Kritis Tak Sadarkan Diri, Korban Pembacokan di Cikidang Alami Luka Kepala hingga 28 Jahitan

Sukabumiupdate.com
Selasa 19 Mei 2026, 19:52 WIB
Kritis Tak Sadarkan Diri, Korban Pembacokan di Cikidang Alami Luka Kepala hingga 28 Jahitan

Kondisi luka yang dialami korban pembacokan di Cikidang Sukabumi. (Sumber: Istimewa)

SUKABUMIUPDATE.com - Kondisi Nanang alias Ilok (53), korban pembacokan di Kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi, hingga Selasa (19/5/2026) masih kritis dan menjalani perawatan intensif di ruang ICU RSUD Sekarwangi.

Humas RSUD Sekarwangi, Irman Firmansyah Saputra mengatakan, korban hingga kini belum sadarkan diri akibat luka bacok yang dialaminya di bagian kepala.

“Kondisi pasien kritis, tidak sadarkan diri. Dengan luka bacok di kepala. Mendapatkan 28 jahitan. Sekarang masih di ruangan ICU korbannya,” ujar Irman kepada sukabumiupdate.com. Selasa (19/5/2026).

Menurut Irman, korban saat ini masih mendapatkan penanganan medis secara intensif di ruang ICU dan didampingi pihak keluarga selama menjalani perawatan.

Baca Juga: Polisi Ungkap Kronologi Tabrakan PCX vs Elf di Purabaya Sukabumi, Korban Luka Serius

Diberitakan sebelumnya, polisi mengungkap penyebab aksi pembacokan yang terjadi di Kampung Cikidang, Desa Cikidang, Kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (16/5/2026) sekitar pukul 13.00 WIB.

Peristiwa berdarah tersebut dipicu perselisihan lama terkait lahan sawah garapan yang disebut telah berlangsung sekitar satu tahun terakhir. Akibat kejadian itu, seorang pria paruh baya bernama Nanang (53) alias Ilok mengalami luka serius di bagian kepala setelah dibacok menggunakan golok melengkung oleh seorang buruh harian lepas berinisial EM (68).

Kapolsek Cikidang, Ade Suherman menjelaskan, insiden bermula saat pelaku EM yang sehari-hari bekerja sebagai penyadap getah karet tengah dalam perjalanan pulang menggunakan sepeda motor. Namun, ketika melintas di lokasi kejadian, laju kendaraan pelaku mendadak terhenti karena diadang korban.

“Korban sengaja memarkirkan sepeda motornya secara melintang di tengah jalan. Setelah itu korban turun dan langsung menghampiri sambil memaki-maki pelaku yang saat itu masih berada di atas motor,” kata Ade kepada wartawan.

Berita Terkait
Berita Terkini