Respons Kadis PU Sukabumi usai Temukan Drainase Penuh Sampah di Jalan Ahmad Yani Palabuhanratu

Sukabumiupdate.com
Rabu 15 Apr 2026, 13:44 WIB
Respons Kadis PU Sukabumi usai Temukan Drainase Penuh Sampah di Jalan Ahmad Yani Palabuhanratu

Kadis PU Kabupaten Sukabumi Uus Pirdaus saat menemukan kondisi drainase yang dipenuhi sampah di lokasi proyek betonisasi Jalan Ahmad Yani, Palabuhanratu, Rabu (15/4/2026). (Sumber Foto: SU/Ilyas)

SUKABUMIUPDATE.com – Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Sukabumi, Uus Pirdaus, menyoroti kondisi saluran air yang tersumbat saat memantau progres betonisasi Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Palabuhanratu, Rabu (15/4/2026). Dalam peninjauan tersebut, Uus menemukan tumpukan sampah yang memenuhi drainase di depan Lapangan Cangehgar.

Lokasi temuan tersebut merupakan area vital yang saat ini tengah dalam proses rekonstruksi jalan. Sampah yang menumpuk di dalam saluran air dinilai berisiko tinggi menghambat debit air dan berpotensi memicu genangan saat hujan turun.

"Iya, hari ini kita melakukan monitoring pengerjaan jalan, tepatnya di depan Lapangan Cangehgar. Kami temukan drainase saluran air banyak tumpukan sampah," ujar Uus kepada sukabumiupdate.com di lokasi.

Baca Juga: Progres 51 Persen, Kadis PU Sukabumi Pantau Betonisasi Jalan Ahmad Yani Palabuhanratu

Menindaklanjuti temuan tersebut, Uus Pirdaus langsung mengambil langkah cepat dengan berkoordinasi bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sukabumi. Hal ini dilakukan agar material sampah yang menyumbat saluran air segera diangkut dan dibersihkan.

"Langsung kami koordinasikan dengan DLH agar segera diangkut dan dibersihkan, supaya tidak mengganggu fungsi drainase," jelasnya.

Sebagai solusi jangka panjang untuk mencegah kejadian serupa, Dinas PU berencana memperketat pengamanan infrastruktur air di kawasan tersebut. Salah satu langkah yang akan diambil adalah pemasangan grill atau penutup besi pada mulut saluran drainase.

"Kedepannya kita akan pasang grill agar masyarakat tidak buang sampah ke sini lagi," pungkas Uus.

Melalui langkah ini, diharapkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan meningkat, selaras dengan upaya pemerintah dalam memperbaiki kualitas infrastruktur di pusat ibu kota Kabupaten Sukabumi, Palabuhanratu. (adv)

Berita Terkait
Berita Terkini