SUKABUMIUPDATE.com - Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dari Fraksi Gerindra, Teddy Setiadi, menyerap sejumlah aspirasi masyarakat saat melaksanakan Reses Ke-2 Tahun Sidang 2026 di Kampung Babakan Peundeuy RT 03/RW 02, Desa Bojongkokosan, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, Rabu (3/6/2026).
Dalam pertemuan tersebut, sejumlah warga dan perwakilan lembaga menyampaikan kebutuhan yang dinilai menjadi prioritas, mulai dari perlengkapan Sekolah Sepak Bola (SSB), fasilitas Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), hingga usulan sarana pendidikan.
Salah satu aspirasi yang mengemuka berasal dari pengelola SSB yang mengajukan bantuan kostum tim dan bola untuk menunjang kegiatan pembinaan sepak bola usia dini.
Menanggapi hal tersebut, Teddy meminta pengurus SSB untuk berkoordinasi dengan pihak terkait guna menginventarisasi kebutuhan yang diperlukan.
Baca Juga: Geopark dan Infrastruktur Jadi Andalan, Bapperida Sukabumi Perkuat Kolaborasi dengan Bappenas
"Kalau bolanya nanti coba komunikasi dengan Disparbudpora. Nanti ada Pak Sindu di situ. Saya catat berapa kebutuhan bola," kata Teddy saat dialog bersama warga.
Menurut pengurus SSB, kebutuhan kostum tim menjadi salah satu prioritas untuk mendukung kegiatan latihan dan pertandingan yang diikuti para pemain usia muda.
Selain aspirasi dari bidang olahraga, dalam reses tersebut juga muncul usulan dari PAUD yang membutuhkan sarana penunjang kegiatan belajar mengajar.
Teddy meminta pengelola PAUD menyusun proposal yang memuat kebutuhan secara rinci agar dapat ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku.
Baca Juga: Mantan Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana Ditahan Kejagung
"PAUD-nya namanya apa, kebutuhannya apa, buatkan proposalnya. Ditandatangani dan dilengkapi dokumennya supaya bisa dimasukkan ke SIPD," ujarnya.
Pada kesempatan itu, Teddy juga menyampaikan bantuan untuk kebutuhan meja PAUD sebesar Rp3 juta yang akan direalisasikan secara langsung.
Sementara untuk kebutuhan SSB, ia juga memberikan bantuan sebesar Rp3 juta yang dapat digunakan untuk mendukung pengadaan perlengkapan yang dibutuhkan.
Dalam dialog tersebut, turut disampaikan usulan dari pihak sekolah terkait kebutuhan sarana pendidikan. Namun, Teddy menjelaskan bahwa usulan yang berkaitan dengan pembangunan atau fasilitas sekolah perlu diajukan melalui mekanisme aspirasi dan diinput ke dalam Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD).
"Proposalnya lengkapi dan silakan koordinasi dengan Bu Kades supaya bisa diinput dan dimasukkan di SIPD," katanya.(adv)




