Pemeliharaan Reservoir Perumdam TJM, Aliran Air di Wilayah Cicurug Terdampak

Sukabumiupdate.com
Sabtu 17 Jan 2026, 16:21 WIB
Pemeliharaan Reservoir Perumdam TJM, Aliran Air di Wilayah Cicurug Terdampak

Petugas Perumdam TJM Kabupaten Sukabumi saat melakukan pemeliharaan dan pemasangan inlet di Reservoir Bojonglarang yang berdampak pada penghentian sementara distribusi air bersih di sejumlah wilayah di Cicurug | Foto : perumdam

SUKABUMIUPDATE.com - Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Jaya Mandiri (TJM) Kabupaten Sukabumi Cabang Cicurug melakukan pemeliharaan dan penanganan inlet di sumber wilayah Bojong Larang pada Sabtu (17/1/2026). Akibat pekerjaan tersebut, pendistribusian air bersih ke sejumlah wilayah pelanggan terhenti sementara waktu.

Kepala Perumdam TJM Cabang Cicurug, Rasdian Rasa, mengatakan pekerjaan dimulai sejak pukul 08.00 WIB. Kegiatan ini meliputi pekerjaan di reservoir Bojong Larang sekaligus pemisahan sistem pelayanan antara wilayah Parungkuda dan Cicurug.

“Pekerjaan ini dilakukan oleh bagian perawatan dari pusat. Saat ini proses pekerjaan masih berlangsung sehingga pelayanan ke wilayah terdampak belum sepenuhnya normal,” ujar Rasdian.

Ia menjelaskan, sejumlah wilayah yang terdampak gangguan distribusi air bersih di antaranya Koramil, Purwasari, Babakan Kembang, Cibeber Hilir, Kampung Jawa, Caringin, Cicewol, Legos, dan Ciutara.

Baca Juga: Perguruan Nusa Putra Sukabumi Gandeng BJB Syariah, Perkuat Sinergi Pendidikan dan Layanan Keuangan

Meski demikian, Rasdian memastikan pelaksanaan pekerjaan di lapangan berjalan lancar tanpa kendala berarti. Pihaknya terus melakukan pemantauan agar pekerjaan dapat diselesaikan sesuai rencana.

“Untuk kendala di lapangan tidak ada, pekerjaan berjalan lancar. Estimasi normalisasi pelayanan diperkirakan pada sore hari hingga menjelang malam,” jelasnya.

Perumdam TJM Cabang Cicurug menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan selama proses pekerjaan berlangsung. Pelanggan juga diimbau untuk bersabar hingga pelayanan air bersih kembali normal. (adv)

Berita Terkait
Berita Terkini