SUKABUMIUPDATE.com - Presenter Ruben Onsu akhirnya buka suara menanggapi isu dugaan penipuan dan penggelapan dana investasi yang tengah menjadi perbincangan publik.
Ruben Onsu memberikan pernyataan tertulis yang diunggah ke akun Instagram pribadinya pada Sabtu, 22 Agustus 2026. Di tengah kasusnya yang sedang bergulir, ia meminta maaf telah menyebabkan kegaduhan.
Selain itu, Ruben Onsu menegaskan berkomitmen untuk menyelesaikan permasalahan ini secara kekeluargaan. Ia juga mengaku telah berupaya menempuh jalur mediasi bersama rekannya demi meluruskan informasi yang beredar.
"Sehubungan dengan pemberitaan yang beredar belakangan ini, saya memohon maaf atas situasi yang ada. Selama proses ini berjalan, saya juga sudah berupaya melakukan tabayun melalui teman kami, namun memang belum menemukan titik temu," tulis Ruben Onsu dikutip pada Sabtu, (22/08/2026).
Baca Juga: Ruben Onsu Jadi Tersangka Dugaan Penipuan Investasi, Begini Awal Mula Kasusnya
Presenter berusia 43 tahun itu mengungkapkan bahwa ia masih terus mengumpulkan bukti yang berkaitan dengan permasalahan tersebut untuk disesuaikan dengan fakta yang ada.
“Di sisi lain, saya terus mengumpulkan bukti-bukti yang berkaitan dengan apa yang saya sampaikan dalam pemeriksaan, dengan tujuan menunjukkan kesesuaian data dan keterangan yang ada,” ujarnya.
Namun, proses untuk mengumpulkan data dan bukti untuk proses klarifikasi tidak mudah serta menghadapi kendala, karena mantan karyawannya yang terlibat sebelumnya sudah tidak lagi bekerja dengannya dan sulit dihubungi.
“Namun, karena beberapa orang yang sebelumnya bekerja bersama saya sudah tidak bekerja lagi dan sulit dihubungi untuk dimintai pertanggungjawaban, saya berusaha mencari dan mengumpulkan bukti-bukti tersebut satu per satu dengan akses yang sangat terbatas, agar dapat melengkapi dan melampirkan keterangan saya,” kata Ruben.
Secara tegas Ruben mengatakan tidak sedang mencari pembenaran diri dalam masalah ini. Namun, ia juga tengah menyelesaikan permasalahan lain sambil mencari data dan bukti untuk meluruskan semuanya. Karena prosesnya membutuhkan banyak waktu dan pihak.
“Ini bukan bermaksud untuk membenarkan diri. Selama proses ini berjalan, saya juga sedang menyelesaikan permasalahan lain dengan kembali mencari data dan bukti-bukti untuk meluruskan pemberitaan yang menurut saya sudah jauh dari dengan apa yang sebenarnya terjadi. Proses tersebut tentu telah menyita cukup banyak waktu dan melibatkan banyak pihak,” tuturnya.
Ruben Onsu menyatakan kejadian ini ia jadikan pelajaran berharga dan berjanji akan tetap bertanggung jawab dan menyelesaikan masalah ini dengan cara sebaik mungkin serta kekeluargaan.
“Apa yang terjadi menjadi pembelajaran bagi saya. Saya tetap bertanggung jawab dan berkomitmen untuk menyelesaikan permasalahan ini dengan cara yang baik dan kekeluargaan,” lanjutnya.
Baca Juga: Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Polisi Siapkan Pemeriksaan
Sang presenter berharap tidak ada yang memanfaatkan masalah ini untuk mengalihkan perhatian terhadap isu-isu nasional yang saat ini tengah membutuhkan kepedulian masyarakat Indonesia.
“Semoga pemberitaan yang ada tidak dimanfaatkan untuk menutupi atau mengalihkan perhatian dari isu-isu nasional yang lebih membutuhkan kepedulian kita bersama,” katanya di akhir.
Sebagai informasi, Ruben Onsu ditetapkan sebagai tersangka atas kasus dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan dana senilai Rp. 3,5 miliar. Kuasa hukum Ruben, Minola Sebayang mengatakan bahwa masalah itu bukan investasi melainkan pinjaman.
Ruben menjelaskan kepadanya bahwa hubungan sang presenter dengan pihak yang memberikan dana bermulai dari pinjaman. Namun, beberapa hari kemudian justru hubungan itu berubah menjadi kerja sama bisnis.
Minola mengatakan bahwa kerja sama itu tidak berlanjut atas permintaan pihak yang memberikan pinjaman kepada Ruben. Maka dari itu, tugas presenter tiga anak tersebut adalah membayar pinjaman yang tersisa.
Namun, Minola Sebayang juga tidak memahami secara detail pinjaman tersebut hingga tiba-tiba berubah menjadi permasalahan hukum yang menuduh telah adanya dugaan penipuan dan penggelapan.
Ruben Onsu juga saat ini tidak ingin memperdebatkan siapa yang salah atau benar dalam masalah ini, tetapi memilih untuk bisa menyelesaikannya sebaik mungkin.















