SUKABUMIUPDATE.com- Lionel Messi angkat suara setelah kekalahan Argentina dari Spanyol di final Piala Dunia 2026 dengan skor 1-0. Lionel Messi gagal membawa Argentina merengkuh trofi kedua secara beruntun. Lawan La Albiceleste, Spanyol bukan tim sembarangan, Mikel Merino cs menjadi tim yang minim kebobolan sepanjang Piala Dunia 2026.
Setelah laga tersebut, Lionel Messi menyampaikan pesan pada para pendukung dan pemain di media sosialnya, selain itu dirinya merasa sakit hati karena gagal memberikan gelar untuk Argentina dan mengakui kehebatan Spanyol.
“Rasa sakitnya sangat besar , dan butuh waktu untuk menyembuhkan luka ini. Tapi saya juga memilih untuk mengingat semua hal baik. Saya akan mengingat pertandingan-pertandingan di mana kami berjuang keras, memberikan semua yang kami miliki, dan itu akan selalu bersama kami. Saya akan mengingat dukungan dari seluruh negara, yang, bersama dengan kerja keras dan dedikasi kelompok ini, membantu kami kembali, sekali lagi, menjadi salah satu tim terbaik di dunia. Saat ini, sulit untuk menghargai apa yang telah kami raih, tetapi kelompok ini telah mencapai dua final Piala Dunia berturut-turut,” ujarnya dilansir dari diario.as
Baca Juga: FIFA Guyur Spanyol Rp897,3 Miliar Usai Juara Piala Dunia 2026, Masih di Bawah Anggaran MBG
Pemain asal Inter Miami tersebut memberikan apresiasi pada para pendukung Argentina karena telah memberikan dukungan sepanjang turnamnen.
“Terima kasih dari lubuk hati saya yang terdalam atas setiap pesan dan setiap kata dukungan. Sekali lagi, kita berhasil bersatu sebagai sebuah negara, dipersatukan oleh kebanggaan yang luar biasa sebagai warga Argentina,” tambahnya.
Messi mengalami rasa kecewa yang begitu besar setelah kalah di final Piala Dunia untuk yang kedua kalinya, di laga tersebut Argentina harus bermain dengan 10 pemain setelah Enzo Fernandez diusir wasit dan memaksa laga berlanjut ke babak perpanjangan waktu, sebelum akhirnya gol Ferran Torres memupuskan harapan Argentina dan Lionel Messi.
Lionel Messi terus berusaha menciptakan keajaiban bagi Argentina seperti saat menghadapi Cape Verde, Mesir, Swiss, dan Inggris di babak sebelumnya, namun hal tersebut tak kembali terjadi. Dia mengakhiri pesannya dengan mengucapkan selamat kepada Spanyol. “Saya juga ingin mengucapkan selamat kepada Spanyol atas kemenangan mereka di kejuaraan ini,” tutupnya.
Setelah kegagalan tersebut, banyak yang mempertanyakan masa depan Lionel Messi di Timnas Argentina. Meskipun telah menginjak usia 39 tahun, dirinya tetap menjadi pahlawan tim dan kabarnya akan segera membuat keputusan dalam waktu dekat.
Dalam banyak hal, masa depan Lionel Scaloni juga diyakini akan berjalan seiring dengan keputusan Lionel Messi. Langkah berikutnya sang megabintang akan sangat bergantung pada seberapa besar motivasi dan hasratnya untuk terus bersaing setelah menelan kekalahan pahit tersebut. Meski demikian, dengan Copa América 2028 yang akan digelar di Amerika Serikat, masih terbuka peluang bahwa perjalanan Messi bersama Timnas Argentina belum benar-benar berakhir.
Sumber: dari berbagai















