Alami Fobia Sosial? Berikut 6 Cara Mengatasinya

Kamis 22 September 2022, 11:45 WIB

SUKABUMIUPDATE.com - Fobia Sosial atau bisa disebut juga social anxiety, merupakan situasi seseorang yang mengalami kecemasan atau gugup ketika berhadapan dengan banyak orang.

Gangguan kecemasan itu biasanya akan membuat penderitanya selalu menarik diri dari lingkungan sosialnya. Secara tidak langsung pengidap fobia sosial akan menghambat rutinitasnya sehari-hari.

photoIlustrasi Sering Merasakan Kecemasan - (Unplash.com)</span

Hal tersebut tentu saja sangat mengganggu, seperti dilansir  Cleveland Clinic oleh Tempo.co, inilah beberapa cara untuk mengatasi kecemasan sosial.

Baca Juga :

1. Berlatih Berbicara di Depan Umum

Bagi Anda yang memiliki gangguan kecemasan sosial ringan hingga sedang, mungkin hal itu tidak terlalu menyebabkan serangan panik sehingga menemukan cara untuk berlatih berbicara di depan umum adalah pendekatan yang baik.

2. Cobalah Terapi Perilaku Kognitif

Di antara berbagai jenis psikoterapi yang tersedia, terapi perilaku kognitif yang melibatkan perubahan cara berpikir dan perasaan tentang suatu situasi dapat membantu mengubah perilaku dan membantu untuk mendekati kecemasan sosial.

3. Cobalah Perkenalkan Diri pada Situasi yang Memicu Kecemasan Secara Bertahan

Identifikasi situasi sosial tertentu yang ditakuti dan tingkatkan dari skenario yang lebih mudah ke skenario yang lebih sulit sambil mempraktikkan teknik relaksasi sehingga Anda dapat menoleransi kecemasan. Misalnya, jika takut pada kelompok besar, lebih sering menghindari aktivitas kelompok, mulailah dengan pergi keluar bersama teman satu lawan satu, lalu dengan kelompok kecil hingga terbiasa.

4. Meminta Bantuan

Mungkin memalukan untuk mengakui kepada orang-orang terdekat bahwa Anda cemas dalam situasi sosial dan mungkin membutuhkan bantuan. 

Namun, memberi tahu teman atau orang yang dicintai jika memerlukan dukungan ekstra dapat menjadi dorongan besar.

5. Cobalah Menghargai Apa yang Dimiliki

Menurut Verywellmind, meskipun telah diperlakukan dengan buruk dalam social anxiety, mungkin ada banyak hal dalam hidup yang bisa disyukuri. Luangkan waktu untuk mengungkapkan rasa syukur atas apa yang dimiliki.

6. Tertawa

Terkadang orang dengan fobia sosial menghabiskan begitu banyak waktu untuk khawatir dan resah sehingga penderita lupa untuk tertawa dan bersenang-senang. 

Kapan terakhir kali menonton film lucu yang membuat tertawa terbahak-bahak? Siapa orang terakhir yang membuatmu tertawa? Cobalah untuk membawa lebih banyak tawa ke dalam hidup.

Baca Juga :

SUMBER: TEMPO.CO

Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Berita Terkini
Figur22 Mei 2024, 16:18 WIB

Dompet Dhuafa Lahirkan Wanita Tangguh, Yuyum Susilawati Kuliahkan Anak dari Beternak

Yuyum hanya sebagian kecil dari mayoritas mitra laki-laki yang mengelola ternak pada umumnya.
Yuyum Susilawati berasal dari Sukabumi. | Foto: Dompet Dhuafa
Food & Travel22 Mei 2024, 16:15 WIB

5 Pantai Terindah yang Wajib Kamu Kunjungi Saat Liburan ke Ujunggenteng Sukabumi

Liburan ke Pantai-pantai di Ujunggenteng adalah hal yang menarik dan wajib dikunjungi saat liburan.
Pantai Karang Gantungan - Liburan ke Pantai-pantai di Ujunggenteng adalah hal yang menarik dan wajib dikunjungi saat liburan. (Sumber : Instagram/@a_pennn)
Inspirasi22 Mei 2024, 16:00 WIB

Bangun Personal Branding, 11 Tips Cepat Mendapatkan Pekerjaan bagi Fresh Graduate

Tips Cepat Mendapatkan Pekerjaan bagi Fresh Graduate: Sesuaikan Surat Lamaran: Tulis surat lamaran yang disesuaikan untuk setiap posisi. Jelaskan mengapa Anda tertarik pada perusahaan dan bagaimana keterampilan Anda cocok untuk pekerjaan itu.
Ilustrasi. Menganggur, Tips Cepat Mendapatkan Pekerjaan bagi Fresh Graduate (Sumber : Pexels/TimGouw)
Nasional22 Mei 2024, 15:30 WIB

Inilah Daftar Pasal Kontroversial RUU Penyiaran yang Diprotes Jurnalis Sukabumi

Sejumlah pasal dalam draf Revisi Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2002 tentang Penyiaran atau RUU Penyiaran menuai polemik.
Aksi para jurnalis Sukabumi menolak RUU Penyiaran di depan Gedung DPRD Kota Sukabumi, Rabu (22/5/2024) | Foto : Asep Awaludin
Keuangan22 Mei 2024, 15:03 WIB

Sinergi BJBS KCP Palabuhanratu, MKKS dan LW Doa Bangsa dalam Penguatan Ekonomi Syariah

Bank BJB Syariah KCP Palabuhanratu menginisiasi pertemuan dengan pengurus Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Rayon Palabuhanratu Kabupaten Sukabumi, Selasa (21/5/2024).
Pertemuan dan silaturahmi BJBS KCP Palabuhanratu, MKKS dan LW Doa Bangsa membahas Penguatan Ekonomi Syariah | Foto : Ist
Sukabumi22 Mei 2024, 15:02 WIB

Tolak Revisi UU Penyiaran, Jurnalis Sukabumi Paparkan Pasal Bermasalah di Depan DPRD

Para orator menegaskan revisi UU Penyiaran akan mempersempit ruang gerak jurnalis.
Aksi unjuk rasa jurnalis menolak revisi UU Penyiaran saat menuju depan gedung DPRD Kota Sukabumi di Jalan Ir H Juanda, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi, Rabu (22/5/2024). | Foto: Istimewa
Inspirasi22 Mei 2024, 15:00 WIB

Lowongan Kerja Sebagai Chef & Lifeguard, dengan Penempatan di Sukabumi

Apabila kamu tertarik dengan lowongan kerja ini, segera daftarkan diri sekarang juga!
Lowongan Kerja Sebagai Chef & Lifeguard, dengan Penempatan di Sukabumi (Sumber : Istimewa)
Life22 Mei 2024, 14:45 WIB

6 Pantai Angker yang Punya Cerita Mistis di Indonesia, Salah Satunya di Sukabumi

Indonesia selain memiliki keindahan alamnya, tetapi juga mempunyai cerita mistis dibaliknya yang terletak di daerah pantai. Bahkan sejarah dari pantai tersebut memiliki keangkeran cukup seram
Ilustrasi Pantai angker yang punya cerita mistis di Indonesia (Sumber : Pexels.com/@arnaudaudoin)
Jawa Barat22 Mei 2024, 14:42 WIB

Jadi Kuli Bangunan di Bandung? Foto Pegi Alias Perong DPO Kasus Vina Cirebon Beredar

Bersama 2 lainnya, Perong menjadi DPO selama 8 tahun, setelah dinyatakan kabur pasca pembunuhan dan pemerkosaan vina serta kekasihnya Eki pada 2016.
Foto pria yang disebut sebagai Pegi alias perong beredar pasca penangkapan di Bandung (Sumber: istimewa)
Sehat22 Mei 2024, 14:30 WIB

Berapa Seharusnya Kadar Asam Urat yang Normal? Simak Penjelasannya Disini

Kadar asam urat yang tinggi (hiperurisemia) mungkin disebabkan oleh peningkatan produksi atau penurunan pembersihan asam urat dari dalam tubuh.
Ilustrasi - Kadar asam urat yang tinggi (hiperurisemia) mungkin disebabkan oleh peningkatan produksi atau penurunan pembersihan asam urat dari dalam tubuh. (Sumber : Freepik.com/@stefamerpik)