SUKABUMIUPDATE.com - Liliyuran, merupakan sebuah seni dan tradisi saling membantu sesama warga dalam menggarap sawah atau ladang. Tradisi ini masih dipegang teguh khususnya warga Pajampangan, bagian Selatan Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.
Liliyuran sangat membantu percepatan mengerjakan sawah. mengingat sebagian besar warga Kampung Gehol adalah petani. Dengan liliyuran, pekerjaan yang seharusnya bisa sampai seminggu dapat selesai hanya dalam sehari. Hal ini dikatakan seorang petani Dudun (45), warga Kampung Cinyumput RT 02/06, Desa Mekarsari Kecamatan Ciracap.
Menurut Dudun, bukan hanya warga Kecamatan Ciracap saja yang masih memegang teguh tradisi liliyuran ini. “Di wilayah Kecamatan Surade, tradisi ini masih berjalan dengan baik, walau sebagian warga ada yang telah meninggalkan tardisi leluhur ini,†bertutur kepada sukabumiupdate.com, Selasa (7/2).
BACA JUGA:Â
Ngabungbang, Tradisi Sakral Pencak Silat di Kabupaten Sukabumi
Mengenal Ritual Ngaseuk Pare, Penanda Tanam Padi Adat di Kasepuhan Sinar Resmi Sukabumi
Dog Dog Lojor Seni Tradisi Ciptagelar yang Sakral
Liliyuran memiliki keunikan tersendiri. Dilihat kontinuitas dalam pelaksanaannya. Jika peserta liliyuran adalah sepuluh orang, maka bisa dipastikan dalam waktu tertentu, biasanya dalam masa tanam, kesepuluh orang tersebut akan berkeliling ke ladang atau sawah mereka.
â€Contohnya, jika hari Senin kesepuluh orang tersebut menggarap sawah si A, maka sembilan hari kemudian mereka akan menggilir sawah masing-masing,†ujar Dudun lebih jauh.
Dengan gotong royong ini, ujar dia,  masa tanam serta masa panen sawah atau ladang mereka akan terhitung serentak. Senada dengan masa tanam, masa panenpun akan diisi dengan liliuran juga. â€Saat masa panen, warga yang ikut liliyuran akan berkeliling pula ke sawah atau ladang warga lainnya,†pungkasnya.
Di tempat terpisah, Sudrajat (54) warga Kampung Kateu, Kelurahan/Kecamatan Surade mengatakan, tradisi liliyuran ini sudah mulai berkurang. Ia mengatakan sudah tidak banyak peran aktif masyarakat mempertahan tradisi tersebut. “Padahal tradisi ini sangat memudahkan, dan meringankan beban petani,†katanya.
