Kebakaran Hanguskan Satu Hektare Lahan Jati di Bantargadung Sukabumi

Sukabumiupdate.com
Kamis 03 Sep 2026, 21:52 WIB
Kebakaran Hanguskan Satu Hektare Lahan Jati di Bantargadung Sukabumi

Petugas saat melokalisasi titik api agar tidak merembet ke permukiman. Kurang lebih satu hektare lahan jati terbakar di Bantargadung Sukabumi, Kamis (3/9/2026). (Sumber Foto: P2BK Bantargadung)

SUKABUMIUPDATE.com - Kebakaran lahan dan hutan (Karhutla) melanda area kebun jati milik warga di Kampung Citamiang RT 04/06, Desa Bantargadung, Kecamatan Bantargadung, Kabupaten Sukabumi, Kamis (3/9/2026) malam.

Peristiwa yang membakar alang-alang di area seluas kurang lebih 1 hektare tersebut sempat memicu kepanikan warga lantaran titik kobaran api berada sangat dekat dengan area permukiman.

Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Bantargadung, Sihabudin, mengatakan bahwa laporan kebakaran pertama kali masuk sekitar pukul 18.00 WIB.

"Titik kebakaran berada sangat dekat dengan permukiman warga, jaraknya hanya sekitar 50 meter. Api membakar vegetasi alang-alang kering di area kebun jati dengan luas area terdampak diperkirakan mencapai kurang lebih satu hektare," ujar Sihabudin, Kamis malam.

Baca Juga: Diduga Ulah Oknum Jahil, Kebakaran di Perbatasan Cibadak-Nagrak Ludeskan Rumpun Bambu

Merespons ancaman perambatan api ke rumah warga, tim gabungan yang terdiri dari Pos Damkar Palabuhanratu, P2BK Bantargadung, unsur Kecamatan, URC Dinas Sosial, serta warga setempat langsung berjibaku memadamkan si jago merah.

Kobaran api akhirnya berhasil dilokalisasi dan dinyatakan padam sepenuhnya pada pukul 19.45 WIB.

"Alhamdulillah api sudah padam sekitar pukul 19.45 WIB. Tidak ada korban jiwa maupun luka, dan tidak ada warga yang diungsikan," tambah Sihabudin.

Baca Juga: Rumah Dihuni 3 Keluarga di Cibadak Sukabumi Hangus Terbakar, 10 Jiwa Mengungsi

Hingga saat ini, penyebab pasti munculnya titik api di kebun jati tersebut masih belum diketahui dan berada dalam penyelidikan.

Mengingat kondisi vegetasi yang mengering selama musim kemarau, Sihabudin mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan menghindari aktivitas yang memicu percikan api.

"Masyarakat diimbau tidak melakukan pembakaran lahan sembarangan dan segera melapor kepada petugas apabila melihat adanya titik api atau asap dari area kebun dan lahan," pungkasnya.

Berita Terkait
Berita Terkini