Tanah di Bantargadung Labil Terus Bergerak, Bupati Sukabumi: “Sudah Tak Bisa Dihuni”
Tanah Terus Bergerak di Cijambe, Bupati Sukabumi Siapkan Relokasi: “Kelihatannya Sudah Tak Bisa Dihuni”
Tanah Terus Bergerak di Cijambe, Bupati Sukabumi Siapkan Relokasi: “Kelihatannya Sudah Tak Bisa Dihuni”
Tanah Masih Labil di Cijambe Bantargadung dan Kini Meluas, Ratusan Warga Terpaksa Bertahan di Tenda Pengungsian.
Selain satu rumah yang ambruk, beberapa bangunan lain dilaporkan mengalami retakan cukup serius.
Warga di Kecamatan Jampangtengah Sukabumi, Hingga 9 Bulan Lamanya Menanti Janji Relokasi yang Telah Diucapkan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM).
Penyintas bencana Kampung Gempol, Desa Cikadu, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, terpaksa harus kembali tinggal dirumah lama mereka akibat pergerakan tanah.
Ruang kelas di Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, mengalami keretakan parah akibat pergerakan tanah. Meski kondisi bangunan membahayakan, ruang kelas tersebut masih digunakan untuk kegiatan belajar mengajar.
Oman, penyintas yang kini tinggal di masjid, mengungkapkan kekecewaannya.
Kampung Karikil berbatasan langsung dengan Kampung Nangewer.
Ruhendi kini menumpang di rumah saudaranya bersama istri dan dua anak.
Jika hujan, tanah merah berubah lumpur, mempertegas sulitnya kehidupan di sana.
Satu rumah warga mengalami kerusakan dan satu lainnya terancam.
Relawan Sehati membangun rumah hunian sementara (Huntara) bagi warga terdampak bencana longsor dan pergerakan tanah yang terjadi pada 4 Desember 2024 di Kecamatan Kalibunder, Kabupaten Sukabumi.
Kondisi belajar jauh dari kata nyaman.
Awalnya jumlah pengungsi mencapai 987 jiwa dari 291 keluarga.
Jalan baru ini memiliki panjang kurang lebih 200 meter dengan lebar 6 meter.
Heri menyebut data kerusakan menunjukkan dampak yang lebih luas.
Kepala Desa Gunung Karamat menyebut jumlah rumah terdampak adalah 29 unit.
Pemerintah Kabupaten Sukabumi telah menyiapkan lahan untuk relokasi. Tanah milik pemerintah daerah di Pasir Goong, Desa Cikadu.
Warga terdampak pergerakan tanah di Cikadu Palabuhanratu Sukabumi berharap ada relokasi karena rumahnya sudah tak layak huni.
Menengok kondisi warga Cimanggu Sukabumi yang porak-poranda diterjang bencana banjir, longsor dan pergerakan tanah pada 4 Desember 2024 lalu.