distanhorti Jabar juga berbagi pengalaman sebagai provinsi pionir di Indonesia yang memiliki payung hukum khusus terkait pertanian ramah lingkungan, yakni Peraturan Daerah (Perda) Provinsi Jawa Barat Nomor 11 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Pertanian Organik.

"Adaptasi terhadap cekaman perubahan iklim harus berjalan selaras dengan pelestarian lingkungan. Melalui praktik pertanian organik yang terstruktur secara regulasi, kami berupaya menjaga ekosistem sekaligus produktivitas lahan," jelas Rahmat.

Kegiatan tahunan MADA ini dihadiri oleh jajaran pejabat Kementerian Pertanian dan Keterjaminan Makanan Malaysia, pegawai lingkup MADA, serta para petani dari Kawasan Muda, Malaysia.

Pihak MADA menyampaikan apresiasi tinggi atas partisipasi aktif Pemprov Jabar. Ke depan, kolaborasi antara Jawa Barat dan MADA Malaysia diharapkan dapat melahirkan inovasi nyata, khususnya pada budidaya padi yang berketahanan iklim.

Sinergi lintas negara ini menjadi momentum penting bagi Jawa Barat untuk memposisikan diri sebagai "sumbu inovasi" pertanian di Asia Tenggara, demi mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan dan ramah lingkungan. (adv)

Sumber: Instagram Distanhorti Jabar

Berita Terkait
Berita Terkini