SUKABUMIUPDATE.com – Pemerintah Daerah Kabupaten Sukabumi bergerak cepat menangani bencana pergerakan tanah yang melanda Kecamatan Bantargadung. Selain penanganan darurat, pemerintah juga menyiapkan langkah jangka pendek, menengah, hingga jangka panjang bagi warga terdampak.
Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman, mengatakan berbagai perangkat daerah telah didorong untuk turun langsung membantu penanganan bencana, terutama dalam memenuhi kebutuhan para korban.
“Penanganan jangka pendek sudah kita lakukan, termasuk menggerakkan semua pihak untuk menyediakan dapur umum, obat-obatan, hingga kebutuhan mandi dan cuci bagi masyarakat terdampak,” ujarnya dalam rapat koordinasi penanganan bencana di Kecamatan Bantargadung, Kamis (5/3/2026).
Baca Juga: Diguyur Hujan, Tebing di Simpenan Longsor Tutup Sebagian Jalan Nasional Bagbagan–Kiaradua
Tak hanya itu, Pemkab Sukabumi juga menyiapkan bantuan berupa uang sewa rumah bagi warga yang rumahnya terdampak bencana. Bantuan tersebut direncanakan diberikan selama enam bulan ke depan agar para korban memiliki tempat tinggal sementara yang layak.
“Kami siapkan bantuan uang sewa rumah bagi para korban. Silahkan camat untuk mensosialisasikan agar masyarakat terdampak bisa segera mencari kontrakan,” kata Ade.
Sementara untuk penanganan jangka panjang, kata Ade, Pemkab Sukabumi tengah menyiapkan lahan yang akan digunakan sebagai lokasi relokasi bagi warga yang rumahnya berada di zona rawan. Proses ini masih menunggu kajian teknis agar lokasi yang dipilih benar-benar aman untuk permukiman.
Baca Juga: Mangkir saat Disidak, DPRD Sukabumi Bakal Panggil Manajemen PT KKB Terkait Izin Pabrik
“Kami akan berupaya menyediakan hunian tetap (huntap) atau hunian sementara (huntara) bagi masyarakat terdampak bencana,” ungkapnya.
Ade juga menegaskan, keberhasilan penanganan bencana tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja. Ia menekankan pentingnya kolaborasi semua perangkat daerah serta dukungan berbagai pihak agar penanganan berjalan cepat dan masyarakat bisa kembali merasa aman.
“Mari kita bergerak bersama. Tanpa kolaborasi, kita akan kerepotan dalam menangani bencana ini,” pungkasnya.(adv)




