SUKABUMIUPDATE.com - Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi atau SPPG Padabeunghar memberikan penjelasan atas temuan belatung di sayuran menu MBG SDN Nangerang Jampangtengah Kabupaten Sukabumi, Kamis (29/1/2026). Yayasan Indhifa Multi Talenta selaku pengelola SPPG Padabeunghar menyebut belatung yang ditemukan dalam ompreng MBG tersebut insidental.
Hal ini ditegaskan Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Padabeunghar, Kecamatan Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi, M Sidiq Supriyanto, kepada sukabumiupdate.com, Kamis (29/1/2029). Dalam pernyataan tertulis, Sidiq Supriyanto menyampaikan klarifikasi resmi terkait pemberitaan temuan belatung pada sayuran tomat dan timun di dalam ompreng serta informasi yang menyebut tempe berbau.
Pihak SPPG membenarkan adanya temuan belatung yang bersumber dari bahan sayuran timun dan tomat. Namun, terkait pernyataan tempe berbau, pihak SPPG menegaskan hal tersebut tidak benar.
Baca Juga: 31 Contoh Babasan Sunda dan Artinya: Begog Alias Nyanyahoanan
“Tempe yang digunakan merupakan tempe segar yang dipasok dari masyarakat sekitar, dan berdasarkan pengecekan pada ompreng kontrol di dapur SPPG, tidak ditemukan bau maupun belatung,” jelasnya.
Menurut Sidiq Supriyanto pada hari Kamis (29/1/2029) sekitar pukul 10.00 WIB, tim SPPG telah mendatangi sekolah untuk menyampaikan permohonan maaf dan klarifikasi, sekaligus menyatakan komitmen melakukan perbaikan. “Pihak sekolah menerima dengan baik serta memberikan evaluasi.”
Selain itu, Kapolsek Jampangtengah beserta jajaran dan Babinsa Desa Bantarpanjang juga melakukan kunjungan langsung ke dapur SPPG Padabeunghar untuk melakukan pengecekan dan mencicipi menu cadangan. “Hasilnya, tidak ditemukan belatung ataupun masalah pada makanan, serta diberikan evaluasi dan arahan untuk peningkatan kualitas pelayanan ke depan,” ungkap Sidiq Supriyanto.
Baca Juga: Kisah Pencopotan Chiki Fawzi sebagai Petugas Haji 2026, Sempat Dipanggil Kembali
Pihak SPPG Padabeunghar menegaskan akan terus melakukan pemantauan dan menyampaikan informasi yang valid serta sesuai dengan fakta di lapangan
Belatung Tomat dan Timun
Kamis (29/1/2026) sekitar pukul 08.30 WIB, sejumlah pelajar SDN Nangerang Jampangtengah heboh karena menemukan belatung di dalam ompreng MBG. Binatang kecil itu bergerak-gerak di sekitar irisan tomat dan timun yang menjadi sayur di menu nasi kuning, selada, daging ayam bumbu serundeng, tahu dan tempe, tersebut.
Temuan ini kemudian viral, setelah rekamannya beredar di media sosial. Pihak sekolah membenarkan adanya temuan tersebut. Pengajar SDN Nangerang, Rizal M, mengatakan belatung ditemukan pada menu sayuran milik lima siswa kelas lima.
Baca Juga: Pemkot Sukabumi Bakal Kejar Uang Titipan Konsumen di Hotel dan Restoran
“Benar, ada belatung pada irisan tomat dan mentimun di lima omprengan siswa kelas lima. Selain itu, ada laporan juga dari kelas empat dan kelas enam bahwa tempenya sudah berbau,” jelas Rizal saat dikonfirmasi.
Rizal menambahkan, jumlah keseluruhan siswa di SDN Nangerang mencapai sekitar 130 orang. Namun, tidak semua makanan sempat dicek secara menyeluruh karena sebagian sudah terlanjur dikonsumsi oleh siswa.



