Fakta Medis Kasus Raya, Balita Sukabumi Meninggal karena Infeksi Cacing dan TB
Fakta medis terungkap, Raya, balita asal Kabandungan Sukabumi meninggal dunia karena infeksi cacing gelang yang diperparah tuberkulosis.
Fakta medis terungkap, Raya, balita asal Kabandungan Sukabumi meninggal dunia karena infeksi cacing gelang yang diperparah tuberkulosis.
Kades Cianaga Sukabumi Wardi Sutandi menyatakan siap memenuhi panggilan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) terkait kasus balita bernama Raya yang meninggal akibat penyakit cacingan.
Balita 3 tahun asal Kabandungan Sukabumi meninggal dunia karena cacingan. Gubernur Jabar Dedi Mulyadi prihatin dan pertimbangkan sanksi untuk pemerintah desa terkait.
Dari identifikasi awal, korban mengalami kecelakaan tunggal dan ditemukan tidak jauh dari jalur pematang sawah, diketahui bukan jalur umum untuk kendaraan bermotor.
Untuk akselerasi pembangunan kawasan Agroindustri Kabandungan, Pemkab Sukabumi berencana gandeng Bank Indonesia Perwakilan Jabar.
Material longsor menyebabkan kerusakan sedang pada rumah Mardi.
Ribuan paket makanan bergizi gratis dibagikan Korem 061/Sk untuk anak sekolah di Kabandungan Sukabumi.
Pria bertopi terekam CCTV maling motor di Kabandungan Sukabumi. Korban lapor polisi.
Pembangunan kawasan agribisnis holtikulutra ini akan membuka peluang terbangunnya akses ekonomi di Kadalbadung Sukabumi.
Berikut kronologi hilangnya Listiani, ibu muda asal Kabandungan Sukabumi yang dilaporkan sudah sepekan hilang.
Kebakaran melanda dua rumah di Kabandungan Sukabumi pada Jumat (15/3/2024) siang. Satu unit rumah panggung hangus tinggal rangka.
BMKG menyatakan Gempa Bumi Tektonik secara beruntun kembali mengguncang wilayah Gunung Salak Sukabumi pada Sabtu 30 Desember 2023.
Gempa bumi Tektonik terjadi 3 kali di utara Kabupaten Sukabumi pada Rabu (27/12/2023) malam, terasa di Kecamatan Kabandungan.
Berikut rincian rumah di Kabandungan Sukabumi yang rusak terdampak Gempa Gunung Salak.
Puluhan warga Desa Cipeuteuy Kabandungan Sukabumi memilih tidur di tenda akibat trauma gempa Gunung Salak yang beruntun.
BPBD Kabupaten Sukabumi merilis data sementara terkait dampak gempa berkekuatan M 4,6 di wilayah Kecamatan Kabandungan, Kamis (14/12/2023).
Camat Kabandungan Yuki Ramdan Priana masih mendata jumlah rumah rusak.
Magnitudo terbesar 4.6 dan terkecil 1.7 yang menyebabkan beberapa rumah rusak.
BPBD mendirikan dua tenda darurat sebagai lokasi pengungsian atau evakuasi warga.
BNPB menyebut gempa darat Bogor M 4,0 berdampak ke sejumlah wilayah di Kabupaten Bogor dan Kabupaten Sukabumi.