Bidang Industri Kabupaten Sukabumi Kembangkan Lima Sentra Unggulan

Selasa 07 Feb 2017, 09:57 WIB
Bidang Industri Kabupaten Sukabumi Kembangkan Lima Sentra Unggulan

SUKABUMIUPDATE.com – Bidang Perindustrian pada Dinas Perindustrian dan Energi Sumber Daya Mineral  (DPESDM) Kabupaten Sukabumi, pada tahun 2017 ini fokus mengembangkan lima sentra industri. Kelima sentra itu yakni,  industri logam, batu ali, olahan ikan, gula merah dan sandal telah mampu menyerap tenaga kerja.

Kepala Bidang Perindustrian Jajat Sudrajat kepada sukabumiupdate.com, Selasa (7/2), menerangkan, kelima sentra industri tersebut merupakan andalan bagi Kabupaten Sukabumi. "Kelima sentra industri ini memiliki karakter masing-masing yang mampu menghasilkan nilai saing daerah," ungkap Jajat.

Ia mengatakan, sebagai sentra logam, pelaku IKM logam Sukabumi bukan hanya menapak persaingan di kancah pasar bebas. Namun persaingan lokal pun sudah semakin ketat dengan hadirnya industri besar. “Kelemahan IKM mereka belum menguasai manajemen usaha. Berbeda dengan industri kecil yang memang sudah menyiapkan SDM,” pangkas dia.

Untuk memantapkan manajemen usaha, sambung dia, Bidang Industri terus mendorong para pelaku IKM berkarya dan mengikuti pelatihan lanjutan. "Pelatihan manajemen industri ini mencakup semua aspek. Sumber Daya Manusia, manajemen niaga, keahlian, dan lain sebagainya,” tutur Jajat.

Manajemen usaha ini bertujuan semakin meningkatkan profesinalisme pelaku usaha dalam menghadapi persaingan. “Semua aspek yang disebutkan tadi, mencakup pengenalan teknologi,” papar dia.

Industri Sendal asal Sukabumi, tambah dia, sudah merupakan salah satu andalan produk Kabupaten Sukabumi. Permintaan pasar akan produk sendal Sukabumi sudah semakin meningkat dibadningkan tahhun sebelumnya.

Sementara potensi gula merah baik yang terbuat dari aren dan kelapa sangat menjanjikan dalam peningkatan ekonomi rakyat. Produksi gula merah asal Kabupaten Sukabumi sudah mampu untuk memenuhi kebutuhan pasar lokal.

BACA JUGA:

Raperda Kawasan Industri di Sukabumi Sedang Digodok

Ada Sentral Industri Konveksi Cibolang yang Butuh Perhatian Pemkab Sukabumi

Gubernur Aher Gelorakan Industri Pengolahan

Ia tidak menampik masih ada kendala dalam pengelolaan gula merah. Dan salah satu terobosan yang akan dilakukan oleh Bidang Industri, ujar dia, melakukan penelitian terhadap kulit manggis, untuk dijadikan bahan pengawet alami pada produk makanan.

“Kami sedang kembangkan penelitian terhadap kulit manggis untuk menjadi bahan pengawet makanan. Penelitian ini kami lakukan dengan melibatkan peserta Tenaga Penyuluh Lapangan (TPL) yang ada di

Bidang Perindustrian. Dari hasil penelitian ini, kita menemukan senyawa kulit manggis yang telah menjadi tepung memiliki kemampuan mengawetkan makanan. Dan kami tengah menguji masa ketahanannya,” terangnya.

Hanya saja, kata dia, karena penelitian ini belum masuk program kerja, Bidang Perindustrian belum  mengembangkan secara serius. “Ini baru permulaan. Dan kalau memang nantinya tepung kulit manggis ini terbukti bagus sebagai bahan pengawet alami, silahkan swasta mengembangkannya,” katanya.

Sementara dari sentra batu ali, papar dia, Kabupaten Sukabumi merupakan salah satu sentra terbaik dalam hal pengelolaan batu. Bahkan, kata dia, banyak daerah lain mengirimkan perajin untuk belajar ke Kabupaten Sukabumi. "Terkadang daerah  lain meminta tenaga Bidang Industri untuk melatih para perajin," tandasnya.

Tingginya potensi hasil tangkap ikan, juga merupakan peluang pengembangan pengolahan ikan. Sehingga masyarakat atau nelayan tidak hanya menjual ikan mentah. Namun mengembangkan menjadi ikan olahan. "Dengan pengolahan itu, maka nilai jual akan lebih tinggi," sebut dia.

Selain itu, ungkap dia, kelima sentra ini bukan hanya menjanjikan peningkatan taraf hidup bagi pelakunya. Namun telah mampu menyerap tenaga kerja. "Multy effect player dari kelima sentra indusri ini sangat terasa," katanya

Editor :
Berita Terkini