10 Orang Tewas di Sukabumi Selama Libur Lebaran, Sedang Wisata hingga Tersambar Petir

Selasa 02 Mei 2023, 16:23 WIB
Proses evakuasi korban yang terseret ombak di Pantai Batu Bintang-Rawakalong, Desa Jayanti, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Senin, 24 April 2023. | Foto: Basarnas

Proses evakuasi korban yang terseret ombak di Pantai Batu Bintang-Rawakalong, Desa Jayanti, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Senin, 24 April 2023. | Foto: Basarnas

SUKABUMIUPDATE.com - Selama libur lebaran Idulfitri 1444 Hijriah, puluhan wisatawan mengalami kecelakaan di beberapa objek wisata di Kabupaten Sukabumi. Dari data tersebut, sembilan di antaranya meninggal dunia. Korban tewas bertambah satu, menjadi sepuluh orang, lantaran ada seorang warga meninggal tersambar petir saat perjalanan mudik.

Data kasus kematian ini dihimpun dari kejadian-kejadian yang berkaitan dengan libur lebaran seperti saat berwisata dan perjalanan mudik.

Berdasarkan catatan sukabumiupdate.com, lima dari sepuluh korban, meninggal saat berwisata di laut Geopark Ciletuh Sukabumi atau Ciletuh-Palabuhanratu Unesco Global Geopark (CPUGGp). Taman bumi ini tersebar di 74 desa di delapan kecamatan di Kabupaten Sukabumi: Cisolok, Cikakak, Palabuhanratu, Simpenan, Waluran, Ciemas, Ciracap, dan Surade.

Kelima korban adalah sebagai berikut:

1. Rizki (14 tahun)

Rizki terseret ombak di Pantai Ombak Putih Cikakak, Kabupaten Sukabumi, Minggu, 23 April 2023 (H+1 lebaran). Rizki merupakan warga Kampung Babakan Banten RT 02/09 Desa Sukasirna, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi. Rizki ditemukan meninggal dunia oleh tim SAR gabungan pada Senin, 24 April 2023, tidak jauh dari lokasi terseret ombak.

2. Dio Saputra (15 tahun)

Dio terseret ombak saat berenang di Pantai Batu Bintang-Rawakalong, Desa Jayanti, Kecamatan Palabuhanratu, Minggu, 23 April 2023 (H+1 lebaran). Dio adalah warga Kampung Tegalpanjang, Desa Sukamaju, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi. Dio juga ditemukan meninggal pada Senin, 24 April 2023, tidak jauh dari lokasi terseret ombak.

3. Edi Prayogo (15 tahun)

Edi terseret ombak di Pantai Batu Bintang-Rawakalong, Desa Jayanti, Kecamatan Palabuahanratu, Minggu, 23 April 2023 (H+1 lebaran). Edi merupakan warga Cisande Hilir RT 22/07 Desa Mekar Jaya, Kecamatan Caringin, Kabupaten Sukabumi. Edi ditemukan meninggal pada Senin, 24 April 2023, dalam jarak 200 meter dari lokasi terbawa arus.

4. Raziq Ammar Rasyuka atau Azik (7 tahun)

Azik terseret ombak di Pantai Karang Panganten, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, Minggu, 23 April 2023 (H+1 lebaran). Azik merupakan warga Kampung Cikalapa, Desa Cikangkung, Kecamatan Ciracap. Azik ditemukan meninggal dunia oleh tim SAR gabungan di Pantai Cikeulewung (dekat perairan Ujunggenteng) pada Senin, 24 April 2023.

5. Adiastha Aqila Jaffar atau Dias (7 tahun)

Dias terseret ombak di Pantai Karang Panganten, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, Minggu, 23 April 2023 (H+1 lebaran). Dias adalah warga Kampung Mekartani, Desa Cikangkung, Kecamatan Ciracap. Dias ditemukan meninggal di Pantai Cibanteng (arah barat dari Pantai Karang Panganten dengan jarak 533 meter) pada Selasa, 25 April 2023.

Sementara lima korban tewas lainnya adalah satu orang tenggelam di Curug Sentral, Kecamatan Kabandungan. Dua orang tenggelam di Sungai Cibuni, Desa Padasenang, Kecamatan Cidadap. Satu orang tenggelam di Cekdam Panenjoan, Desa Tamanjaya, Kecamatan Ciemas. Terakhir, satu orang tersambar petir di Jalan Baru Pasir Salam, Kampung Cimenteng, Desa Kertaangsana, Kecamatan Nyalindung.

Berikut rinciannya:

1. M Rajjfael Putra Almaliki atau RJ (14 tahun)

RJ adalah santri yang tenggelam di Curug Sentral 2, Desa Kabandungan, Kecamatan Kabandungan, Kabupaten Sukabumi, Kamis, 27 April 2023 (H+5 lebaran). Pelajar kelas VIII sekaligus santri di salah satu pesantren di Kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi, itu ditemukan meninggal dunia pada Jumat, 28 April 2023.

2. Saripah (42 tahun)

Saripah tenggelam di Sungai Cibuni, Kampung Cibungur, Desa Padasenang, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi, Kamis, 27 April 2023 (H+5 lebaran). Saripah ditemukan di Leuwi Ece aliran Sungai Cibuni di Desa Hegarmulya, Kecamatan Cidadap, Jumat, 28 April 2023. Saripah tenggelam bersama anaknya, Sarah Koriah (19 tahun). Keduanya adalah warga Kampung Begod RT 01/01 Desa Sukaraja, Kecamatan Kadupandak, Kabupaten Cianjur.

3. Sarah Koriah (19 tahun)

Sarah juga tenggelam di Sungai Cibuni, Kampung Cibungur, Desa Padasenang, Kecamatan Cidadap, Kamis, 27 April 2023 (H+5 lebaran). Sarah ditemukan sehari berikutnya setelah sang ibu atau pada Sabtu, 29 April 2023. Sarah ditemukan di Sungai Cibuntu Muara Cidolog di Desa Rambay, Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi.

Sebelum kejadian, Sarah dan ibunya (Saripah) beserta keluarganya baru selesai berkunjung ke tempat saudaranya di Kampung Cibungur RT 20/03 Desa Padasenang, Kecamatan Cidadap. Mereka lalu menyempatkan waktu untuk berfoto-foto di Sungai Cibuni.

4. Saipudin (35 tahun)

Saipudin tewas tenggelam di Cekdam Panenjoan di Desa Tamanjaya, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Senin, 24 April 2023 (H+2 lebaran). Saipudin adalah warga Kampung Hegarmanah RT 06/01 Desa Tamanjaya, Kecamatan Ciemas. Saipudin tenggelam saat naik perahu di cekdam. Saipudin saat itu berniat botram di sekitar cekdam tersebut.

5. Hadi Hidayatulloh (42 tahun)

Hadi meninggal tersambar petir saat perjalanan pulang selepas mudik dari rumah orang tua istrinya di Kecamatan Sagaranten, Kabupaten Sukabumi, Rabu, 26 April 2023 (H+4 lebaran).

Hadi tersambar petir ketika berteduh di warung kosong di Jalan Baru Pasir Salam, Kampung Cimenteng, Desa Kertaangsana, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, akibat hujan deras. Hadi dan istrinya merupakan pasangan yang tinggal di Kampung Tegalwangi, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi.

AYO! main games di Sukabumi Update Games
Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Simak breaking news Sukabumi dan sekitarnya langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita SukabumiUpdate.com WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaXv5ii0LKZ6hTzB9V2W. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.
Berita Terkait
Berita Terkini
Food & Travel21 Juli 2024, 07:00 WIB

Resep Gula Jawa: Cara Membuat, Manfaat & Perbedaannya dengan Gula Aren

Gula jawa juga memiliki indeks glikemik yang lebih rendah dibandingkan dengan gula putih biasa, sehingga bisa menjadi pilihan yang lebih baik untuk mengelola kadar gula darah.
Ilustrasi. Resep Gula Jawa: Cara Membuat, Manfaat dan Perbedaan dengan Gula Aren (Sumber : Freepik/@freepik)
Science21 Juli 2024, 06:00 WIB

Prakiraan Cuaca Jawa Barat 21 Juli 2024, Minggu Pagi Potensi Cerah Berawan untuk Wilayah Sukabumi

Sebagian besar wilayah Jawa Barat termasuk Sukabumi dan sekitarnya diperkirakan mengalami cuaca cerah berawan dan berawan pada Minggu Juli 2024.
Ilustrasi - Sebagian besar wilayah Jawa Barat termasuk Sukabumi dan sekitarnya diperkirakan mengalami cuaca cerah berawan dan berawan pada Minggu Juli 2024.(Sumber : Freepik.com/@fanjianhua)
Sukabumi20 Juli 2024, 22:33 WIB

Sempat Terserempet Motor, Surtini Korban Tewas Tabrak Lari Mobil di Sukabumi

Euis membiarkan Surtini karena belum mengetahui kondisi kepribadiannya.
Euis Julaeha (54 tahun), ketua RT tempat Surtini (62 tahun) menjadi korban tabrak lari mobil di Kampung Ciutara RT 16/07 Desa Pondokkaso Landeuh, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi. | Foto: SU/Ibnu Sanubari
Arena20 Juli 2024, 21:07 WIB

Pertama di Asia, Atlet Asal Sukabumi Berhasil Lakukan 10 Kali Juggling Bola di Udara

Fikri terbang dengan ketinggian 1.300 mdpl didampingi pilot paralayang profesional, Derry Farhan Mutaqin.
Muhammad Fikri Sirath saat melakukan juggling bola di udara. | Foto: Muhammad Fikri Sirath
Life20 Juli 2024, 21:00 WIB

10 Cara Mengetahui Karakter Seseorang, Perhatikan Bagaimana Dia Mengelola Uang

Mengetahui karakter seseorang memerlukan observasi mendalam dan interaksi yang konsisten.
Ilustrasi. Mengetahui karakter seseorang memerlukan observasi mendalam dan interaksi yang konsisten. (Sumber : pixabay.com/@SzilárdSzabó)
Sukabumi20 Juli 2024, 20:20 WIB

Polisi Selidiki Temuan Limbah Sampel Darah di Jalanan Parungkuda Sukabumi

Polisi akan terus melakukan penyelidikan untuk mengetahui asal sampel darah.
Polisi di lokasi penemuan limbah tabung sampel darah di Jalan Kompa-Cipanggulaan, Desa Kompa, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi. | Foto: Istimewa
Film20 Juli 2024, 20:00 WIB

5 Rekomendasi Anime Isekai Terbaik yang Wajib Kamu Tonton

Anime isekai telah menjadi subgenre yang populer karena ceritanya yang beragam, karakter yang menarik, dan tema yang membebaskan
Reincarnated as a Sword - Anime isekai telah menjadi subgenre yang populer karena ceritanya yang beragam, karakter yang menarik, dan tema yang membebaskan (Sumber : imdb.com).
Life20 Juli 2024, 19:00 WIB

Kamu Merasa Sulit Sukses? Kenali 5 Kebiasaan Buruk yang Menjadi Penghambatnya

Jika kamu ingin mencapai kesuksesan, penting untuk menghindari kebiasaan-kebiasaan buruk ini dan mengembangkan kebiasaan-kebiasaan yang positif.
Ilustrasi - Jika kamu ingin mencapai kesuksesan, penting untuk menghindari kebiasaan-kebiasaan buruk ini dan mengembangkan kebiasaan-kebiasaan yang positif. (Sumber : unsplash.com/@Joshua Rawson-Harris)
Life20 Juli 2024, 18:00 WIB

Doa Sebelum Memulai Aktivitas Bekerja, Yuk Amalkan Agar Rezeki Lancar Juga Berkah

Membaca doa sebelum bekerja dapat membantu meningkatkan semangat dan motivasi.
Ilustrasi berdoa. Membaca doa sebelum bekerja dapat membantu meningkatkan semangat dan motivasi. | (Sumber : Freepik.com)
DPRD Kab. Sukabumi20 Juli 2024, 17:12 WIB

DPRD Terima Studi Banding Mahasiswa UMMI, Bahas Kelembagaan dan Dinamika Politik

Badri berharap dengan studi banding ini mahasiswa bisa berperan aktif dalam politik.
DPRD Kabupaten Sukabumi menerima kunjungan studi banding mahasiswa UMMI di Ruang Bamus DPRD, Desa Citepus, Kecamatan Palabuhanratu, Jumat (19/7/2024). | Foto: Istimewa