SUKABUMIUPDATE.com - Pertandingan U-20 di Brasil berubah menjadi kekacauan dan mencatat rekor dunia baru, 51 kartu merah dikeluarkan dalam satu laga. Rekor tersebut tercipta pada leg pertama semifinal Kejuaraan U-20 Minas Gerais antara Uberlandia dan Mamore.
Sebanyak 43 pemain dan delapan staf pelatih diusir wasit akibat kericuhan yang terjadi. Rekor sebelumnya adalah 36 kartu merah, yang tercatat pada laga divisi lima tahun 2011 antara Club Atletico Claypole dan Victoriano Arenas di Argentina.
Baca Juga: Daftar Skuad Brasil untuk FIFA Matchday November 2026: Estevao Dipanggil, Alisson Absen
Menurut laporan wasit, bentrokan pecah di babak kedua setelah Davi dari Mamore mengejek bangku cadangan lawan saat merayakan gol, ketika timnya unggul 3-1. Pelatih kiper Uberlandia, Paulo Sergio Dias Dos Santos, lalu berlari masuk ke lapangan untuk menghadapinya. Aksi itu memicu perkelahian massal dan gelombang pengusiran, padahal tiga pemain lain sudah lebih dulu diusir.
Dilansir dari bbc.com, melaporkan bahwa polisi militer dipanggil ke Stadion Parque do Sabia karena kerusakan parah. Laporan polisi mencatat 14 pintu rusak, fasilitas kamar mandi hancur, jendela pecah, serta bangku, meja, dan kursi porak-poranda.
Baca Juga: Comeback Ronaldinho Jadi Sorotan, Legenda Brasil Dikabarkan Bela Ravenna FC
Pertandingan sempat terhenti sekitar 40 menit sebelum akhirnya dibatalkan oleh wasit Fernando Patrick Drosghic Modesto.
Uberlandia kemudian mengonfirmasi bahwa mereka mengundurkan diri dari leg kedua semifinal, karena Mamore hanya memiliki tujuh pemain yang tersedia akibat banyaknya kartu merah. Klub menyebut keputusan itu sebagai bentuk “sikap sportif”. Dengan demikian, Mamore melaju ke final, sementara Uberlandia akan berfokus pada laga perebutan tempat ketiga.
Sumber: bbc.com

















