Pantai Tenda Biru Ujunggenteng Memakan Korban, 3 Wisatawan Dilaporkan Tenggelam 2 Tewas

Sukabumiupdate.com
Senin 23 Mar 2026, 18:20 WIB
Pantai Tenda Biru Ujunggenteng Memakan Korban, 3 Wisatawan Dilaporkan Tenggelam 2 Tewas

Petugas saat mengevakuasi korban tenggelam di Pantai Tenda Biru, Ujunggenteng, Sukabumi. Senin (23/3/2026). (Sumber: Istimewa)

SUKABUMIUPDATE.com - Perstiwa yang tidak diharapkan terjadi di momen libur iduilfitri 1447 H/2026 M, di pantai Tenda Biru, Ujunggentengm Kabupaten Sukabumi, tiga pengunjung melaporkan tenggelam, dua ditemukan terbunuh, satu lainnya masih dalam proses pencarian. Senin (23/3/2026).

Berdasarkan informasi, dua pengunjung tewas merupakan ayah dan anak yakni Abdul Tafsir (7) dan Abduloh (27) wisatawan asal Kampung Cikiray, Desa Sukamanah, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Sukabumi. Sementara korban lainnya merupakan seorang pemancing yakni Acep (26) asal Kecamatan Kalibunder, Kabupaten Sukabumi, masih dalam pencarian.

Mengenai kronologis kejadian, Ketua Rukun Nelayan Ujunggenteng, Asep Zeka menjelaskan peristiwa bermula sekira pukul 12:00 Wib ketika korban anak berenang di area pantai bersama rombongannya, nahas anak korban diduga terseret ombak.

Baca Juga: Wisatawan Serbu Pantai Karanghawu di H+2 Lebaran, Polairud Wanti-wanti Bahaya Arus Laut

“Korban awalnya berenang bersama teman-temannya. Namun, sekitar pukul 13.00 WIB, mereka mulai tenggelam,” ujar Asep Jeka kepada Sukabumiupdate.com.

Mengetahui hal tersebut, ayah korban langsung berupaya menyelamatkan sang anak, namun nahas ikut terbawa arus. Sementara korban lainnya merupakan seorang pemancing yang sempat melihat dua korban tenggelam dan berupaya menyelamatkan namun ikut tenggelam.

"Awalnya anak korban berhasil ditemukan, kemudian orang tuanya juga ditemukan. Namun satu orang lainnya yang ikut membantu hingga saat ini masih belum ditemukan dan masih dalam pencarian," tambah Asep.

Diketahui, korban anak berhasil ditemukan dalam kondisi kematian dunia setelah diperkiraan 20 menit tenggelam, sementara ayah korban juga ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah dilakukan pencarian sekira 2 jam pencarian, sementara satu korban lainnya masih dalam proses pencarian.

Saat ini, Tim gabungan nelayan, warga setempat, dan pihak terkait terus melakukan upaya pencarian terhadap satu korban yang masih hilang. Pihak yang berwenang juga mengimbau para wisatawan untuk lebih berhati-hati dan mematuhi keselamatan rambu-rambu saat beraktivitas di kawasan pantai, mengingat kondisi arus laut yang cukup berbahaya.

Berita Terkait
Berita Terkini