SUKABUMIUPDATE.com - Di tengah kepulan asap dan puing-puing sisa kebakaran yang meluluhlantakkan sekitar 70 rumah di Kampung Adat Kasepuhan Ciptamulya, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (25/7/2026), mak Uwar (67) masih berusaha menenangkan diri.
Perempuan lanjut usia itu mengaku harus melompat keluar rumah demi menyelamatkan nyawa saat api tiba-tiba membesar dan menjalar ke pemukiman warga. "Saya lompat. Api awalnya ada di kamar mandi (MCK umum) di atas. Saya minta tolong, setelah itu pas balik lagi api sudah menyebar ke tengah kampung," tutur Uwar saat ditemui di lokasi.
Menurutnya, kobaran api dengan sangat cepat merambat ke rumah-rumah warga hingga membuat proses penyelamatan harta benda nyaris mustahil dilakukan. Meski rumahnya hanya mengalami kerusakan di sebagian bangunan, Uwar mengaku kehilangan hal yang paling berharga bagi keluarganya, yakni lima leuit atau lumbung padi yang menjadi cadangan pangan.
Baca Juga: Tampil Apik di Piala Dunia 2026, Vozinha Selangkah Lagi Gabung Colo Colo
"Lima leuit padi habis. Kalau rumah cuman sebelah abis," katanya.
la menuturkan, padi yang tersimpan di dalam lima leuit tersebut merupakan persediaan untuk memenuhi kebutuhan keluarga dalam jangka waktu yang sangat lama. "Itu buat bertahun-tahun," ucapnya lirih.
Beruntung, barang-barang di dalam rumahnya masih dapat diselamatkan karena kobaran api tidak menghanguskan seluruh bangunan. "Alhamdulillah barang-barang di rumah tidak yang terbakar. Rumah cuma sepotong yang kena," ujarnya.
Baca Juga: Musim Kemarau Sukabumi Alami Banyak Kebakaran, Waspadai Faktor Penyebab dan Cara Mitigasinya
Saat kebakaran terjadi, Uwar berada di rumah bersama anaknya. Keduanya langsung menyelamatkan diri dengan melompat keluar sebelum api semakin membesar. "Saya sama keluarga anak langsung keluar. Pas keluar api sangat besar," ungkapnya.
70 KK Terdampak
Sebelumnya diberiktakan, Data sementara Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Kabupaten Sukabumi mencatat, sekitar 70 bangunan terdampak kebakaran di Kampung Adat Kasepuhan Ciptamulya, Desa Sirnaresmi Kecamatan Cisolok, pada Sabtu siang (25/7/2025).
Petugas di lapangan juga melaporkan tidak ada korban jiwa dari kebakaran hebat yang melumat kampung adat ciptamulya tersebut. BPBD Kabupaten Sukabumi merilis laporan sementara dari kebakaran kampung adat Ciptamulya khususnya di RT 05 dan RT 07 RW 02, Desa Sirnaresmi Kecamatan Cisolok. Api mulai diketahui sekitar pukul 14.00 WIB, dengan cepat melumat pemukiman adat.
Baca Juga: AMSI NTB Gelar Konferwil III, Dorong Media Tetap Sehat di Tengah Era AI dan Disrupsi Digital
"Rumah terbakar 70 unit, 70 kepala keluarga atau 420 jiwa terdampak,” tulis petugas lapangan BPBD dalam lapornya. Tidak ada korban meninggal dunia ataupun luka,” jelas Staf Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Kabupaten Sukabumi, Kuswan Hermawan kepada awak media.














