Fraksi Gerindra DPRD Sukabumi Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang Cisolok
Bantuan yang diberikan berupa bahan pokok makanan, perlengkapan rumah tangga, kasur lantai, dan tikar.
Bantuan yang diberikan berupa bahan pokok makanan, perlengkapan rumah tangga, kasur lantai, dan tikar.
Dewan Hamzah Gurnita menyoroti maraknya tambang ilegal dan kerusakan tata ruang yang memicu bencana di Sukabumi. Ia meminta Gubernur Jabar Dedi Mulyadi untuk mengambil langkah tegas dan nyata dalam penanganannya.
Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Sukabumi, Hamzah Gurnita, mendorong agar pemerintah daerah segera melakukan pemulihan dan pembangunan pascabencana di wilayah terdampak.
WALHI Jawa Barat menilai banjir bandang Cisolok bukan sekadar akibat hujan ekstrem, melainkan dampak kerusakan ekologis dan aktivitas tambang ilegal di wilayah hulu.
BMKG: Curah Hujan di Atas 100 mm Picu Banjir Bandang dan Longsor di Sukabumi
Bupati Sukabumi Asep Japar meninjau lokasi banjir bandang di Cisolok dan memastikan penanganan cepat bagi warga terdampak. Pemkab menyiapkan dapur umum, posko darurat, serta tempat pengungsian.
Cerita kepanikan warga saat banjir bandang melanda Kampung Tugu, Desa Cikahuripan, Kecamatan Cisolok, Sukabumi. Air saat itu setinggi leher orang dewasa dan arus deras menghantam rumah.
Meskipun sebagian bangunan kantor desa hancur dan sejumlah berkas administrasi hanyut terbawa arus, pelayanan publik di Desa Cikahuripan akan tetap dilaksanakan.
Pemerintah Kabupaten Sukabumi menetapkan status tanggap darurat bencana banjir dan longsor di Kecamatan Cisolok dan Cikakak selama lima hari, 27–31 Oktober 2025.
Selain balai desa, banjir bandang luapan sungai cisolok yang terjadi senin petang juga merusak bangunan dan fasilitas SDN Cikahuripan. Seluruh bangunan, termasuk ruang kelas hingga selasa pagi masih terendam lumpur.
Pantauan sukabumiupdate.com, Selasa (28/10/2025) warga dibantu aparatur gabungan berupaya membersihkan lumpur yang merendam kawasan tersebut.