Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak Marak di Sukabumi, Bupati: Ini PR Besar

Sukabumiupdate.com
Rabu 01 Jul 2026, 16:05 WIB
Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak Marak di Sukabumi, Bupati: Ini PR Besar

Bupati Sukabumi Asep Japar (Sumber: sukabumiupdate)

SUKABUMIUPDATE.com - Maraknya kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kabupaten Sukabumi menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Sukabumi. Bupati Sukabumi Asep Japar menyebut persoalan tersebut masih menjadi pekerjaan rumah (PR) besar yang harus ditangani bersama.

Pernyataan itu disampaikan Asep Japar saat dimintai tanggapan terkait meningkatnya kasus kekerasan seksual terhadap anak, termasuk kasus yang diduga melibatkan ayah kandung sebagai pelaku hingga kasus yang menimpa kalangan pelajar.

"Memang dengan adanya kejadian seperti ini kami sangat prihatin. Pemerintah daerah terus melakukan sosialisasi kepada aparat di tingkat kecamatan dan desa, termasuk melalui pertemuan dengan para alim ulama. Harapannya, jangan sampai ada lagi kejadian seperti ini dan ke depan ada perbaikan," ujar Asep, pada Rabu (1/6/2026).

Baca Juga: Usai 5 Tahun Menjabat, Ade Suryaman Kembali Dikukuhkan Jadi Sekda Kabupaten Sukabumi

Menanggapi sorotan mengenai lambannya penanganan psikologis terhadap korban anak, Asep memastikan pemerintah daerah telah menyiapkan layanan pendampingan melalui instansi terkait.

"Jelas ada. Kita memiliki Dinas P3A yang memberikan pendampingan kepada masyarakat, termasuk korban yang mengalami gangguan psikologis. Dinas Kesehatan juga melakukan hal yang sama. Mudah-mudahan hal-hal seperti itu tidak terjadi lagi," katanya.

Saat ditanya apakah maraknya kasus kekerasan terhadap anak berdampak terhadap predikat Kabupaten Layak Anak (KLA) yang disandang Kabupaten Sukabumi, Asep menilai persoalan tersebut bukan sekadar soal status, melainkan tantangan yang harus segera diselesaikan.

Baca Juga: Puluhan ASN Pemkot Sukabumi Pensiun per 1 Juli 2026

"Bukan soal pengaruh terhadap status, tetapi ini jelas merupakan PR yang harus kita tangani bersama," tegasnya.

Di akhir keterangannya, Asep juga menyampaikan apresiasi kepada media yang dinilai berperan penting dalam mengungkap berbagai kasus yang sebelumnya belum terpantau pemerintah.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada media yang telah memberikan informasi terkait kejadian-kejadian yang selama ini belum terpantau oleh pimpinan. Informasi tersebut akan segera kami tindak lanjuti," pungkasnya.

Editor :
Berita Terkait
Berita Terkini