4 Jam Jalan Provinsi Diblokir Warga Sukabumi, Hanya Ambulans yang Bisa Lewat

Selasa 03 Oktober 2023, 11:30 WIB
Ambulans menerobos jalan yang di blokir para pendemo jalan rusak di Jampang Sukabumi | Foto : Ragil Gilang

Ambulans menerobos jalan yang di blokir para pendemo jalan rusak di Jampang Sukabumi | Foto : Ragil Gilang

SUKABUMIUPDATE.com - Ada hal yang menarik pada aksi turun kejalan warga Pajampangan, yang menuntut agar kerusakan yang terjadi pada jalan provinsi ruas Jampangtengah - Kiaradua segera diperbaiki, pada Senin 2/10/2023 kemarin. 

Warga dari berbagai kecamatan di wilayah Sukabumi Selatan, yang tergabung dari Jampang Tandang Makalangan, Garis, Gasak, Sapujagat, dan OKP lainnya, yang tumpah ruah sekitar 1000 lebih, turun ke jalan di Kampung Ciareuy Desa Sindangresmi, Kecamatan Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi.

Dalam orasinya, mereka menuntut perbaikan jalan rusak yang belum diperbaiki selama 15 tahun. Selain itu mereka melakukan aksi bakar ban, dan memblokade akses jalan dengan menjajarkan batu. Akses lalu lintas menuju Kota Sukabumi dan arah ke wilayah Pajampangan sempat terhenti dimulai pada pukul 09.00 WIB hingga massa membubarkan diri pada pukul 12.30 WIB. Namun mereka memperbolehkan kendaraan ambulans yang membawa pasien diperbolehkan lewat. 

Baca Juga: 6 Ciri-Ciri Orang Tua Pilih Kasih, Perlakuan Tidak Adil pada Anak

Ketua DPC Lengkong  Jampang  Tandang Makalangan atau JTM,, Suparman aksi kemarin memang akses jalan tertutup, kecuali mobil ambulans atau kendaraan yang membawa orang sakit, atau dalam keadaan darurat. 

"Ya, untuk kendaraan umum, atau pengguna jalan, kemarin tidak bisa lewat, dan kami memohon maaf, serta mengajak pada mereka untuk bergabung dalam aksi tuntutan tersebut," ungkapnya.

Suparman menyebut bahwa para pengguna jalan yang biasa melewati ruas Jampangtengah - Kiaradua ini pasti merasakan bagaimana kesalnya dan sulit melintas jalan itu.

Baca Juga: Info Loker Jawa Barat untuk Pendidikan Minimal Lulusan D3

Jadi kemarin, kata Suparman, lalu lintas sempat terhenti sekitar 4 jam lebih, bahkan diantara mereka (para pengendara) juga ada yang turun ikut bergabung.

"Kemarin ada dua unit mobil ambulans, yang mau ke Kota Sukabumi dan dipersilahkan serta diberi jalan oleh peserta aksi," imbuhnya.

AYO! main games di Sukabumi Update Games
Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Simak breaking news Sukabumi dan sekitarnya langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita SukabumiUpdate.com WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaXv5ii0LKZ6hTzB9V2W. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.
Berita Terkait
Berita Terkini
Sukabumi24 Juni 2024, 23:49 WIB

8 Fakta di Balik Misteri Penemuan Tengkorak Manusia di Cioray Sukabumi

Penemuan tengkorak manusia di sebuah kebun di belakang Perumahan Nadira, Kampung Cioray, Sukabumi, pada Senin (24/6/2024) telah menghebohkan warga setempat.
Tengkorak manusia dan celana panjang warna merah di Kampung Cioray, Desa Bojongraharja, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi. | Foto: Istimewa
Jawa Barat24 Juni 2024, 22:34 WIB

Terbukti Curang, Disdik Jabar Coret 199 Siswa dari PPDB SMA/SMK 2024

Dinas Pendidikan Jawa Barat membatalkan 168 siswa atau calon peserta didik setelah pengumuman Penerimaan Peserta Didik Baru atau PPDB SMA 2024
Ilustrasi Penerimaan Peserta Didik Baru atau PPDB. (Sumber : Istimewa)
Sukabumi24 Juni 2024, 22:12 WIB

Peninggalan Bersejarah: Pos Security Zaman Belanda di Surade Sukabumi Masih Kokoh

Bangunan bersejarah dari masa penjajahan Belanda masih tegak kokoh di tepi Sungai Cikarang, berbatasan antara Desa Pasiripis Kecamatan Surade
Peninggalan zaman Belanda berupa bangunan yang dahulunya merupakan pos security | Foto : Ragil Gilang
Keuangan24 Juni 2024, 21:12 WIB

BPJS Ketenagakerjaan Kecam Aksi Calo Klaim Program Jaminan Sosial

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan secara tegas mengutuk praktik calo dalam pendaftaran program jaminan sosial yang dilaksanakannya.
Ilustrasi praktik calo dalam pendaftaran program jaminan sosial | Foto : Pixabay
Opini24 Juni 2024, 21:00 WIB

Penerapan Metode Kultur Jaringan pada Petani Pedesaan

Teknik kultur jaringan tanaman (plant tissue culture technique) tidak dapat dipisahkan dari berbagai teknologi terkini yang mewarnai kemajuan bidang pertanian.
Penerapan Metode Kultur Jaringan pada Petani Pedesaan | Foto : Pixabay
Sehat24 Juni 2024, 21:00 WIB

Pengaruh Terhadap Gula Darah: 3 Tips Memperbaiki Kualitas Tidur Bagi Penderita Diabetes

Bagi penderita diabetes, penting untuk selalu menjaga kualitas tidurnya demi mencegah lonjakan gula darah.
Ilustrasi - Bagi penderita diabetes, penting untuk selalu menjaga kualitas tidurnya demi mencegah lonjakan gula darah. (Sumber : Freepik.com/DC Studio)
Sukabumi24 Juni 2024, 20:15 WIB

Selain Celana Merah dan Bra Ada Kemeja Bergaris Biru, Tengkorak di Cioray Sukabumi

Berdasarkan hasil pemeriksaan tim medis, tengkorak tersebut diduga berjenis kelamin perempuan dengan usia di perkirakan antara 20 sampai 30 tahun.
Lokasi penemuan tengkorak manusia di Cioray Sukabumi jaraknya sekitar 100 meter dari pemukiman warga | Foto : Ibnu Sanubari
Sukabumi24 Juni 2024, 20:03 WIB

Misteri Uang 62 Ribu Di Saku Celana Tengkorak Di Cioray Sukabumi

Penemuan tengkorak manusia di Kampung Cioray, Desa Bojongraharja, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, masih menjadi misteri. Penemuan tengkorak itu disertai dengan temuan pakaian korban dan uang di saku celana.
Polisimi selidiki penemuan tengkorak manusia di Cioray Sukabumi | Foto : Ilyas Supendi
Life24 Juni 2024, 20:00 WIB

Kembang Kol dan Gula Darah: 10 Manfaat dan Memasukkannya ke Diet Ramah Diabetes

Kembang kol adalah salah satu sayuran yang bermanfaat baik untuk gula darah penderita diabetes.
Ilustrasi - Kembang kol adalah salah satu sayuran yang bermanfaat baik untuk gula darah penderita diabetes. (Sumber : Freepik.com/@jcomp).
Sukabumi24 Juni 2024, 19:52 WIB

100 Meter Ke Pemukiman, Lokasi Penemuan Tengkorak di Cioray Sukabumi Jarang Dilalui Warga

Sekretaris Desa Bojongraharja, Taufik Hidayat, menjelaskan bahwa lokasi penemuan tersebut jarang dilalui warga karena kondisi yang rimbun dan tidak terurus. Padahal cuma sekitar 100 meter dari pemukiman warga
Lokasi penemuan tengkorak manusia di Cioray Sukabumi jaraknya sekitar 100 meter dari pemukiman warga | Foto : Ibnu Sanubari