Korsleting MCK Umum, Saksi Ungkap Asal Api Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya Sukabumi

Sukabumiupdate.com
Sabtu 25 Jul 2026, 18:03 WIB
Korsleting MCK Umum, Saksi Ungkap Asal Api Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya Sukabumi

Kondisi pasca kebakaran kampung adat Ciptamulya Sirnaresmi Cisolok Sukabumi (Sumber: dok warga)

SUKABUMIUPDATE.com - Korsleting listrik diduga menjadi pemicu kebakaran yang menghanguskan puluhan bangunan termasuk imah gede di Kasepuhan Ciptamulya Desa Sirnaresmi Kecamatan Cisolok Kabupaten Sukabumi, Sabtu siang (25/7/2026). Sejumlah saksi menyebut api pertama muncul dari bangunan MCK umum yang lokasinya berdekatan dengan imah gede atau rumah sesepuh adat ciptamulya.

Hal tersebut diungkap Staf Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Kabupaten Sukabumi, Kuswan Hermawan kepada awak media di lokasi kebakaran. Menurut Kuswan, anak-anak yang tengah bermain melihat api awalnya membakar bangunan MCK umum.

“Dari sana api cepat menyambar bangunan lain, karena saat kejadian api bertiup kencang dan jarak antar bangunan di pemukiman adat berdekatan,” jelasnya.

Baca Juga: AMSI NTB Gelar Konferwil III, Dorong Media Tetap Sehat di Tengah Era AI dan Disrupsi Digital

Selain itu material bangunan di kampung adat yang terbuat dari kayu, bambu dan atap rumbia serta ijuk membuat api sulit dikendalikan oleh warga. “Warga sudah berupaya memadamkan api tapi kondisinya sulit, ditambah angin cukup kencang saat kebakaran berlangsung,” beber Kuswan.

Data sementara Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Kabupaten Sukabumi mencatat sekitar 70 bangunan terdampak dari kebakaran tersebut. Petugas di lapangan juga melaporkan tidak ada korban jiwa dan luka dari kebakaran hebat yang melumat kampung adat ciptamulya.

Kebakaran terjadi khususnya di pemukiman yang berada di RT 05 dan RT 07 RW 02, Desa Sirnaresmi Kecamatan Cisolok, atau rumah dan bangunan di sekitar imah gede. 

Baca Juga: Persib Bandung Jadi Penyumbang Pemain Terbanyak Timnas Indonesia di Piala AFF 2026, Ungguli Persija Jakarta

Saat ini petugas gabungan dan warga masih memantau kawasan tersebut. Lokasi ditutup sementara karena masih terlihat api dan asap mengepul dari sejumlah titik. Untuk sementara warga terdampak diungsikan ke rumah warga adat lainnya yang selamat dari musibah kebakaran ini. 

BPBD Kabupaten Sukabumi dan instansi rencananya akan membangun tempat pengungsian sementara, untuk warga terdampak.

Editor :
Berita Terkait
Berita Terkini