Mulai Rp 10 Juta, DPUTR akan Salurkan Dana untuk Korban Puting Beliung Sukabumi

Selasa 30 Januari 2024, 11:02 WIB
Dampak kerusakan angin puting beliung di Kampung Cibitung, Kelurahan Limusnunggal, Kecamatan Cibeureum, Kota Sukabumi. | Foto: SU/Asep Awaludin

Dampak kerusakan angin puting beliung di Kampung Cibitung, Kelurahan Limusnunggal, Kecamatan Cibeureum, Kota Sukabumi. | Foto: SU/Asep Awaludin

SUKABUMIUPDATE.com - Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kota Sukabumi menginventarisasi kerusakan angin puting beliung di Kampung Cibitung, Kelurahan Limusnunggal, Kecamatan Cibeureum, Kota Sukabumi. Bencana ini terjadi pada Sabtu, 27 Januari 2024, dan merusak puluhan rumah warga.

DPUTR Kota Sukabumi rencananya akan mengalokasikan dana bagi korban terdampak. Berdasarkan data terakhir Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi hingga Selasa, 30 Januari 2024, terdapat kurang lebih 43 rumah yang rusak. Rumah-rumah tersebut dihuni 45 kepala keluarga dengan 99 jiwa.

Kepala Bidang Perumahan dan Permukiman DPUTR Kota Sukabumi Rinaldy mengatakan berdasarkan data yang diperolehnya ada tujuh rumah yang rusak berat. "Kita akan meminta list dari kewilayahan mana untuk inventarisir. InsyaAllah kita lakukan secepatnya dan kita proses,” kata Rinaldy kepada sukabumiupdate.com, Selasa.

Baca Juga: 27 Rumah Rusak, Data Sementara Dampak Angin Puting Beliung di Cibeureum Sukabumi

Menurut Rinaldy, pasca-bencana, DPUTR melaksanakan penanganan berdasarkan tiga kategori kerusakan yakni ringan, sedang, dan berat. “Biasanya kerusakan ringan kita berikan angaran Rp 10 juta, rusak sedang Rp 15 juta, dan berat Rp 20 juta. Nanti alokasinya untuk bahan bangunan dan upah tukang biasanya,” kata dia.

Kendati demikian, sumber anggaran yang akan dialokasikan itu kata Rinaldy masih dari pimpinan. Sementara anggaran murni sudah dialokasikan dari dampak bencana tahun sebelumnya. “Nanti tergantung kebijakan pimpinan. Apakah ini masuk kategori kita usulkan dalam BTT (belanja tidak terduga) atau tidak,” ucapnya.

Penjabat (Pj) Wali Kota Sukabumi Kusmana Hartadji menyebut pihaknya telah melakukan penanganan pertama melalui BPBD, kelurahan, kecamatan, dan DPUTR. “Kami lakukan penanganan cepat oleh BPBD. Kita juga sudah menyiapkan bantuan dengan mekanisme mulai dari kelurahan, kecamatan, dan DPUTR,” katanya.

Terkait alokasi anggara biaya tidak terduga (BTT), Kusmana menyebut hal itu tinggal proses penyetujuan. “Saya tinggal meng-acc saja terkait dengan bantuan biaya tidak terduga (BTT) yang memang wajib kita sediakan dari pemerintah,” ujar Kusmana.

Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Sehat29 April 2024, 21:00 WIB

Hidup Sehat Bebas Asam Urat: Rekomendasi Makanan Sehat dan Pantangan yang Perlu Diketahui

Bagi penderita asam urat, ada sejumlah makanan yang dipantang dan beberapa diantaranya di rekomendasikan.
Ilustrasi daging merah - Bagi penderita asam urat, ada sejumlah makanan yang dipantang dan beberapa diantaranya di rekomendasikan. (Sumber : pexels.com/@Eduardo Krajan)
Life29 April 2024, 20:53 WIB

Bisa Berasal Dari Kemarahan, Ini 3 Penyebab Agresi Pada Balita

Ingin tahu mengapa balita Anda begitu marah dan agresif? Pelajari lebih lanjut tentang agresi balita, dan kapan harus khawatir.
Ilustrasi agresi pada balita / Sumber Foto: Freepik/@stocking
Life29 April 2024, 20:48 WIB

6 Cara Mendidik Anak Agar Jadi Orang Disiplin Seumur Hidupnya

Melatih anak agar menjadi orang disiplin tentu sangat diidamkan semua orang tua. Oleh sebabnya, perlu dilakukan beberapa langkah mewujudkannya.
Ilustrasi. Cara melatih anak menjadi orang disiplin. | Sumber foto : Pexels/Gustavo Fring
Bola29 April 2024, 20:30 WIB

Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Uzbekistan di Semifinal Piala Asia U-23 2024

Timnas Indonesia hari ini akan menghadapi Uzbekistan di Semifinal Piala Asia U-23 2024.
Timnas Indonesia hari ini akan menghadapi Uzbekistan di Semifinal Piala Asia U-23 2024. (Sumber : Instagram/@jagad_stadium/Ist).
Sukabumi29 April 2024, 20:29 WIB

Dibiayai Donatur, Siswa MI Gelarsari Sukabumi Setiap Hari Dapat Makan Siang Gratis

Kepala Sekolah (Kepsek) MI Gelarsari, Solahhudin Sanusi mengatakan program makan siang gratis tersebut merupakan bantuan dari lembaga swasta Indonesia Food Security Review (IFSR) yang berlokasi di Jakarta.
Para siswa MI Gelarsari Bantargadung Sukabumi saat menikmati makan siang gratis program lembaga swasta | Foto : Ilyas Sanubari
DPRD Kab. Sukabumi29 April 2024, 20:22 WIB

Terpukau dengan Gaya Main Timnas U-23, Badri Yakin Indonesia Bisa Taklukan Uzbekistan

Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi Badri Suhendi prediksi Timnas Indonesia U-23 menang lawan Uzbekistan dengan skor 2-1.
Badri Suhendri, MH / Anggota DPRD Fraksi Partai Demokrat Kabupaten Sukabumi | Foto : sukabumiupdate
Sukabumi Memilih29 April 2024, 20:03 WIB

Antusias, 7 Orang Daftar Maju Pilkada Kota Sukabumi Lewat PDIP

Sejumlah tokoh sangat antusias mengikuti penjaringan bakal calon Walikota\Wakil Walikota dalam perhelatan Pilkada Kota Sukabumi 2024 melalui DPC PDIP Kota Sukabumi.
Iwan Kustiawan, saat mendaftar menjadi bakal calon wali kota Sukabumi di Pilkada Sukabumi 2024 | Foto : Sukabumi Update
Life29 April 2024, 20:02 WIB

Temukan Alasannya Dengan Segera, Terapkan 10 Cara Berikut Agar Balita Berhenti Memukul

Meskipun balita belum memahami dampak dari memukul, namun sebenarnya mereka tidak memiliki niat jahat. Begini cara menangani agar mereka berhenti memukul.
Ilustrasi cara balita berhenti memukul / Sumber Foto : pexels.com/@Tatiana Syrokova
Sehat29 April 2024, 20:00 WIB

Cara Diet Sehat untuk Diabetes Tipe 1: Bantu Menjaga Gula Darah Tetap Stabil

Penderita diabetes tipe 1 harus berhati-hati dalam mengatur pola makannya untuk menjaga kestabilan kadar gula darah karena tubuhnya tidak dapat memproduksi insulin secara alami.
Ilustrasi. Penderita diabetes tipe 1 harus berhati-hati dalam mengatur pola makannya untuk menjaga kestabilan kadar gula darah karena tubuhnya tidak dapat memproduksi insulin secara alami. (Sumber : Pexels/NataliyaVaitkevich)
Life29 April 2024, 19:53 WIB

7 Cara Membuat Anak yang Keras Kepala Jadi Patuh kepada Orang Tuanya

Anak yang keras kepala terkadang tidak patuh saat diperintah, dinasihati atau dimintai tolong orang tuanya. Maka penting mengubahnya menjadi patuh.
Ilustrasi. Cara membuat anak keras kepala menjadi patuh kepada orang tua. | Sumber foto : Pexels/ Gustavo Fring