SUKABUMIUPDATE.com - Gunung Anak Krakatau kembali mengalami erupsi pada Senin (5/10/2026) malam. Berdasarkan laporan pengamatan, erupsi terjadi dua kali dalam rentang waktu sekitar 15 menit.
Erupsi pertama tercatat terjadi pada pukul 20.13 WIB. Dalam laporan pengamatan yang dibuat Muhammad Dika Nurzaman, tinggi kolom erupsi tidak teramati. Saat laporan tersebut dibuat, erupsi masih berlangsung.
Selanjutnya, erupsi kembali terjadi pada pukul 20.28 WIB. Berdasarkan laporan pengamatan yang dibuat Amri Puji Hidayatul Muslikhin, erupsi pada pukul 20.28 WIB tersebut terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 33 milimeter dan durasi selama 61 detik.
Baca Juga: Pekerja Tambal Ban di Baros Sukabumi Dibacok 2 Pria Bercadar, Korban Alami 49 Jahitan
Dalam laporan pengamatan tersebut, masyarakat, pengunjung, wisatawan, maupun pendaki direkomendasikan untuk tidak mendekati Gunung Api Anak Krakatau atau melakukan aktivitas dalam radius 2 kilometer dari kawah aktif.
Rekomendasi tersebut diberlakukan sebagai langkah kewaspadaan terhadap aktivitas erupsi Gunung Api Anak Krakatau.















