Susul Suami ke Jakarta, Ibu Hamil Warga Sagaranten Sukabumi Menghilang Tanpa Kabar

Sabtu 07 Januari 2023, 15:03 WIB
Suryani alias Isu, ibu hamil warga Sagaranten Sukabumi yang sudah sepekan menghilang tanpa kabar (Sumber: istimewa)

Suryani alias Isu, ibu hamil warga Sagaranten Sukabumi yang sudah sepekan menghilang tanpa kabar (Sumber: istimewa)

SUKABUMIUPDATE.com - Sudah sepekan ibu hamil warga Kampung Jembatan 3 RT 07/02 Desa Hegarmanah, Kecamatan Sagaranten, Kabupaten Sukabumi menghilang tanpa kabar.

Suryani atau Isur (23 tahun) dalam kondisi hamil meninggalkan rumahnya, untuk menyusul sang suami di Jakarta.

Menurut Ratna (21 tahun), tetangganya ini berangkat pada Sabtu 31 Desember 2022 lalu, sekitar pukul 09.00 WIB. Naik angkutan umum (Elf) trayek Sagaranten-Jubleg, Sukabumi.

“Tujuan mau nyusul suaminya ke ke Jakarta. Mungkin dia tidak tahu jalan, sampai hari ini tidak ada kabar dan kami tidak tahu keberadaannya,” jelas Ratna kepada sukabumiupdate.com, Sabtu (7/1/2023).

Baca Juga: Guardrail di Ruas Jalan Kiaradua Jampangkulon Sukabumi Rebahan Gegara Bautnya Hilang Dicuri

7 hari yang lalu, Isur berangkat memakai baju gamis warna merah, kerudung warna hitam, serta bawa pakaian bersih dalam kantong plastik warna hitam. Isu sedang hamil 8 bulan, ciri fisik yang paling menonjol adalah jari tangan kiri ada 6, jari tangan kanan ada 6.

"Terakhir dilihat katanya di daerah Cikalong Cianjur. Kalau ada yang melihat tolong ditahan, dan hubungi Nomot ini 085624180068, atau ke pemerintah desa Hergamanah,

Kepala Desa Hegarmanah, Rana Apriliana membenarkan Isur warganya belum pulang hingga saat ini dan tidak ada kabar berita.

Baca Juga: KK Hilang atau Rusak? Perpres 96/2018 Atur Syarat Penerbitan Dokumen Kependudukan

"Kalau keluarga belum ada laporan secara resmi, akan tetapi sudah saya share ke setiap instansi, disebar ke kota, Cianjur, Bogor, namun belum ada kabar keberadaannya," tuturnya.

Kades Rana menegaskan saat ini suami Isur sudah ada di Sagaranten, dan tidak pernah bertemu dengan istrinya di Jakarta. “ Bagi yang melihat mohon bantuannya, dan bisa menghubungi Pemdes Hegarmanah, Kecamatan Sagaranten," ungklapnya.

Selain jari tangan yang ada 12 (kiri dan kanan), Isur juga punya tanda fisik yang mudah dikenali, seperti jari kakinya ada yang lima dan ada yang enam, giginya tidak beraturan, “Ngobrol normal,” tegas Kepala Desa Hegarmanah, Rana Apriliana.

Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Editor :
Berita Terkait
Berita Terkini
Bola18 April 2024, 08:42 WIB

Klasemen Liga 1: Persib Bandung Dipastikan Lolos ke Championship Series

Hasil ini membuat Persib Bandung tak akan mungkin keluar dari posisi empat besar.
Pemain Persib Bandung. | Foto: Persib.co.id
Kecantikan18 April 2024, 08:00 WIB

8 Basic Skincare yang Wajib Dimiliki Pemula, Cleanser hingga Moisturizer

Inilah Basic Skincare yang Wajib Dimiliki Pemula, Ada Cleanser hingga Moisturizer.
Basic Skincare yang Wajib Dimiliki Pemula, Cleanser hingga Moisturizer  (Sumber : Freepik.com)
Life18 April 2024, 07:00 WIB

9 Kebiasaan Baik yang Bisa Membantu Meredakan Pikiran Stres

Yuk Lakukan Kebiasaan Baik yang Bisa Membantu Meredakan Pikiran Stres Berikut Ini!
Ilustrasi - Kebiasaan Baik yang Bisa Membantu Meredakan Pikiran Stres. (Sumber : pexels.com/@Leah Kelley)
Food & Travel18 April 2024, 06:00 WIB

Cara Membuat Air Rebusan Daun Pepaya untuk Menurunkan Gula Darah, Ini 6 Langkahnya!

Berikut Cara Membuat Air Rebusan Daun Pepaya untuk Menurunkan Gula Darah, Coba Ikuti 6 Langkahnya!
Ilustrasi. Daun pepaya - Manfaat Air Rebusan Daun Pepaya Bagi Kesehatan Tubuh, Bisa Menurunkan Gula Darah. | (Sumber : Pixabay.com)
Science18 April 2024, 05:00 WIB

Prakiraan Cuaca Jawa Barat 18 April 2024, Seluruh Wilayah Potensi Hujan di Siang Hari

BMKG memprakirakan sebagian kota besar di Jawa Barat mengalami hujan pada Kamis 18 April 2024.
(Foto Ilustrasi) BMKG memprakirakan sebagian kota besar di Jawa Barat mengalami hujan pada Kamis 18 April 2024.. | Foto: Freepik
DPRD Kab. Sukabumi17 April 2024, 23:20 WIB

KH. Zezen Z.A Jadi Nama Jalan, DPRD Sukabumi Bicara Regulasi Wisata Syariah di Pondok Halimun

Pemerintah Kabupaten Sukabumi resmi mengubah nama jalan Nyangkokot-Perbawati menjadi Jalan KH. Zezen Z.A pada Rabu 17 April 2024.
Bupati Sukabumi Marwan Hamami bersama Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Yudha Sukmagara saat meresmikan nama Jalan K.H. Zezen Z.A menggantikan nama Jalan Nyangkokot – Perbawati, Rabu (17/4/2024) | Foto : Ist
Sukabumi17 April 2024, 22:37 WIB

Saber Pungli OTT 2 Pelaku Pungutan Liar di Alun-alun Gadobangkong Sukabumi

Dua orang yang diduga melakukan praktik pungutan liar (Pungli) di kawasan Alun-Alun Gadobangkong Palabuhanratu, berhasil tertangkap basah oleh Unit Pemberantasan Pungli (UPP) Saber Pungli Kabupaten Sukabumi.
Alun-Alun Gadobangkong, Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi | Foto : Ilyas Supendi
Sukabumi17 April 2024, 22:18 WIB

Belasan Warga Sukabumi Jadi Korban Investasi Bodong Rumah Gadai, Rugi Ratusan Juta

Puluhan warga Sukabumi mendatangi Mapolres Sukabumi Kota. Mereka mengaku menjadi korban investasi bodong rumah gadai
Belasan warga korban investasi bodong rumah gadai mendatangi Mapolres Sukabumi Kota pada Rabu (17/4/2024) | Foto : Asep Awaludin
Sehat17 April 2024, 21:00 WIB

Cara Mudah Membuat Rebusan Mengkudu untuk Menurunkan Gula Darah, Simak 4 Langkahnya

Beberapa penelitian menunjukkan potensi buah mengkudu dalam membantu mengontrol kadar gula darah.
Beberapa penelitian menunjukkan potensi buah mengkudu dalam membantu mengontrol kadar gula darah. | (Sumber : Pixabay.com)
Sukabumi17 April 2024, 20:43 WIB

Bocah 12 Tahun Tenggelam di Kolam Renang Masjid Perahu Sukabumi, Ini Kata Pemilik

Pemilik angkat bicara terkait insiden bocah 12 tahun tenggelam di Kolam Renang Masjid Perahu Cicurug Sukabumi.
Wahana wisata kolam renang Masjid Perahu Cicurug Sukabumi. (Sumber : Istimewa)