Gunung Anak Krakatau Erupsi Lagi, Siaga Level III Dilarang Mendekat Radius 5 Km
Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi 20 Oktober 2026, Ini Laporan Aktivitasnya.
Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi 20 Oktober 2026, Ini Laporan Aktivitasnya.
Gunung Anak Krakatau Erupsi pada Minggu 18 Oktober 2026.
Gunung Anak Krakatau erupsi pada hari Jumat, 09 Oktober 2026.
Dua Kali Erupsi, Gunung Anak Krakatau Masih Aktif Senin Malam.
Dapur magma Gunung Anak Krakatau yang tergolong dangkal berada di kedalaman kurang dari 10 kilometer dari puncak gunung.
Kemunculan daratan baru disekitar Gunung Anak Krakatau disebut-sebut sebagai kelahiran dari Cucu Krakatau.
Urutan peristiwa ini kira-kira dimulai dari erupsi besar GAK pada 3 September 2026.
Operasi pencarian 5 jurnalis dan 3 awak kapal Arupadhatu I yang hilang di perairan Gunung Anak Krakatau, Selat Sunda, resmi dihentikan di hari ke-10. Basarnas beralih ke pemantauan pasif.
Terungkap, Magma Anak Krakatau Lebih Dalam dan Panas Dibanding Krakatau Terdahulu.
Solidaritas jurnalis Sukabumi untuk lima wartawan yang hilang kontak saat menjalankan tugas peliputan erupsi Gunung Anak Krakatau.
Paparan abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau yang terjadi pada Sabtu, 5 September 2026, tidak hanya mengganggu kualitas udara saja, tapi juga dapat menempel pada kulit, rambut, serta pakaian.
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Bergerak ke Selatan hingga Barat Laut, BMKG Ingatkan Gangguan Jarak Pandang.
Kepala Jaga Harian Kantor Basarnas Lampung Deni Kurniawan membenarkan adanya kapal yang ditumpangi wartawan hilang kontak saat menuju Gunung Anak Krakatau.
Imbas erupsi Gunung Anak Krakatau yang abunya menyebar ke sejumlah daerah termasuk Sukabumi, Dispar Kabupaten Sukabumi meminta wisatawan yang tengah berlibur waspada dan utamakan keselamatan.
Abu Vulkanik Anak Krakatau Menjauh, Siswa di Kota Sukabumi Kembali Belajar Tatap Muka.
Bukan Libur! Siswa Sukabumi PJJ akibat Abu Vulkanik, Guru Tetap Masuk Sekolah.
Erupsi yang terjadi bersamaan ini murni dikarenakan masing-masing sistem vulkanik memang telah berada pada tahap kritis akumulasi tekanan fluida dan magma di dalamnya.
Eki menambahkan, “Kami juga meminta warga untuk tidak panik dan selalu mengikuti informasi resmi dari BPBD atau PVMBG. Hindari hoaks yang dapat menimbulkan kepanikan.”
Dentuman Misterius Hebohkan Bandung, BMKG: Bukan Gempa, Ada Anomali Terekam.
Suara dentuman dan getaran dialami warga di Jabar hingga Banten.