Longsor Alami Peningkatan, 649 Kejadian Bencana Terjang Sukabumi
[object Object]
Sabtu 22 Okt 2022, 15:31 WIB

SUKABUMIUPDATE.com - Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sukabumi Wawan Godawan Saputra menyatakan, Pusdalops BPBD mencatat 649 bencana terjadi di Kabupaten Sukabumi hingga 15 Oktober 2022. Dari bencana yang terjadi, 40 persennya merupakan longsor.
Wawan mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, sebab BMKG menyatakan curah hujan sangat tinggi akan terjadi sampai Januari 2023.
“Tidak menutup kemungkinan bertambah lagi, seiring memang ramalan cuaca BMKG sampai Januari 2023. Dan kelihatan beberapa hari terakhir ini laporan dari wilayah meningkat, untuk longsor terutama,” kata Wawan,
Lebih lanjut Wawan menyatakan 47 kecamatan di Kabupaten Sukabumi rata-rata berpotensi terjadinya bencana. Terkait hal itu, BPBD sudah melakukan kajian risiko bencana Kabupaten Sukabumi. Menurut dia, ada beberapa titik yang diwaspadai dan hal tersebut sudah diinformasikan kepada stakeholder lain diantaranya TNI dan Polri.
“Titik-titik inilah yang menjadi kewaspadaan kita. Kita tahu memang Kabupaten Sukabumi ini potensi bencananya luar biasa. Dari mulai tsunami, longsor, banjir, pohon tumbang dan sebagainya. Tentu ini menjadi atensi semua pihak, karena sebagaimana kita tahu bahwa penanggulangan bencana adalah tanggung jawab kita bersama,” kata Wawan.
Untuk status, saat ini Kabupaten Sukabumi berada di level siaga bencana.
"Sesuai dengan surat edaran yang disampaikan bahwa kita berada dalam posisi siaga. Kita juga tentu menyampaikan imbauan kepada masyarakat melalui kecamatan, melalui desa, kita sampaikan bahwa masyarakat harus tetap meningkatkan kewaspadaan," kata wawan.
#SHOWRELATEBERITA
Editor :
Reels & Shorts
Berita Terkini
Cuaca Jabar 16 Agustus 2026, Sukabumi Cerah Berawan di Minggu Pagi
Science 16 Agu 2026, 05:00 WIB
KKN VI UMMI Hadirkan Inovasi Rocket Stove sebagai Solusi Pengelolaan Sampah di Desa Sirnajaya
Inspirasi 15 Agu 2026, 22:21 WIB
BNPB: 47 Warga Meninggal Dunia, Update Korban Gempa M7,7 Guncang NTT
Nasional 15 Agu 2026, 21:33 WIB
Dilaporkan Soal Rumah Rp750 Juta, Kuasa Hukum Eks Cawalkot Sukabumi: Klien Kami Justru Dirugikan
Sukabumi 15 Agu 2026, 21:09 WIB
Update Gempa M7,7 Nagekeo NTT, BNPB: 38 Meninggal Dunia dan Ribuan Warga Mengungsi
Nasional 15 Agu 2026, 19:28 WIB
Gempa Tektonik M6,4 Guncang Simalungun Sumut, Dipicu Aktivitas Subduksi Lempeng
Science 15 Agu 2026, 18:51 WIB
Gempa Magnitudo 7,7 Guncang NTT, Relawan Dompet Dhuafa Turun ke Lokasi Terdampak
Nasional 15 Agu 2026, 18:32 WIB
Muara Cikarang-Vila Asabaland Ciracap, Wisata Alam Sukabumi yang Pikat Turis Belgia
Food & Travel 15 Agu 2026, 17:35 WIB
Gaji 20-35 Juta Rupiah Per Bulan, Pemkot Sukabumi Kembali Kirim Pekerja Migran Ke Timur Tengah
Inspirasi 15 Agu 2026, 15:28 WIB
Prabowo Pertimbangkan Kewarganegaraan Ganda Terbatas, Peluang Keturunan Indonesia Balik Kandang
Internasional 15 Agu 2026, 15:16 WIB
HUT ke-81 RI: UPTD BP Mektan Rebut Juara Turnamen Voli Distanhorti Jabar
Olahraga 15 Agu 2026, 15:03 WIB
Ratusan Santri Keracunan, Pimpinan Baiti Jannati Tidak Buru-buru Mengaitkan dengan MBG
Sukabumi 15 Agu 2026, 14:43 WIB
Contoh Pidato Hari Kemerdekaan Indonesia dengan bahasa Formal
Life 15 Agu 2026, 14:30 WIB
Ombak Cimaja Taklukkan Dunia, Peselancar Lokal hingga Mancanegara Adu Skill di Sukabumi
Olahraga 15 Agu 2026, 14:14 WIB
Ratusan Santri di Cikundul Sukabumi Keracunan, Sampel Menu MBG Diperiksa
Sukabumi 15 Agu 2026, 13:50 WIB
Ucapan Selamat 17 Agustus yang Penuh Semangat Peringati Hari Kemerdekaan RI
Life 15 Agu 2026, 13:30 WIB
Local Media Community: Dukungan Google untuk Penguatan Ekosistem Media Lokal
Inspirasi 15 Agu 2026, 13:11 WIB
Ratusan Santri Baiti Jannati di Cikundul Sukabumi Keracunan Usai Santap MBG
Sukabumi 15 Agu 2026, 12:59 WIB









