Nelayan Temukan Korban Terakhir Laka Laut di Perairan Ujunggenteng Sukabumi

Sukabumiupdate.com
Selasa 24 Mar 2026, 09:56 WIB
Nelayan Temukan Korban Terakhir Laka Laut di Perairan Ujunggenteng Sukabumi

Korban terakhir laka laut di Perairan Ujunggenteng Sukabumi ditemukan nelayan pada Selasa pagi (24/3/2026). (Sumber Foto: Istimewa)

SUKABUMIUPDATE.com - Pencarian terhadap korban terakhir kecelakaan laut (laka laut) di perairan Pantai Ujunggenteng, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, membuahkan hasil. Korban ketiga berhasil ditemukan oleh nelayan dalam kondisi meninggal dunia pada Selasa (24/3/2026) pagi.

Kapolsek Ciracap, AKP Taufick Hadian, mengonfirmasi bahwa jasad korban ditemukan sekitar pukul 07.00 WIB di perairan spot Tenda Biru, kawasan hutan lindung Desa Ujunggenteng.

“Korban ditemukan oleh nelayan yang baru pulang melaut, tidak jauh dari lokasi awal kejadian tenggelam,” ujar AKP Taufick kepada sukabumiupdate.com.

Korban diketahui bernama Acep (26), warga Kampung Panyaguan, Desa Kalibunder, Kecamatan Kalibunder. Berdasarkan kronologi kejadian pada Senin (23/3/2026), Acep yang saat itu sedang memancing menunjukkan aksi heroik dengan mencoba menolong dua wisatawan lain (ayah dan anak) yang sedang terseret arus. Namun nahas, derasnya arus bawah laut di Pantai Alor Cilangkob, Tenda biru, justru menyeretnya hingga hilang tenggelam.

Baca Juga: Pantai Tenda Biru Ujunggenteng Memakan Korban, 3 Wisatawan Dilaporkan Tenggelam 2 Tewas

Setibanya di daratan, tim medis dari Puskesmas Ciracap langsung melakukan pemeriksaan luar terhadap jenazah di lokasi evakuasi sebelum diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman.

Proses evakuasi dilakukan secara kolaboratif oleh unsur gabungan yang terdiri dari Polsek Ciracap, Pos TNI AL, Satpolairud, Tim SAR (Basarnas/Sarda), P2BK, Polsus KKP, hingga rukun nelayan setempat.

Dengan ditemukannya Acep, maka seluruh korban laka laut yang terjadi pada Senin kemarin telah berhasil ditemukan.

Berikut adalah data lengkap ketiga korban dalam tragedi tersebut:
1. Abdul Tafsir (7 tahun): Pelajar, warga Desa Sukamanah, Cimanggu (Ditemukan Senin siang).
2. Abduloh (27 tahun): Wiraswasta, warga Desa Sukamanah, Cimanggu (Ditemukan Senin sore).
3. Acep (26 tahun): Wiraswasta, warga Desa Kalibunder (Ditemukan Selasa pagi).

Pihak kepolisian kembali memberikan imbauan keras kepada masyarakat dan wisatawan untuk selalu waspada saat beraktivitas di bibir pantai. Karakteristik gelombang laut selatan Sukabumi yang memiliki arus balik (rip current) sangat berbahaya, bahkan bagi mereka yang memiliki kemampuan berenang sekalipun.

Berita Terkait
Berita Terkini