Rafaela Rahardja Gugat Cerai Brian Siawarta, Dugaan KDRT Jadi Salah Satu Alasan

Sukabumiupdate.com
Rabu 24 Jun 2026, 13:00 WIB
Rafaela Rahardja Gugat Cerai Brian Siawarta, Dugaan KDRT Jadi Salah Satu Alasan

Rafaela Rahardja Gugat Cerai Brian Siawarta, Dugaan KDRT Jadi Salah Satu Alasan (Sumber : Istimewa)

SUKABUMIUPDATE.com - Selebgram Rafaela Rahardja menjalani sidang perdana gugatan cerai terhadap suaminya, Brian Siawarta di Pengadilan Negeri Tangerang pada Selasa, 23 Juni 2026.

Keputusan Rafaela Rahardja untuk bercerai karena masalah yang ada di dalam rumah tangganya dengan Brian Siawarta sudah tidak dapat diperbaiki lagi. Adapun agenda persidangan perdana Rafaela dan Brian adalah mediasi bagi kedua belah pihak.

Rafaela Rahardja datang bersama kuasa hukumnya, Finandita. Namun, Brian Siawarta sebagai tergugat tidak hadir dalam sidang tersebut. Jadi, Majelis Hakim menjadwalkan ulang mediasi keduanya pekan depan.

Mengutip dari Suara.com, salah satu poin utama dalam gugatan tersebut adalah adanya dugaan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).

"Penyebab gugatan perceraian ini pasti ada beberapa isu yang sudah tidak bisa diperbaiki lagi. Salah satunya ada isu KDRT, baik secara fisik maupun mental," ujar Finandita usai menjalani sidang di PN Tangerang dikutip dari Suara.com pada Rabu, (24/06/2026).

Baca Juga: Ahmad Dhani Ungkap Pernah Berniat Cerai dengan Mulan Jameela Tahun Lalu

Pihak Rafaela menyatakan optimis bahwa bukti-bukti terkait KDRT yang dialami sudah cukup kuat untuk menjadi alasan kuat mengakhiri pernikahan mereka. Meski demikian, untuk saat ini Rafaela hanya fokus pada proses perceraian dan belum berencana membawa kasus ini ke ranah pidana.

Rafaela mengaku telah mengalami kekerasan fisik dan verbal selama dua tahun usia pernikahannya. Ia menyebut sang suami memiliki sifat temperamental yang sulit dikontrol. Rafaela membeberkan salah satu pemicu kekerasan yang dialaminya berasal dari hal-hal sepele.

"Mungkin tidur kayak pakai kemeja, dia marah. Dan dia paksa aku lagi... ditarik, dijambak," ucap Rafaela dengan nada getir.

Menurutnya, Brian seringkali memaksakan aturan-aturan pribadi yang harus dipatuhi. Jika tidak sesuai, Brian tak segan melakukan kekerasan. "Mental and physically abuse," imbuhnya.

Meski telah mengalami tekanan selama dua tahun, Rafaela mengaku baru berani mengambil langkah tegas sekarang demi masa depan buah hatinya yang masih berusia 9 bulan. Ia tidak ingin anaknya tumbuh dalam lingkungan yang penuh kekerasan.

Sumber: Suara.com

Berita Terkait
Berita Terkini