SUKABUMIUPDATE.com - Harapan baru mulai tumbuh bagi warga terdampak bencana pergerakan tanah di Desa Cikadu, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi turut ambil bagian dalam pembangunan hunian relokasi di Kampung Mubarakah.
Dukungan tersebut ditandai dengan peletakan batu pertama pembangunan hunian tetap oleh Bupati Sukabumi Asep Japar bersama Wakil Bupati Andreas, Sekretaris Daerah Ade Suryaman, jajaran Forkopimda, serta Forum CSR, pada Rabu (1/4/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan pascabencana, setelah sebelumnya dilakukan penanganan darurat bagi warga terdampak.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sukabumi, Eki Radiana Rizki, menjelaskan bahwa pihaknya berperan dalam mendukung proses relokasi melalui koordinasi lintas sektor.
“Dari BPBD kami mensupport kegiatan ini. Awalnya ini merupakan korban bencana pergerakan tanah di Kampung Gempol. Setelah penanganan darurat, kami lakukan komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi dengan dinas teknis. Alhamdulillah, Dinas Perkim dan seluruh jajaran menyambut baik untuk bersama-sama merealisasikan pembangunan ini,” ujarnya.
Baca Juga: Dua Tahun Bertahan, Warga Cikadu Akhirnya Bangun Kehidupan Baru di Kampung Mubarakah
Ia menjelaskan, kontribusi BPBD pada tahap awal berupa bantuan pembangunan satu unit rumah untuk warga terdampak. Namun ke depan, kata Eki, pihaknya membuka peluang untuk menambah bantuan melalui dukungan dari berbagai pihak.
"Kita insyaallah baru satu ya. Tapi mudah-mudahan kalau ada rezeki dan lain sebagainya, kita juga akan mencari donatur lain, kita bisa tambahkan," ungkapnya.
Eki berharap pembangunan hunian relokasi di Kampung Mubarakah ini dapat memberikan rasa aman dan kenyamanan bagi masyarakat yang sebelumnya tinggal di wilayah rawan bencana.
"Saya berharap ini bisa bermanfaat bagi masyarakat yang menjadi korban pergerakan tanah, sehingga mereka bisa kembali menjalani kehidupan dengan lebih tenang," tandasnya. (adv)





