SUKABUMIUPDATE.com – Deretan jeriken, ember, dan berbagai wadah penampung air berjajar di tengah permukiman warga Kampung Simpenan. Warga yang sebelumnya mengalami kesulitan mendapatkan air bersih rela mengantre demi memenuhi kebutuhan sehari-hari di tengah musim kemarau.
Pemandangan tersebut terlihat saat Pemerintah Kecamatan Palabuhanratu, Pemerintah Kecamatan Bantargadung, BAZNAS, dan BPBD Kabupaten Sukabumi menyalurkan bantuan air bersih kepada warga terdampak kekeringan, pada Senin (3/8/2026).
Bantuan disalurkan ke Kampung Simpenan RT 03/RW 01, Desa Pasirsuren, Kecamatan Palabuhanratu, serta Kampung Simpenan, Desa Bojonggaling, Kecamatan Bantargadung.
Sebanyak 20.400 liter air bersih didistribusikan kepada 156 kepala keluarga (KK) yang mengalami kesulitan mendapatkan air akibat berkurangnya debit sumber air selama musim kemarau.
Baca Juga: Kemen PU Bangun Irigasi, 50 Hektare Sawah Milik Petani Rambay Tegalbuleud Segera Terairi
Kepala Seksi Ketenteraman dan Ketertiban (Kasi Trantib) Kecamatan Palabuhanratu, Mahbubillah, mengatakan penyaluran bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah bersama berbagai pihak untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi.
"Sebanyak 20.400 liter air bersih kami distribusikan untuk 156 kepala keluarga yang mengalami kesulitan memperoleh air bersih akibat dampak musim kemarau," ujar Mahbubillah dalam keterangan yang diterima Sukabumiupdate.com.
Ia menegaskan, kolaborasi antara pemerintah kecamatan, BPBD, dan BAZNAS menjadi langkah cepat dalam merespons kebutuhan masyarakat yang terdampak kekeringan.
Baca Juga: Gubernur KDM Janji Tata Total Kasepuhan Ciptamulya, Camat Cisolok: Harapan Baru Warga
"Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi lintas sektor dalam memberikan pelayanan cepat kepada masyarakat sekaligus memastikan kebutuhan dasar warga tetap terpenuhi," katanya.
Mahbubillah berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban masyarakat hingga kondisi sumber air kembali normal. Menurutnya, pemerintah akan terus memantau perkembangan situasi kekeringan dan berkoordinasi dengan pihak terkait apabila kebutuhan air bersih di wilayah terdampak terus meningkat.
"Semoga bantuan ini dapat meringankan beban warga. Terima kasih kepada semua pihak yang telah bergotong royong menghadirkan manfaat bagi sesama," pungkasnya.















