DMC Dompet Dhuafa Sediakan Dapur Umum Bagi Pengungsi Bencana di Lengkong Sukabumi

DMC Dompet Dhuafa Sediakan Dapur Umum Bagi Pengungsi Bencana di Lengkong Sukabumi

Dapur Umum DMC Dompet Dhuafa yang berlokasi di Kantor Desa Langkapjaya ini menyediakan makanan berbuka puasa dan sahur bagi warga yang masih mengungsi. (Sumber : Istimewa)

SUKABUMIUPDATE.com - Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa terus berupaya membantu masyarakat terdampak banjir dan tanah longsor di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Bersama tim relawan, DMC Dompet Dhuafa mengelola Dapur Umum di pos pengungsian Desa Langkapjaya, Kecamatan Lengkong, guna memenuhi kebutuhan pangan para penyintas.

Dapur Umum yang berlokasi di Kantor Desa Langkapjaya ini menyediakan makanan berbuka puasa dan sahur bagi warga yang masih mengungsi karena rumah mereka mengalami kerusakan akibat bencana. Ahmad Yamin, PIC Respons Bencana DMC Dompet Dhuafa, mengungkapkan bahwa timnya masih terus menjalankan layanan Dapur Umum serta Pos Hangat bagi para penyintas.

"Hari ini kami masih menyiapkan takjil dan makanan siap saji untuk berbuka puasa dan sahur bagi penyintas di pos pengungsian,” ujar Ahmad Yamin kepada sukabumiupdate.cim, Kamis (13/3/2025).

Baca Juga: Respons Cepat DMC dan Dompet Dhuafa Jabar Tangani Bencana Banjir dan Tanah Longsor Sukabumi

Sejak didirikan pada Senin (10/3/2025), Dapur Umum DMC Dompet Dhuafa telah menyediakan 600 porsi makanan per hari untuk berbuka dan sahur. Selain itu, tim DMC Dompet Dhuafa juga ikut serta dalam operasi pencarian korban hilang akibat banjir dan longsor di Kampung Cicau I, Desa Langkapjaya.

“Kami bergabung dalam tim SAR Gabungan untuk operasi pencarian. Saat ini, masih ada tiga korban hilang dari satu keluarga yang tertimbun tanah longsor,” tambah Ahmad Yamin.

DMC Dompet Dhuafa terus berkomitmen untuk mendampingi masyarakat terdampak bencana, baik melalui pemenuhan kebutuhan dasar maupun bantuan kemanusiaan lainnya.

Berita Terkini
Ilustrasi - Demokrasi dibahas di atas meja sarapan. (Sumber : AI/Gemini).

Kocaknya Negeri Ini

Obrolan santai di meja sarapan membahas fenomena demonstrasi mahasiswa, penggunaan almamater dalam aksi, serta perbedaan antara gerakan yang lahir dari keresahan dan kerumunan yang diduga terbentuk karena kepentingan tertentu.

30 Okt 2026, 14:20 WIB