Angin Kencang di Cicurug, Pohon Tumbang Timpa Atap Ponpes dan Rusak Rumah Warga

Sukabumiupdate.com
Sabtu 24 Jan 2026, 18:02 WIB
Angin Kencang di Cicurug, Pohon Tumbang Timpa Atap Ponpes dan Rusak Rumah Warga

Pohon tumbang timpa atap asrama milik Ponpes Assanusi, Cicurug, Kabupaten Sukabumi | Foto : P2BK

SUKABUMIUPDATE.com – Hujan disertai angin kencang melanda Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (24/1/2026). Cuaca ekstrem tersebut mengakibatkan sejumlah pohon tumbang serta kerusakan rumah warga di beberapa desa. Salah satu pohon tumbang dilaporkan menimpa atap asrama santri Pondok Pesantren Assanusi.

Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Cicurug, M. Abdul Rizki, mengatakan seluruh kejadian telah ditangani dan tidak menimbulkan korban jiwa.

Pohon tumbang dan menimpa atap asrama santri Ponpes Assanusi di Kampung Pojok Nangka RT 03/08, Desa Purwasari terjadi sekitar pukul 06.00 WIB. “Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Petugas langsung melakukan asesmen dan evakuasi material pohon,” ujar Rizki.

Beberapa jam berselang, sekitar pukul 07.00 WIB, angin kencang disertai hujan kembali terjadi di Kampung Cisaat RT 03/01, Desa Cisaat. Peristiwa ini mengakibatkan sebagian atap rumah warga berbahan asbes beterbangan dan menimpa rumah lain di sekitarnya.

Baca Juga: 11 Khasiat Air Rebusan Daun Pandan untuk Menjaga Kesehatan Tubuh

"Sedikitnya empat kepala keluarga dengan total 13 jiwa terdampak. Tingkat kerusakan bervariasi, mulai dari asbes hancur hingga dinding bilik roboh. Hingga siang hari, material bangunan dilaporkan masih belum seluruhnya dievakuasi," ungkapnya.

Pada pukul 08.30 WIB, kejadian pohon tumbang kembali dilaporkan di Kampung Cibaregbeg RT 05/01, Desa Caringin. Satu pohon tumbang menimpa atap kamar dan dapur rumah milik Kokom (53), yang dihuni satu kepala keluarga dengan tujuh jiwa. “Kerusakan terjadi pada bagian atap, namun tidak ada korban jiwa,” kata Rizki.

Masih di Desa Caringin, angin kencang juga berdampak di Kampung Papisangan RT 02/04 dan RT 01/03. Angin yang bertiup cukup lama menyebabkan kerusakan atap pada lima rumah warga, dengan total empat kepala keluarga dan 21 jiwa terdampak. Satu kepala keluarga dengan tiga jiwa dilaporkan sempat mengungsi. Selanjutnya, pada pukul 13.30 WIB, kerusakan atap kembali terjadi pada satu rumah warga di Kampung Papisangan RT 01/04 yang dihuni satu kepala keluarga dengan dua jiwa.

Menindaklanjuti rangkaian kejadian tersebut, P2BK Cicurug berkoordinasi dengan perangkat desa dan kecamatan, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Satpol PP, Tagana, relawan gabungan, serta warga setempat untuk melakukan asesmen, peninjauan lapangan, dan penanganan awal.

Baca Juga: Pohon Besar di Citamiang Akhirnya Tumbang, Warga Sebut Sudah Miring dan Mengancam

“Kami juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, terutama saat hujan lebat disertai angin kencang,” ujar Rizki.

Adapun kebutuhan mendesak bagi warga terdampak meliputi material bangunan, asbes, dan terpal. Hingga Sabtu sore, kondisi cuaca di wilayah Cicurug dilaporkan mendung hingga grimis, dengan sebagian besar kejadian sudah dalam proses penanganan.

Berita Terkait
Berita Terkini