Wartawan Sukabumi Kecewa, Menhuk HAM Ngacir Saat Ditanya Soal Penyadapan

Sabtu 04 Feb 2017, 11:15 WIB
Wartawan Sukabumi Kecewa, Menhuk HAM Ngacir Saat Ditanya Soal Penyadapan

SUKABUMIUPDATE.com - Alasan padatnya jadwal hari ini, Sabtu (4/2), Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menhuk HAM) Republik Indonesia, Yasona H Laoly, menolak wawancara dengan media terkait penyadapan dan simpang siurnya data jumlah warga negara asing (WNA) asal Cina.

"Maaf ya, saya ada undangan dulu di Bandung," ungkap Yassona kepada sejumlah wartawan, saat membuka usaha industri peternakan sapi di Lembaga Pemasayarakatan Warungkiara, Kabupaten Sukabumi, Sabtu sore.

Sambil berlalu memasuki mobil dinas nopol RI 25, Menhuk HAM langsung ngacir bersama rombongan. Para awak media yang setia menunggu hingga acara tuntas pun harus kecewa, lantaran sebelumnya dijanjikan untuk wawancara. Namun usai makan, sang menteri langsung pergi.

"Katanya kita disuruh nunggu sama ajudan protokol di sini. Sudah nunggu lama malah dibatalkan," ungkap Rendi Rustandi jurnalis Radar Sukabumi dengan nada kecewa.

Editor :
Berita Terkini